Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
  • Khofifah Tinjau SPMB 2026 di Surabaya, Antrean Lebih Tertib dan Layanan Meningkat
  • Khofifah Sambut Jemaah Haji Kloter I, Apresiasi Layanan Imigrasi Digital
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»HIBURAN»Singing Creative Contest Online

Singing Creative Contest Online

HIBURAN redaksi21/02/2022 - 18:00 WIB

Desy Agustina, guru vocal dan vocal director asal Surabaya menggelar Singing Creative Contest (SSC) online khusus bagi pelajar SD dan SMP. Kompetisi nyanyi ini dilaksanakan secara online sebab kini saatnya era digital.

Apalagi tengah terjadi pandemi Coveid-19. Maka ketika hampir semua kegiatan hanya dilakukan di rumah dan terhubung dengan dunia luar secara online, mau tidak mau orang harus melek teknologi.

“Perlombaan nyanyi yang sebelum pandemi lazim dilakukan secara live, sekarang sudah banyak ditinggalkan, orang lebih memilih lomba online yang bisa dilakukan dari rumah,” kata Desy Agustina melalui rilisnya kepada media, Senin (21/02).

Program SSC Online ini muncul karena ada kegelisahan. Mereka, terutama anak-anak membutuhkan apresiasi dan aktualisasi. Terus menerus latihan menyanyi tanpa uji nyali, menurut Desy, rasanya ada yang kurang.

“Murid-murid harus mendapatkan pengalaman kompetisi dengan peserta se-Indonesia supaya akhirnya bisa menganalisa dirinya sendiri dan menemukan kekurangan dan kelebihan potensi yang dimiliki,” jelasnya.

Desy yakin akan banyak pengalaman yang didapat, dalam lomba secara online ini, proses kreatif yang dijalani sangatlah besar, bagaimana seorang peserta bisa mengirimkan video bernyanyi dengan dipersiapkan secara baik (well prepared) atau asal-asalan pasti akan terlihat.

SSC memiliki tema Kreatif. Membebaskan peserta mengirimkan video sekreatif mungkin dalam hal bernyanyi. Pada lomba ini improvisasi tidak dilarang, justru malah ditunggu-tunggu. “Penyanyi yang bagus itu banyak, tapi penyanyi yang bisa berimprovisasi itu tidak banyak,” katanya.

Dalam SCC, Desy Agustina menggandeng tiga juri yang merupakan musisi yang sudah tidak asing lagi. Howie Chen dan Benny Chen adalah putera dari mendiang maestro jazz Indonesia Bubby Chen. Serta Michael Anthony yang merupakan penyanyi berpengalaman yang memiliki timbre vocal unik.

“SSC ini bukan lomba nyanyi khusus jazz lho. Genre tidak dibatasi. Justru yang terpenting adalah jangan meremehkan peserta otodidak, sebab banyak bakat terpendam yang masih belum muncul,” kata Desy.

Desy Agustina sering berkontribusi dalam acara-acara talent show yang diselenggarakan stasiun televisi sejak 2008. Pengalaman juara kompetisi Dream Girls Global TV, The Voice Indosiar dan Golden Memori Indosiar membuat dia memiliki jurus-jurus jitu untuk melatih murid-muridnya bernyanyi layaknya seorang pro diatas panggung.

Pernah tampil dengan sederet artis-artis ternama bahkan duet dengan superstar Iwan Fals di Surabaya dan di GWK Bali yang dikemas apik oleh NetTV dengan ribuan penonton membuatnya merenung sesaat. “Jaman sudah berubah,” katanya.

Menurut Desy, di masa serba sulit ini orang memang harus mudah beradaptasi, namun saat dunia concern dengan masalah kesehatan, jangan kemudian kita kehilangan minat dan bakat yang sudah diberikan Tuhan. “Bernyanyi itu selain menyenangkan juga menyehatkan pikiran, beberapa murid saya mengaku ikut les bernyanyi dengan tujuan supaya gak stres,” paparnya.

Desy saat ini hanya mengajar murid secara online. Diluar dugaan justru saat pandemi bisa dikatakan panen murid, karna sekarang muridnya tidak hanya dari Surabaya, tapi berbagai kota di Indonesia, bahkan yang paling jauh dari Jerman.

Pendaftaran Singing Creative Contest ditutup 05 Maret 2022 mendatang. Desy berharap teman-teman sesama pelatih vokal turut mengirimkan video murid-muridnya untuk mensukseskan acara ini. PelajarSD dan SMP yang berminat bisa ikutdengan mengakses Instagram @desyagustina atau menghubungi nomer 082244228200. Semoga juara! (sak)

Desy Agustina Singing Creative Competition Online
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB

Comments are closed.

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.