Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Kisah Haru Ibu Anis, Dampingi Anak Sakit Demi Wujudkan Mimpi Masuk Psikologi UNAIR
  • Demi Menjadi Ahli Gizi, Mahasiswi Asal Kalimantan Utara Rela Lepas Status Kuliah di Semarang demi UNAIR
  • Kuatkan Tekad, Siswi Ini Rela Tempuh Perjalanan Udara Demi Masuk FK UNAIR
  • Porwanas XV Makin Siap, SIWO PWI Lampung Terapkan Verifikasi Atlet Berbasis Barcode
  • Burung hingga Kucing Bakau Jadi Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Tetap Terjaga
  • Demi Mimpi Masuk FK UNAIR, Siswa SMA Ini Rela Tinggalkan Kursi Kuliah yang Sudah Diraih
  • Tembus 6.335 Pendaftar, Mandiri UNAIR Jadi Pilihan Ribuan Calon Mahasiswa
  • Berdiskusi dengan Ketua PWI Jatim, Kepala Bakorwil Malang Ajak Perkuat Narasi Pengembangan Potensi Selatan Jatim Menuju Malang Megapolitan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Surga Bumi di Kaki Borobudur

Surga Bumi di Kaki Borobudur

JALAN-JALAN redaksi17/09/2020 - 16:00 WIB

Untuk menghilangkan penat di tengah situasi pandemi Covid-19 yang tidak kelar-kelar, tak ada salahnya mengunjungi sejumlah destinasi wisata unik di kaki Candi Borobudur yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah.

Berada di timur Borobudur ada Pasar Tradisi Lembah Merapi Bukit Gununggono. Destinasi wisata tersebut menggabungkan tradisi Jawa kuno dan alam pegunungan bisa menjadi pilihan saat berkunjung ke Magelang.

Tempat wisata yang terletak di Desa Banyubiru, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, pada 23 Agustus 2020 baru saja dibuka kembali Bupati Magelang, Zaenal Arifin setelah enam bulan ditutup akibat Pandemi Covid-19.

Pasar ini hanya buka di hari Minggu dari pukul 06.00-12.00 WIB. Aktivitas ini dikelola sendiri oleh warga desa melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Kelompok Sadar Wisata Desa Banyubiru.

Pasar Tradisi Lembah Merapi Gununggono sendiri menyajikan kuliner asli daerah yang bisa dinikmati oleh para pengunjungnya seperti, gethuk, kacang godog, lepet, klepon, tiwul, growol, gathot, kupat tahu, cethil, maupun jajanan khas tradisional Magelang lainnya

Semua pedagang di sini berjualan sembari mengenakan pakaian khas Jawa, pria memakai baju lurik, sedangkan perempuan mengenakan kain jarik. Uniknya lagi wadah yang digunakan juga masih tradisional, seperti batok kelapa, daun pisang, serta gelas bambu.

Pengunjung tidak bisa bertransaksi tunai rupiah atau digital. Mereka harus menukarkan uang rupiah dengan uang kayu Dhono. Satu keping Dhono dihargai Rp2.000. Terasa kita belanja di era Majapahit.

Sejumlah destinasi wisata baru di sekitaran Borobudur juga layak disambangi pelancong. Seperti di Kecamatan Kaliangkrik juga memiliki tempat wisata keren lainnya yakni sebuah pemukiman di Dusun Butuh. Wisata yang satu ini juga sempat viral karena menyajikan pemandangan rumah bersusun seperti di Nepal.

Ada lagi, berlokasi di Desa Ngaran dan Gopalan, hanya lima menit dari Candi Borobudur. Letaknya yang persis di pinggir jalan Desa Borobudur, Svargabumi.

Pelancong bisa menikmati hamparan hijau persawahan dan segarnya air sungai pedesaan. Sepanjang pematang sawah sudah dipasangi jalan terbuat dari kayu dan bercabang ke-22 spot selfie yang ada di tempat wisata. Melewati pematang sawah dan meloncat dari satu spot ke spot lain terasa mengasyikkan.

Disarankan untuk datang pada saat pagi, ketika pemandangan Candi Borobudur dan perbukitan Menoreh membentang jelas dan cerah. Kala sore hari, lebih bagus lagi, pengunjung bisa melihat matahari terbenam dari sini.

Pengelola Svargabumi membangun spot selfie dengan tetap memperhatikan lingkungan sekitar dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Yang menjadi nilai tambah, wisatawan juga bisa melihat secara langsung petani yang menggarap sawah.

Diakui pengelolanya, obyek wisata ini dibangun tanpa merusak lingkungan. Berkonsep alam, pertanian, ekologi, UMKM, dan pemberdayaan masyarakat desa, sehingga bisa dikatakan Svargabumi adalah industri ekonomi kreatif.

Uniknya, manajemen pengelolaan tempat wisata memberikan keleluasaan petani untuk tetap menggarap sawah mereka dan hasilnya untuk mereka sendiri. Pengelola juga melibatkan warga setempat untuk mengisi kios berjualan dengan standar manajemen.

Tunggu apa lagi, yuk mampir ke Magelang, sambil menikmati alam perdesaaan, suasana segar alam pegunungan, tradisi Jawa kuno, hingga bisa berswafoto cantik bersama sahabat dan keluarga. (indonesia.go.id)

Pasar Tradisi Lembah Merapi svargabumi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Demi Menjadi Ahli Gizi, Mahasiswi Asal Kalimantan Utara Rela Lepas Status Kuliah di Semarang demi UNAIR

27/06/2026 - 18:41 WIB

Kuatkan Tekad, Siswi Ini Rela Tempuh Perjalanan Udara Demi Masuk FK UNAIR

27/06/2026 - 18:36 WIB

Porwanas XV Makin Siap, SIWO PWI Lampung Terapkan Verifikasi Atlet Berbasis Barcode

27/06/2026 - 10:26 WIB

Burung hingga Kucing Bakau Jadi Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Tetap Terjaga

26/06/2026 - 17:38 WIB

Demi Mimpi Masuk FK UNAIR, Siswa SMA Ini Rela Tinggalkan Kursi Kuliah yang Sudah Diraih

26/06/2026 - 17:33 WIB

Tembus 6.335 Pendaftar, Mandiri UNAIR Jadi Pilihan Ribuan Calon Mahasiswa

26/06/2026 - 17:24 WIB

Comments are closed.

Kisah Haru Ibu Anis, Dampingi Anak Sakit Demi Wujudkan Mimpi Masuk Psikologi UNAIR

27/06/2026 - 18:56 WIB

Demi Menjadi Ahli Gizi, Mahasiswi Asal Kalimantan Utara Rela Lepas Status Kuliah di Semarang demi UNAIR

27/06/2026 - 18:41 WIB

Kuatkan Tekad, Siswi Ini Rela Tempuh Perjalanan Udara Demi Masuk FK UNAIR

27/06/2026 - 18:36 WIB

Porwanas XV Makin Siap, SIWO PWI Lampung Terapkan Verifikasi Atlet Berbasis Barcode

27/06/2026 - 10:26 WIB

Burung hingga Kucing Bakau Jadi Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Tetap Terjaga

26/06/2026 - 17:38 WIB

Demi Mimpi Masuk FK UNAIR, Siswa SMA Ini Rela Tinggalkan Kursi Kuliah yang Sudah Diraih

26/06/2026 - 17:33 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.