Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pramuka Surabaya Pecahkan Tiga Rekor MURI di GBT, Eri Cahyadi Siapkan Kampung Pancasila dan Bumi Perkemahan
  • TP PKK dan Pemkot Surabaya Luncurkan BWSE Jilid V, Dampingi 499 Balita Pra-Stunting Menuju Generasi Emas
  • Silaturahmi PARFI Jawa Timur Bahas Potensi Film Berbasis Sejarah Daerah
  • Gubernur Khofifah Hadiri Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Kediri, Rais Aam Soroti Jihad dan Ijtihad Kepemimpinan
  • Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Khofifah dan Kapolri Ziarah ke Makam Bung Karno dan Gus Dur
  • Gubernur Khofifah Raih East Java Maritime Awards 2026, Dinilai Berhasil Dorong Pembangunan Kelautan Jawa Timur
  • Kehilangan Kedua Orang Tua, Devi Ridho Syavitri Bangkit Jadi Wisudawan Terbaik UNAIR dan Raih Kesempatan Studi Magister
  • UNAIR Wisuda 980 Lulusan di Tengah Capaian Peringkat Tiga Perguruan Tinggi Terbaik Indonesia
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»Wisata Heritage Rumah Lahir Bung Karno

Wisata Heritage Rumah Lahir Bung Karno

JALAN-JALAN redaksi09/05/2023 - 14:00 WIB

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan destinasi wisata heritage Rumah Lahir Bung Karno di Jalan Pandean IV No.40, Sabtu (06/05). Rumah masa kecil Presiden RI Ke-1 tersebut, menjadi salah satu tujuan destinasi wisata sejarah baru di Kota Pahlawan.

Eri Cahyadi mengatakan, sejarah Kota Pahlawan tidak bisa dilepaskan dari Bung Karno. Maka dari itu, ia tak ingin sejarah Bung Karno terus melekat dengan Kota Pahlawan.

“Bung Karno dan Surabaya tidak bisa dipisahkan, seperti dua sisi mata uang. Saya ingin Surabaya melekat dengan Bung Karno, seperti halnya sejarah tempat orang tua Bung Karno (Raden Soekemi Sosrodihardjo) mengajar juga akan kita hidupkan kembali,” kata Eri.

Eri ingin, sejarah Bung Karno selalu melekat dengan Arek-arek Suroboyo agar selalu diingat. Agar Arek-arek Suroboyo tidak lupa dengan sejarah Kota Pahlawan, kawasan sejarah yang berada di Peneleh ke depannya akan dibuat saling terintegrasi menjadi Wisata Kebangsaan.

Eri menjelaskan, selain tak bisa dipisahkan dengan Kota Pahlawan, Rumah Lahir Bung Karno juga tidak bisa dipisahkan oleh kediaman HOS Tjokroaminoto di Jalan Peneleh Gang VII No. 29–31, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya.

Sejarah menuliskan, Bung Karno pernah tinggal di rumah kos milik H.O.S Tjokroaminoto pada awal abad ke-20. Presiden RI ke-1 tersebut menjadikan rumah HOS Tjokroaminoto bukan hanya sebagai tempat tinggal, namun juga dijadikan tempat untuk belajar dan membentuk pemikiran nasionalisme.

“Akan kita bentuk (Wisata Kebangsaan) di kawasan Peneleh ini, karena sangat luar biasa. Pemerintah Kota (Pemkot) tidak bisa sendiri dalam mengembangkan kawasan ini menjadi wisata kebangsaan, maka dari itu kita juga akan didampingi oleh teman-teman dari komunitas dan pegiat sejarah,” ujar Eri.

Eri ingin, pengembangan wisata sejarah di kawasan Peneleh ini sudah harus mulai berjalan pada Juni 2023, bersama dengan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) serta didampingi oleh komunitas sejarah.

“Menyambut Hari Pancasila, maka ini sudah harus berjalan, ini juga tugas Pak Camat dan Pak Lurah. Kudu iso (harus bisa), karena apa? Surabaya jangan pernah lupa sejarahnya,” inginnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Wiwiek Widayati mengatakan, di dalam Rumah Lahir Bung Karno terdapat arsip-arsip sejarah, potret silsilah keluarga Presiden Sukarno, memorabilia, yang dibentuk menarik.

“Terdapat juga audio visual dan film yang terkait dengan Bung Karno. Kami harap dengan adanya Rumah Lahir Bung Karno, semua informasi yang diinginkan bisa didapatkan dengan mudah di sini,” kata Wiwiek.

Di samping itu, Dosen Fakultas Ilmu Budaya Unair Kukuh Yudha Karnanta berharap, kawasan dengan dibukanya Rumah Bung Karno bisa dijadikan sebagai pilihan paket wisata sejarah yang terintegrasi di Kota Pahlawan.

Menurutnya, di kawasan Peneleh banyak terdapat spot menarik yang diantaranya disebutkan oleh Wali Kota Eri Cahyadi yakni H.O.S Tjokroaminoto, kemudian ada juga bangunan Hollands Indische School (HIS) yang beroperasi dari tahun 1921 hingga 1928, sekarang menjadi SDN Alun-alun Contong 1.

“Jadi bisa terintegrasi menjadi sebut paket wisata. Bangunan SDN Alun-alun Contong 1 lokasinya berada di Jalan Sulung tak jauh kawasan tersebut,” jelas Kukuh.

Kukuh menambahkan, jika ke depannya SDN Alun-alun Contong 1 dimasukkan ke dalam paket destinasi wisata sejarah, maka bangunan sekolah itu harus dipertahankan sesuai dengan aslinya. Selain itu, bisa juga dibentuk kurikulum yang berkaitan dengan sejarah pendidikan Kota Pahlawan.

“SDN itu kan tempat bapak dari Bung Karno yaitu Raden Soekemi Sosrodihardjo. Artinya dengan adanya SDN tersebut, maka akan memperkaya destinasi wisata heritage di Kota Pahlawan, sekaligus memperkuat signifikansi Sukarno sebagai arek Suroboyo,” pungkasnya. (ita)

Rumah Lahir Bung Karno
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pramuka Surabaya Pecahkan Tiga Rekor MURI di GBT, Eri Cahyadi Siapkan Kampung Pancasila dan Bumi Perkemahan

21/06/2026 - 18:06 WIB

TP PKK dan Pemkot Surabaya Luncurkan BWSE Jilid V, Dampingi 499 Balita Pra-Stunting Menuju Generasi Emas

21/06/2026 - 18:00 WIB

Silaturahmi PARFI Jawa Timur Bahas Potensi Film Berbasis Sejarah Daerah

21/06/2026 - 13:17 WIB

Gubernur Khofifah Hadiri Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Kediri, Rais Aam Soroti Jihad dan Ijtihad Kepemimpinan

21/06/2026 - 02:53 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Khofifah dan Kapolri Ziarah ke Makam Bung Karno dan Gus Dur

20/06/2026 - 21:46 WIB

Gubernur Khofifah Raih East Java Maritime Awards 2026, Dinilai Berhasil Dorong Pembangunan Kelautan Jawa Timur

20/06/2026 - 18:01 WIB

Comments are closed.

Pramuka Surabaya Pecahkan Tiga Rekor MURI di GBT, Eri Cahyadi Siapkan Kampung Pancasila dan Bumi Perkemahan

21/06/2026 - 18:06 WIB

TP PKK dan Pemkot Surabaya Luncurkan BWSE Jilid V, Dampingi 499 Balita Pra-Stunting Menuju Generasi Emas

21/06/2026 - 18:00 WIB

Silaturahmi PARFI Jawa Timur Bahas Potensi Film Berbasis Sejarah Daerah

21/06/2026 - 13:17 WIB

Gubernur Khofifah Hadiri Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Kediri, Rais Aam Soroti Jihad dan Ijtihad Kepemimpinan

21/06/2026 - 02:53 WIB

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Gubernur Khofifah dan Kapolri Ziarah ke Makam Bung Karno dan Gus Dur

20/06/2026 - 21:46 WIB

Gubernur Khofifah Raih East Java Maritime Awards 2026, Dinilai Berhasil Dorong Pembangunan Kelautan Jawa Timur

20/06/2026 - 18:01 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.