Gancar: Pandemi Bukan Penghalang Kreativitas
PERISTIWA PROFIL

Gancar: Pandemi Bukan Penghalang Kreativitas

Dr Gancar Candra Premananto SE MSi, merupakan salah seorang dosen yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Program Studi (KPS) Magister Manajemen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR).

Kesibukan yang sedang Dr Gancar lakukan tidak menghalanginya dalam mengembangkan kreativitas untuk mempelajari hal-hal baru.

Ketika diundang menjadi narasumber dalam siaran radio Suara Muslim pada Sabtu (22/08), Dr Gancar berbagi pengalamannya dalam menciptakan lagu dan menulis buku.

Tidak hanya itu, Gancar juga menjadi salah satu founder Asian Association of Consumer Interest and Marketing (AACIM) dan founder Indonesia Brand Network (IBN).

“Mulai tahun 2018 saya mencoba menciptakan lagu hingga sekarang terdapat empat lagu, tahun 2019 saya menulis dua buku dan tahun 2020 saat pandemi ini saya berhasil menulis dua e-book yang berjudul Surfer Leader Dalam Kondisi Funs dan Marketing Iblis,” jelas dosen berusia 46 tahun tersebut.

Lebih lanjut, Gancar mengungkapkan di masa pandemi seperti sekarang, kreativitas harus tetap diasah. Sebagai manusia hendaklah terus berpikir dan tidak berhenti untuk menciptakan suatu hal yang baru.

“Maka saat pandemi seperti ini, otak kita tidak boleh berhenti berpikir. Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk pembelajar sehingga harus terus belajar untuk membuat sesuatu yang baru,” ucapnya.

Menurut Gancar, manusia selalu memiliki potensi-potensi yang bisa digali lebih dalam dan sudah menjadi tugas manusia untuk mencari potensi tersebut. Sehingga, nantinya potensi itu dapat dimanfaatkan dalam menciptakan hal baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menemukan potensi diri, cara pertama bisa belajar mencari sendiri. Kemudian, cara kedua bisa dengan belajar dari orang lain atau dengan mentor dan cara terakhir bisa melakukan kolaborasi dengan orang lain.

“Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menemukan potensi diri, misalnya bisa mencoba mencari sendiri, bisa juga belajar dengan orang lain, atau bahkan bisa melakukan kolaborasi dengan orang yang memiliki kompetensi yang tidak kita miliki,” tuturnya.

Pada akhir pemaparannya, Gancar berpesan agar generasi muda dapat merubah mindset mereka untuk terus berkreasi dan berpikir apa yang akan dilakukan kedepannya.

“Kita harus merubah mindset kita untuk terus berpikir setelah melakukan sesuatu, lalu melakukan apa lagi. Jadi, kita harus mendisrupsi diri kita sendiri sebelum terdisrupsi oleh lingkungan,” pungkasnya. (ita)