Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
  • Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga
  • Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas
  • Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara
  • Pemkot Surabaya Dukung Program Perwalian Anak Massal, 75 Anak Resmi Dapatkan Legalitas Hukum
  • Sidak RSUD Soewandhie, Wali Kota Eri Evaluasi Layanan Farmasi, IGD, dan Sistem Antrean Pasien
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»HIBURAN»PLEDIS Ambil Langkah Hukum Tegas Lindungi SEVENTEEN dari Fitnah dan Akun Jahat Global

PLEDIS Ambil Langkah Hukum Tegas Lindungi SEVENTEEN dari Fitnah dan Akun Jahat Global

HIBURAN Tiara AS30/03/2026 - 16:52 WIB
SEVENTEEN (sumber foto: soompi)
SEVENTEEN (sumber foto: soompi)

Agensi PLEDIS Entertainment kembali menegaskan komitmennya dalam melindungi hak artisnya, termasuk grup K-pop SEVENTEEN, melalui langkah hukum yang tegas terhadap berbagai pelanggaran yang terjadi di ruang digital maupun dunia nyata.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada 30 Maret 2026, PLEDIS menyampaikan perkembangan penanganan sejumlah kasus hukum sepanjang kuartal pertama tahun ini. Fokus utama mencakup penyebaran informasi palsu, pencemaran nama baik, hingga aktivitas akun anonim internasional yang secara konsisten menyerang reputasi artis.

Salah satu kasus utama terkait pencemaran nama baik telah memasuki tahap pengadilan setelah sebelumnya ditangani oleh pihak kejaksaan. Agensi menyebut proses hukum berjalan aktif dengan tambahan bukti dan argumentasi untuk memastikan pelaku mendapatkan sanksi maksimal sesuai hukum yang berlaku.

Upaya pelacakan terhadap akun-akun internasional juga menunjukkan perkembangan signifikan. Berkat keputusan pengadilan di Amerika Serikat, identitas sejumlah akun di platform seperti X dan Google berhasil diperoleh. Akun-akun tersebut diketahui telah menyebarkan konten fitnah terhadap artis selama bertahun-tahun. Saat ini, proses verifikasi identitas lebih lanjut tengah dilakukan bersama otoritas terkait untuk memperkuat langkah hukum berikutnya.

Selain itu, PLEDIS turut menyoroti kasus kebocoran informasi internal. Mengacu pada preseden hukum sebelumnya yang berujung pada denda, agensi berencana memperketat sistem keamanan data guna mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.

Tidak hanya berhenti pada kasus individual, agensi juga membidik pelaku yang secara terorganisir menyebarkan konten berbahaya. Aktivitas seperti penghinaan, pelecehan seksual, hingga manipulasi informasi terhadap anggota SEVENTEEN terus dipantau secara real-time di berbagai platform digital global. Bukti terhadap pola pelanggaran yang berulang, termasuk taktik menghapus dan mengunggah ulang konten untuk menghindari sanksi, telah dikumpulkan dan siap diproses secara hukum.

Di sisi lain, PLEDIS mengungkap keberhasilan kerja sama dengan aparat penegak hukum dalam memberantas praktik percaloan tiket konser. Sejumlah pelaku yang menggunakan program ilegal untuk memborong tiket dan menjualnya kembali dengan harga tinggi telah ditangkap. Dari praktik tersebut, pelaku diketahui meraup keuntungan ilegal hingga miliaran won. Agensi menegaskan akan terus terlibat aktif dalam pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas serupa.

Peran penggemar juga mendapat perhatian khusus dalam upaya perlindungan artis. Melalui platform pelaporan yang disediakan oleh HYBE, laporan dari penggemar dinilai menjadi sumber penting dalam mengidentifikasi pelanggaran. PLEDIS mengimbau agar laporan disertai bukti lengkap seperti tangkapan layar, tautan, serta informasi waktu unggahan agar dapat digunakan dalam proses hukum.

Agensi juga menyoroti pentingnya menjaga privasi artis, khususnya bagi anggota yang tengah menjalani wajib militer. Spekulasi atau penyebaran informasi pribadi tanpa dasar dinilai berpotensi merugikan secara serius, baik secara personal maupun dalam lingkungan tugas mereka.

Langkah tegas ini menunjukkan keseriusan PLEDIS dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi artisnya di tengah meningkatnya ancaman digital global. Dengan pendekatan hukum tanpa kompromi, agensi berupaya memastikan bahwa setiap pelanggaran terhadap hak artis akan diproses hingga tuntas. (tas)

K-Pop SEVENTEEN
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Film Biopik Michael Jackson Bakal Punya Sekuel, Lionsgate Siapkan Kelanjutan ‘Michael’

25/05/2026 - 14:46 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Cha Eun Woo Minta Maaf atas Kontroversi Pajak, Tegaskan Telah Lunasi Kewajiban Lebih dari Rp200 Miliar

08/04/2026 - 21:35 WIB

Aktor Lee Sang Bo Meninggal Dunia, Industri Hiburan Korea Berduka

29/03/2026 - 07:12 WIB

Cinta Segitiga Memanas di Drama The Practical Guide to Love, Park Sung Hoon dan Lee Ki Taek Berebut Hati Han Ji Min

07/03/2026 - 03:54 WIB

Yoo Yeon Seok dan Esom Ungkap Tantangan Berat dalam Produksi Drakor Terbaru Phantom Lawyer

26/02/2026 - 12:25 WIB

Comments are closed.

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB

DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak

17/07/2026 - 17:25 WIB

Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan

17/07/2026 - 17:18 WIB

Wali Kota Eri Cahyadi Minta Camat dan Lurah Bikin Hotline untuk Atasi Masalah Warga

16/07/2026 - 20:57 WIB

Wali Kota Eri Instruksikan Dishub Petakan Titik Rawan Macet dan Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

16/07/2026 - 20:45 WIB

Manufacturing Surabaya 2026 Dibuka, Wagub Emil Perkuat Posisi Jatim sebagai Basis Manufaktur Asia Tenggara

16/07/2026 - 20:34 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.