Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Disiapkan Kereta Wisata Khusus Wisatawan

Disiapkan Kereta Wisata Khusus Wisatawan

JALAN-JALAN redaksi01/09/2017 - 13:00 WIB

Anak perusahaan PT Kereta Api Indonesia, PT KA Pariwisata, akan menjalankan rangkaian khusus KA Pariwisata Priority pada 2018 yang akan berhenti di beberapa stasiun kota tertentu untuk memuaskan pelesiran wisatawan.

Presiden Direktur PT Kereta Api Pariwisata Totok Suryono mengatakan rangkaian khusus tersebut bisa berisi lima sampai tujuh gerbong KA Pariwisata Priority dengan tujuan akhir Yogyakarta sampai Surabaya.

“Paling lambat akhir 2018 kita akan menjalankan kereta wisata yang satu rangkaian penuh di mana kereta itu akan berhenti di beberapa kota. Contoh dari Jakarta ke Bandung, kita ajak turis melihat dulu wisata di Bandung,” kata Totok.

Ia menjelaskan, saat ini KA Pariwisata Priority dijalankan bersamaan dengan kereta kelas eksekutif Taksaka dan Argo Lawu. Dengan rencana rangkaian khusus ini, penumpang akan lebih fleksibel dan hanya dikhususkan untuk berwisata.

Dengan rangkaian khusus ini, penumpang akan diberhentikan di kota tertentu, misalnya di Bandung dan menginap 1-2 malam untuk menikmati wisata alam, fesyen dan kuliner. Kemudian, penumpang akan diberangkatkan lagi ke kota berikutnya seperti Semarang hingga ke tujuan terakhir, yakni Malang dan Surabaya yang memiliki berbagai wisata alam dan dinilai menarik untuk dikunjungi.

Ada pun saat ini PT KA Pariwisata memiliki tujuh gerbong kelas priority berkapasitas 30 orang. Ketiga gerbong di antaranya dioperasikan untuk Taksaka Priority tujuan Yogyakarta dan Argo Lawu Priority tujuan Solo.

“Dalam satu hari, kami memberangkatkan tiga gerbong, dua gerbong di Taksaka dan satu di Argo Lawu. Total gerbong KA Pariwisata ada tujuh yang kami punya,” kata Totok.

KA Pariwisata tujuan Jakarta-Yogyakarta terdapat di KA Taksaka yang diberangkatkan setiap Jumat pukul 20.45 WIB dari Stasiun Gambir dan dari Stasiun Tugu Yogyakarta pada Minggu 20.00 WIB.

Sedangkan untuk tujuan Jakarta-Solo, KA Pariwisata terdapat di rangkaian KA Argo Lawu yang diberangkatkan dari Stasiun Gambir setiap Jumat pukul 20.15 WIB dan di Stasiun Solo Balapan pada Minggu malam pukul 20.00 WIB.

Tiket KA Pariwisata tujuan Jakarta-Yogyakarta dan Jakarta-Solo dipatok seharga Rp750 ribu per penumpang dengan fasilitas interior gerbong yang elegan dan mewah terlihat dari dinding kayu jati yang dipasang sepanjang ruang gerbong mulai dari kabin penumpang, kamar mandi dan ruangan restorasi.

Selain interior yang terkesan mewah, terdapat tv layar besar untuk karaoke dan video on demand (vod) layar sentuh di setiap bangku penumpang yang menyajikan hiburan. Untuk makanan dan minuman, penumpang mendapat welcome drink berupa jus, sup pembuka dan makanan utama. (ant)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

Stasiun Jakarta Kota, Simpul Transportasi Bersejarah

24/09/2025 - 11:00 WIB

Pacu Jalur Harumkan Indonesia di Dunia

21/08/2025 - 14:00 WIB

Ampel Tourist Information Center di Quds Royal Hotel Diluncurkan

08/08/2025 - 08:00 WIB

Taman Harmoni Surabaya Resmi Dibuka

05/08/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.