Kasus Baru COVID-19 di Jatim Menurun
KESEHATAN PERISTIWA

Kasus Baru COVID-19 di Jatim Menurun

Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur mencatat jumlah kasus baru pasien positif terinfeksi virus corona jenis baru penyebab COVID-19 pada Selasa, menurun dibandingkan sehari sebelumnya.

Berdasarkan data pada hari Selasa ini hingga pukul 17.00 WIB, tercatat ada tambahan 64 kasus baru, jauh menurun dibanding pada Senin (25/05) yang mencapai 233 kasus.

“Sehingga kalau ditotal pasien terkonfirmasi positif corona sampai saat ini secara keseluruhan mencapai 3.939 orang,” ujar Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Jawa Timur dr Joni Wahyuhadi di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Selasa malam.

Khusus tambahan kasus baru positif corona di Surabaya Raya, rinciannya Kota Surabaya sebanyak 23 orang, Kabupaten Sidoarjo sembilan orang, dan Gresik dua orang.

Di tiga daerah tersebut, jumlah keseluruhan pasien terkonfirmasi positif COVID-19 adalah Surabaya sebanyak 2.118 orang, Sidoarjo 542 orang, dan Gresik 134 orang.

Sedangkan rincian jumlah tambahan pasien positif coron di beberapa daerah lain, yakni di Lumajang satu orang, di Jombang dua orang, di Kabupaten Malang 13 orang, di Kota Malang satu orang dan di Bangkalan dua orang.

Kemudian, di Sampang satu orang, Kabupaten Probolinggo lima orang, di Kota Kediri dua orang, Kabupaten satu orang serta dua orang lainnya domisilinya sedang tahap pendataan.

Gugus tugas tidak berhenti mengingatkan masyarakat untuk lebih berdisiplin dalam menerapkan protokol kesehatan guna mengurangi penyebaran COVID-19.

Terkait dengan pasien sembuh dari infeksi virus corona di Jatim saat ini mencapai 522 orang (13,25 persen) atau terdapat tambahan 16 orang, yakni lima orang dari Surabaya, dua orang dari Lumajang, satu orang dari Magetan, satu orang dari Kota Pasuruan, dua orang dari Nganjuk, satu orangdari Kota Malang, satu orang dari Kabupaten Blitar dan tiga orang dari Kabupaten Probolinggo.

Untuk kasus meninggal dunia karena COVID-19 di Jatim hingga saat ini tercatat 322 orang atau tambahannya 19 orang, yaitu, 14 orang di Surabaya, dua orang di Sidoarjo serta masing-masing satu orang di Jember, Bangkalan dan Kabupaten Pasuruan.

Terkait warga berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) di Jatim 6.424 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) tercatat 23.944 orang. (ant)