Elang Tempur Siap Dobrak Dunia Literasi
SENI BUDAYA

Elang Tempur Siap Dobrak Dunia Literasi

Writerpreneur Elang Tempur -Alumni Workshop Writerpreneur Accelerate (WWA) yang diselenggarakan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) 2019- melakukan parade peluncuran delapan buku di Perpustakaan Nasional, minggu lalu.

Delapan buku tersebut adalah Rempah Rindu, Episode Kita, Tumpeng, Antargata, Pituloka, Mereka Tiada, Menuju Kembali dan Suatu Hari Bersama Pak Senen.

Melalui delapan buku tersebut, Elang Tempur siap mendobrak dunia literasi Indonesia. Delapan buku Elang Tempur menggambarkan kekayaan genre tulisan sesuai dengan latar belakang penulisnya. Keunggulan buku Elang Tempur lainnya adalah menampilkan kearifan lokal.

Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Ricky Joseph Pesik dalam sambutannya mengatakan bahwa penggabungan antara penulis dan wirausaha menjadi penting ke depannya.

“Hal ini mematahkan pernyataan bahwa seniman itu tidak bisa berwirausaha. Justru penggabungan itulah yang membuat industri kreatif maju ke depannya dengan memberikan dampak ekonomi yang cukup baik,” ungkapnya.

Sementara itu, mentor Elang Tempur Kirana Kejora menambahkan bahwa Elang Tempur tidak hanya bisa menulis tetapi writerpreneur.

“Penulis yang pengusaha. Mereka mengonsep buku dari hulu sampai hilir. Semenjak meracik ide, menulis, menerbitkan, strategi pemasaran, adaptasi film bahkan book trailer,” sambungnya.

Dengan perencanaan yang matang semenjak awal produksi, buku yang diproduksi Elang Tempur tidak sekadar terbit.

Buku tersebut juga menggambarkan semangat juang dan kreativitas Elang Tempur untuk melangitkan karya, membumikan rasa. Elang Tempur juga berkomitmen untuk bergerak dengan tulisan dan berkarya dengan pikiran.

“Peluncuran buku ini hanyalah permulaan. Setelah ini, kami akan terus meramaikan dunia literasi Tanah Air dengan karya yang berkualitas,” tambah Taumy Alif Firman, ketua panitia peluncuran buku yang sekaligus juga anggota Elang Tempur.

Sebelum melakukan peluncuran resmi, delapan buku Elang Tempur juga telah hadir di paviliun Bekraf di Indonesia Internasional Book Fair (IIBF) 2019.

Setelah peluncuran, delapan buku Elang Tempur tersebut akan ditampilkan di Bekraf Festival yang digelar di Surakarta, 4-6 Oktober mendatang. Delapan buku tersebut juga telah mengikuti Pitching Web Series VIU di Akatara Bekraf.

Alumni Workshop Writerpreneur Accelerate (WWA) yang diselenggarakan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) 2019 berasal dari lima provinsi, yaitu: Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten.

Salah satu syarat mengikuti WWA adalah mereka yang telah memiliki setidaknya tiga buku. Selama empat hari, mereka mendapatkan pelatihan intensif produksi buku beberapa mentor. (ist)