Mensos Temui Anak Jalanan di Mojokerto
PEMERINTAHAN PERISTIWA

Mensos Temui Anak Jalanan di Mojokerto

Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini, mengunjungi Yayasan Mojopahit di Desa Balongcangkring, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Sabtu (02/01).

Didampingi Dirjen Rehabilitasi Sosial Harry Hikmat, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim Dr Alwi, dan Forkopimda Kota Mojokerto, Risma mengunjungi lansia, anak jalanan, dan warga terdampak Covid-19. Dia menyerahkan bantuan sembako, suplemen dan APD, alat peraga edukasi, bantuan usaha kemandirian, dan pembentukan shelter workshop peduli.

Dalam kunjungan tersebut, Risma juga sempat berdialog dengan anak jalanan. Dia menanyakan keinginan mereka satu persatu.

Kepada remaja yang masih bersekolah, Risma menjanjikan bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Sementara kepada mereka yang ingin membuka usaha, dia menjanjikan bantuan modal dan peralatan.

“Nanti ibu bantu sekuat tenaga. Tapi ibu minta nama, alamat, Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan nomor telepon kalian. Jadi, nanti bantuan akan diberikan berbasis NIK,” tuturnya.

Dalam dialog tersebut Risma juga memberikan semangat dan motivasi agar anak-anak mau mengejar cita-cita serta menghindari segala bentuk kenakalan remaja.

“Buktikan kalian bisa membanggakan orang tua kalian. Kalau ada masalah, hadapi. Jangan lari. Apalagi sampai ke kenakalan remaja dan narkoba. Karena kalian akan membuang-buang masa muda kalian dan nanti menyesal waktu tua,” pesannya.

Mantan Walikota Surabaya ini kemudian menceritakan tentang Bledeg, anak asuhnya yang mantan anak jalanan. Bledeg menjadi pasukan pengibar bendera di Balai Kota Surabaya, berprestasi di bidang olahraga tinju, dan kini berkuliah di Universitas Negeri Surabaya.

“Siapapun orang tua kalian, kalian berhak sukses. Tidak usah malu. Kalian sekarang anak-anaknya ibu. Ibu kalian Menteri Sosial,” tegasnya.

Dijelaskan, Yayasan Mojopahit merupakan yayasan yang melakukan rehabilitasi sosial untuk masyarakat Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Yayasan ini memiliki lahan seluas 23,5 hektar yang ditempati 430 KK atau 1.333 jiwa. Warga yang menempati lahan tersebut merupakan lansia terlantar, anak jalanan, dan masyarakat PPKS lainnya.

Sebagai upaya pemberdayaan ekonomi, Dinas Sosial membentuk Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di lingkungan ini. Dalam kunjungan tersebut, Risma berkesempatan meninjau bazar produk unggulan yang dipamerkan KUBE.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jatim Dr Alwi MHum yang hadir mendampingi Mensos mengatakan, kunjungan Mensos di Yayasan Mojopahit tersebut merupakan upaya pemberdayaan masyarakat PPKS.

“Ada sentuhan (bantuan) dari bu menteri agar mereka bisa mengisi kehidupannya dengan kegiatan yang produktif untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. Sehingga mereka tidak lagi terjerumus ke hal-hal yang tidak terpuji,” ujarnya. (jnr)