Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»SENI BUDAYA»Elang Tempur Siap Dobrak Dunia Literasi

Elang Tempur Siap Dobrak Dunia Literasi

SENI BUDAYA redaksi27/09/2019 - 12:00 WIB

Writerpreneur Elang Tempur -Alumni Workshop Writerpreneur Accelerate (WWA) yang diselenggarakan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) 2019- melakukan parade peluncuran delapan buku di Perpustakaan Nasional, minggu lalu.

Delapan buku tersebut adalah Rempah Rindu, Episode Kita, Tumpeng, Antargata, Pituloka, Mereka Tiada, Menuju Kembali dan Suatu Hari Bersama Pak Senen.

Melalui delapan buku tersebut, Elang Tempur siap mendobrak dunia literasi Indonesia. Delapan buku Elang Tempur menggambarkan kekayaan genre tulisan sesuai dengan latar belakang penulisnya. Keunggulan buku Elang Tempur lainnya adalah menampilkan kearifan lokal.

Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif Ricky Joseph Pesik dalam sambutannya mengatakan bahwa penggabungan antara penulis dan wirausaha menjadi penting ke depannya.

“Hal ini mematahkan pernyataan bahwa seniman itu tidak bisa berwirausaha. Justru penggabungan itulah yang membuat industri kreatif maju ke depannya dengan memberikan dampak ekonomi yang cukup baik,” ungkapnya.

Sementara itu, mentor Elang Tempur Kirana Kejora menambahkan bahwa Elang Tempur tidak hanya bisa menulis tetapi writerpreneur.

“Penulis yang pengusaha. Mereka mengonsep buku dari hulu sampai hilir. Semenjak meracik ide, menulis, menerbitkan, strategi pemasaran, adaptasi film bahkan book trailer,” sambungnya.

Dengan perencanaan yang matang semenjak awal produksi, buku yang diproduksi Elang Tempur tidak sekadar terbit.

Buku tersebut juga menggambarkan semangat juang dan kreativitas Elang Tempur untuk melangitkan karya, membumikan rasa. Elang Tempur juga berkomitmen untuk bergerak dengan tulisan dan berkarya dengan pikiran.

“Peluncuran buku ini hanyalah permulaan. Setelah ini, kami akan terus meramaikan dunia literasi Tanah Air dengan karya yang berkualitas,” tambah Taumy Alif Firman, ketua panitia peluncuran buku yang sekaligus juga anggota Elang Tempur.

Sebelum melakukan peluncuran resmi, delapan buku Elang Tempur juga telah hadir di paviliun Bekraf di Indonesia Internasional Book Fair (IIBF) 2019.

Setelah peluncuran, delapan buku Elang Tempur tersebut akan ditampilkan di Bekraf Festival yang digelar di Surakarta, 4-6 Oktober mendatang. Delapan buku tersebut juga telah mengikuti Pitching Web Series VIU di Akatara Bekraf.

Alumni Workshop Writerpreneur Accelerate (WWA) yang diselenggarakan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) 2019 berasal dari lima provinsi, yaitu: Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten.

Salah satu syarat mengikuti WWA adalah mereka yang telah memiliki setidaknya tiga buku. Selama empat hari, mereka mendapatkan pelatihan intensif produksi buku beberapa mentor. (ist)

Bekraf Elang Tempur Literasi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Reog Purbaya Surabaya Raih Juara 3 Nasional FNRP 2026, Lampaui Target dan Harumkan Kota Pahlawan

16/06/2026 - 12:59 WIB

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB

TKA 2026 di Surabaya Dimulai April, Ujian Bertahap dengan Soal Berbeda Tiap Sesi

27/03/2026 - 19:18 WIB

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Meriahkan Hari Guru, KGPS Luncurkan Buku Puisi

01/12/2025 - 11:00 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.