Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»HIBURAN»Ngobrol Santai di Ijen Summer Jazz

Ngobrol Santai di Ijen Summer Jazz

HIBURAN redaksi10/10/2017 - 12:00 WIB

Ijen Summer Jazz Banyuwangi yang digelar 6-7 Oktober menyuguhkan panggung jazz yang berbeda. Digelar di Jiwa Jawa Resort yang berada di lereng Gunung Ijen, pertunjukan ini menawarkan keintiman antara pengunjung dan penampilnya. Dialog ringan diciptakan agar semua lebih mengenal jazz.

Menurut Djaduk Ferianto, penggagas jazz gunung, dibanding dengan jazz lainnya, Ijen Jazz memberikan pengalaman dan karakter yang berbeda.

“Jazz Ijen Summer ini memberikan keintiman tersendiri antara musisi dan penonton. Di sini bisa dikatakan lebih intim, lebih relax dan light. Ini yang tidak didapat di jazz? gunung lainnya,” kata Djaduk yang juga menjadi host ijen Summer Jazz bersama Butet Kertarejasa.

Amphitheatre yang letaknya berdekatan dengan tribun penonton, membuat penonton bisa berinteraksi dengan musisi. Sambil menikmati jazz, penonton bisa berdialog dengan musisi tentang jazz. Mereka? bisa bertanya apapun tentang jazz.

“Di Jazz Ijen penonton bisa berinteraksi dengan musisi yang tampil. Mereka bisa bertanya tentang jazz. Perpaduan antara talkshow sekaligus mengedukasi. Paling tidak ada 1 apresiasi tentang bagaimana pemaknaan tentang jazz,” kata Djaduk yang sempat tampil di Jazz Ijen.

Jazz Ijen Summer pun memberikan pengetahuan ?jazz. Itu terlihat saat Dira Sugandi tampil di hari pertama yang membawakan lagu daerah dengan aransemen jazz.

“Dira dan Angga saya pancing menjelaskan lagu daerah Kampuang Nan Jauh di mato, yang biasanya ditampilkan 4/4, tapi di sini 5/8. Awalnya penonton banyak yang tidak tahu. Nah, di sini kesempatannya lebih akrab, bisa saling berbagi pengetahuan, lahir kelompok-kelompok baru,” kata Djaduk.

Selain itu, lanjut dia, Ijen Summer Jazz memberikan kesempatan bagi pemusik jazz muda untuk tampil. Salah satunya adalah pemenang Banyuwangi Student Jazz dari SMAN 1 Cluring yang dinilai Djaduk potensinya luar biasa.

“Meski SMA, angkat topi buat mereka. Saya harap disini kelompok-kelompok yang mapan dan baru bisa beljar bersama, berbagi pengalaman. Ini akan sangat menarik,” kata dia.

Bahkan menurut Djaduk, musisi-musisi tradisi di Banyuwangi sebenarnya sangat nge-jazz. Musisi Banyuwangi dengan kemampuannya memainkan alat-alat musik tradisi, telah menunjukkan mereka musisi jazz.

“Musisi jazz yang berpengalaman, bisa sangat banyak mengeksplorasi kekayaan musik mereka di Banyuwangi. Butuh aliran musik yang bagaimana ada di Banyuwangi. Saya sendiri banyak belajar dari musisi-musisi Banyuwangi,” kata musisi asal Yogyakarta itu.

Djaduk mengatakan, musik Banyuwangi memiliki karakter yang kuat dan berkualitas. “Musik Banyuwangi menjadi salah satu investasi musik di Indonesia. Kalau ingin mengeksplorasi musik jazz datang saja ke Banyuwangi. Musisi akan banyak mendapat pengalaman yang berbeda,” tambah Djaduk. (ist)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Film Biopik Michael Jackson Bakal Punya Sekuel, Lionsgate Siapkan Kelanjutan ‘Michael’

25/05/2026 - 14:46 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Cha Eun Woo Minta Maaf atas Kontroversi Pajak, Tegaskan Telah Lunasi Kewajiban Lebih dari Rp200 Miliar

08/04/2026 - 21:35 WIB

PLEDIS Ambil Langkah Hukum Tegas Lindungi SEVENTEEN dari Fitnah dan Akun Jahat Global

30/03/2026 - 16:52 WIB

Aktor Lee Sang Bo Meninggal Dunia, Industri Hiburan Korea Berduka

29/03/2026 - 07:12 WIB

Cinta Segitiga Memanas di Drama The Practical Guide to Love, Park Sung Hoon dan Lee Ki Taek Berebut Hati Han Ji Min

07/03/2026 - 03:54 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.