Tiket Final Esports 2019 Mulai Dijual
HIBURAN

Tiket Final Esports 2019 Mulai Dijual

Tiket final Piala Presiden Esports 2019 resmi dijual untuk umum. Harga tiket yang dijual sangat terjangkau. Tiket hari pertama dijual dengan harga Rp 20.000 sedangkan tiket hari kedua dijual dengan harga Rp 30.000.

“Kami juga menyediakan tiket terusan dengan harga Rp 40.000. Tiket sudah dapat dibeli di tiket.com,” kata Giring Ganesha selaku Ketua Organizing Committee Piala Presiden Esports 2019 sekaligus Presiden of IESPL.

“Karena banyaknya permintaan, kami juga akan menjual official merchandise dari Piala Presiden Esports 2019 yang terdiri dari kaos, jersey, hoodie jaket dan sweater, topi dan tas serut yang akan segera dapat dibeli di blibli.com.”

Setelah dipertandingkan sejak 29 Januari 2019 lalu, kini Piala Presiden Esports 2019 akan memasuki laga Final pada 30–31 Maret 2019 di Istora Senayan, Jakarta.

Total sebanyak 3.572 tim esports telah mendaftar untuk mengikuti turnamen ini, yang terbagi dari 2.589 tim esports mendaftar di 8 kota, yaitu Palembang, Bali, Makassar, Surabaya, Manado, Solo, Pontianak dan Bekasi untuk mengikuti pertandingan babak kualifikasi regional untuk mendapatkan 1 pemenang dari masing-­masing regional, sedangkan untuk pertandingan babak kualifikasi nasional diikuti oleh 983 tim esports.

Pertandingan babak kualifikasi nasional akan disiarkan secara langsung pada 15 & 22 Maret 2019 pada pukul 14.00–16.00 di Metro TV. 8 tim esports yang lolos babak kualifikasi nasional akan berhadapan dengan 8 tim esports pemenang regional dipertandingan final Piala Presiden Esports 2019.

Sebelum pertandingan final, 16 tim esports yang akan bertanding di babak final, akan mengikuti Bootcamp yang akan diselenggarakan di Kantor Staf Presiden pada 27–28 Maret 2019.

Abraham Wirotomo, Tenaga Ahli Madya Kedeputian II Kantor Staf Presiden menjelaskan alasan diselenggarakannya Bootcamp, “Kami mendukung adanya Bootcamp untuk para atlet Piala Presiden Esports 2019 karena kami memandang talenta saja tidak cukup untuk seseorang menjadi atlet yang berprestasi.”

Tambah Abraham, ada 3 hal penting yang harus diperhatikan oleh atlet. Pertama, harus ada jiwa nasionalisme, motivasi membela tanah air dan mengharumkan nama bangsa jelas akan memberikan energi ekstra.

Kedua, pemahaman pola hidup sehat dan gizi. Kemampuan otak harus didukung badan yang sehat. Para atlet harus sadar pentingnya menjaga kebugaran seluruh tubuh agar stamina dan konsentrasi juga bisa terjaga dengan baik.

Dan ketiga, kemampuan mengelola finansial. Gaji atlet esports boleh dibilang cukup fantastis. Usia 20-­an sudah punya pendapatan puluhan hingga ratusan juta per bulan. Mereka harus pandai mengelola keuangan mereka agar tidak boros untuk hal-hal yang tidak berguna. Syukur-syukur bisa diinvestasi sebagai jaminan masa depan.

Hal unik yang ditemukan dalam Piala Presiden Esports 2019 ini, muncul tim-tim amatir baru yang ternyata dapat mengalahkan tim esports profesional.

“Pada Piala Presiden Esports ini, kita menemukan banyak bibit unggul dibidang esports. Kita akan dukung para atlet esports ini agar cita-citanya bisa jadi juara dunia di Esports tercapai. Kita juga akan bantu susun standarisasi dari para atletnya, dari yang rookie, semipro sampai pro. Kita coba back up.” ujar Muhammad Neil El Himam, selaku Direktur fasilitasi infrastruktur TIK selaku perwakilan BEKRAF yang hadir. (sak)