Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»TKA 2026 di Surabaya Dimulai April, Ujian Bertahap dengan Soal Berbeda Tiap Sesi

TKA 2026 di Surabaya Dimulai April, Ujian Bertahap dengan Soal Berbeda Tiap Sesi

PEMERINTAHAN Tiara AS27/03/2026 - 19:18 WIB
TKA 2026 Surabaya digelar bertahap berbasis komputer dengan soal berbeda tiap sesi. Libatkan puluhan ribu siswa SD dan SMP.
TKA 2026 Surabaya digelar bertahap berbasis komputer dengan soal berbeda tiap sesi. Libatkan puluhan ribu siswa SD dan SMP.

Pemerintah Kota Surabaya memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026 untuk jenjang SD dan SMP akan digelar secara bertahap dengan sistem berbasis komputer. Skema ini diterapkan untuk menyesuaikan kapasitas perangkat di sekolah sekaligus menjaga prinsip keadilan dan transparansi dalam pelaksanaan ujian.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, menjelaskan bahwa TKA merupakan mandat dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai instrumen untuk mengukur capaian akademik siswa. Ia menegaskan bahwa TKA tidak menjadi penentu kelulusan, melainkan berfungsi sebagai alat evaluasi kemampuan siswa secara menyeluruh.

Pelaksanaan ujian tidak lagi dilakukan serentak dalam satu hari seperti model konvensional. Tahun ini, TKA dibagi ke dalam beberapa gelombang dan sesi, dengan setiap sesi menggunakan paket soal yang berbeda. Sistem ini memungkinkan satu perangkat komputer digunakan bergantian oleh beberapa siswa, sehingga dapat mengakomodasi keterbatasan sarana di masing-masing sekolah tanpa mengurangi kualitas pelaksanaan.

Data Dinas Pendidikan mencatat, TKA 2026 di Surabaya diikuti puluhan ribu siswa. Pada jenjang SD, terdapat 642 satuan pendidikan dengan total 35.602 peserta, terdiri dari siswa sekolah negeri dan swasta. Sementara itu, pada jenjang SMP terdapat 321 satuan pendidikan dengan jumlah peserta mencapai 34.381 siswa dari berbagai latar belakang sekolah.

Selain berbasis komputer, pelaksanaan TKA juga mengadopsi berbagai moda, mulai dari full online hingga semi online dengan dukungan token, termasuk opsi offline untuk mengantisipasi kendala jaringan. Pemkot Surabaya juga memastikan aspek inklusivitas terpenuhi, salah satunya dengan menyediakan fasilitas screen reader bagi siswa penyandang disabilitas netra.

Dari sisi materi, TKA difokuskan pada penguatan literasi dan numerasi melalui mata pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia. Soal dirancang berbasis penalaran dan pemecahan masalah, bukan sekadar hafalan, sehingga diharapkan mampu mengukur kemampuan analitik dan logika siswa secara lebih akurat.

Pelaksanaan TKA jenjang SMP dijadwalkan berlangsung pada 6 hingga 16 April 2026, sedangkan jenjang SD akan digelar pada 20 hingga 30 April 2026. Setiap sesi ujian mencakup tahap latihan, pelaksanaan ujian utama, serta survei karakter untuk melengkapi evaluasi.

Sebelumnya, rangkaian persiapan telah dilakukan sejak awal tahun, mulai dari pendaftaran pada Januari hingga Februari, dilanjutkan dengan simulasi dan gladi pada Maret. Di tingkat sekolah, siswa juga mendapatkan penguatan melalui try out berkala yang dilengkapi dengan analisis hasil.

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan, Pemkot Surabaya melakukan koordinasi lintas sektor dengan berbagai pihak, termasuk penyedia layanan telekomunikasi dan Perusahaan Listrik Negara guna menjamin ketersediaan jaringan dan listrik. Sistem pengawasan juga diperketat melalui mekanisme pengawas silang antar sekolah serta pemantauan terpusat.

Meski tidak bersifat wajib, siswa tetap didorong untuk mengikuti TKA sebagai sarana evaluasi diri. Hasil ujian ini nantinya dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Di sisi lain, Dispendik Surabaya juga menaruh perhatian pada kondisi psikologis siswa. Sekolah diminta menciptakan suasana yang kondusif agar TKA tidak menjadi tekanan, melainkan pengalaman belajar yang positif.

Ke depan, TKA diharapkan tidak hanya menjadi alat ukur, tetapi juga dasar dalam merumuskan kebijakan pendidikan yang lebih tepat sasaran, sekaligus memberikan gambaran nyata tentang kualitas pembelajaran di Surabaya. (tas)

dispendik surabaya Literasi Surabaya Tes Kemampuan Akademik
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.