Coffee Morning Pelindo III dan Unsur Maritim
KOMUNITAS PERISTIWA

Coffee Morning Pelindo III dan Unsur Maritim

PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III bekerja sama dengan Komando Armada RI Kawasa Timur (Koarmatim) menyelenggarakan kegiatan silaturahmi bersama stakeholder maritim wilayah Surabaya. Acara yang bertajuk coffee morning ini diselenggarakan akhir pekan lalu di Panti Tjahaja Armada, Koarmatim.

Kegiatan yang dilakukan melalui diskusi tersebut mengusung tema “Menjalin silaturahmi, membangun sinergitas, dan kebersamaan masyarakat maritim Surabaya dan sekitarnya dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia.”

Turut hadir Panglima Armatim Laksda TNI, Darwanto M.AP; CEO Pelindo III, IG.N Askhara Danadiputra; Engineering, Information and Communication Technology Director, Husein Latief; Human Capital &General Affair Director, Toto Heli Yanto; President Director TPS, Yon Irawan; President Director Terminal Teluk Lamong, Dothy dan stakeholder serta pengguna jasa Pelabuhan Tanjung Perak.

Panglima Armatim Laksda TNI Darwanto mengatakan bahwa kegiatan silaturahim ini dalam rangka mewujudkan sinergi Pelindo III dan stakeholder maritim wilayah Surabaya. Ia berharap melalui kegiatan ini para stakeholder mendapatkan aspirasi dan masukan dari stakeholder lain.

Hal serupa juga diungkapkan Komisaris Utama Pelindo III, Hari Bowo bahwa dengan diselenggarakan silaturahim ini dapat memperkokoh hubungan antar stakeholder sehingga dapat menyelesaikan masalah atau kendala yang ada.

“Bahwa tiap masalah tidak hanya diselesaikan secara formal namun juga dengan informal seperti minum kopi bersama yang dilakukan seperti kegiatan kali ini sehingga setiap masalah bisa dicarikan solusi yang tepat,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut, Erry Akbar Panggabean selaku Senior Vice President Marketing and Business Development yang mewakili Pelindo III sebagai narasumber menjelaskan mengenai program BUMN Hadir Untuk Negeri.

Pada program tersebut, Pelindo III bersama Bulog dan Pelni ditunjuk oleh Kementerian Perhubungan untuk menjalankan program tol laut melalui program Rumah Kita dengan mengirimkan barang yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat guna mengurangi disparitas harga di Kawasan Indonesia Timur.

Barang yang dikirimkan Pelindo III melalui program Rumah Kita berupa semen ke wilayah Kupang, Waingapu dan Rote. Dalam menjalankan program Rumah Kita, Pelindo III telah mengirimkan semen ke wilayah Indonesia Timur sebanyak dua kali.

Pada bulan April mengirim 1.500 zak dan bulan Agustus sebanyak 2.700 zak. Selanjutnya Pelindo III menjual semen di wilayah tersebut dengan harga eceran tertinggi (HET) per zak Rp 47.500 yang sebelumnya semen 40 kg di wilayah tersebut seharga Rp 55.000. “Dengan Pelindo III menjual harga dibawah pasar diharapkan harga semen disana juga akan turun sehingga daya beli masyarakat semakin meningkat,” tutur Erry.

Lebih lanjut, Erry menjelaskan bahwa program Rumah Kita juga berfungsi sebagai sentra logistik yaitu tempat untuk menampung barang-barang guna mempertahankan harga sekaligus mengumpulkan barang untuk jalur balik. “Adanya program Rumah Kita akan membuat muatan saat kapal kembali menjadi meningkat sehingga akan terjadi penurunan harga,” imbuhnya.

Disela-sela diskusi, CEO Pelindo III, IG.N Askhara Danadiputra menekankan bahwa Pelindo III berkomitmen untuk berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya, terutama terkait isu pungutan liar (pungli) dan pemerasan.

“Selama ini kami berupaya memberikan layanan yang tebaik kepada shipping line namun demikian kami masih menerima banyak keluhan adanya pungli dan pemerasan. Terkait hal itu, kami akan berikan reward kepada shipping line dan pegawai Pelindo III yang melaporkan adanya tindak pungli/ pemerasan. Sebaliknya, kami akan stop memberikan layanan kepada shipping line yang ketahuan melakukan pembayaran terhadap pungli yang diminta oleh pegawai Pelindo III,” pungkas Askhara. (sak)