Dari ketinggian sekitar 700 hingga 900 meter dari permukaan laut (DPL), cuaca di Desa Benowo Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo Jawa Tengah terasa dingin dan sejuk.
Cuaca seperti ini sangat mendukung pertumbuhan tanaman kopi jenis robusta, dan bahkan kini banyak di kembangkan petani desa setempat.
“Hampir semua warga yang memiliki lahan sekarang banyak membudidayakan tanaman kopi jenis ini,” kata Khamid, salah seorang petani dan tokoh pemuda desa setempat, Senin (24/7).
Di Desa Benowo tanaman kopi jenis ini dapat tumbuh subur dan berbuah lebat. Kebanyakan ditanam di bawah tegakan tanaman lain terutama cengkih (tumpang sari).
“Tidak membutuhkan lahan khusus, banyak ditanam secara tumpang sari. Dalam jangka waktu dua hingga tahun tahun secara normal sudah berbuah,” papar Khamid.
Dengan komuditas ini, Desa Benowo kini menjadi desa penghasil kopi, dan banyak menyuplai kedai-kedai kopi di wilayah Purworejo. “Kita baru sebatas mensuplai kebutuhan kopi wilayah Purworejo, juga desa-desa sekitar yang membuka usaha warung kopi,” tandasnya.
Nama Desa Benowo kini lagi hits. Satu dari lima Desa Wisata yang dikembangkan Pemkab Purworejo.
Desa tersebut berada di Kecamatan Bener, Purworejo, sekitar satu jam dari pusat kota Purworejo juga dari Kulon Progo. Memiliki camilan khas, yaitu bajingan. Bajingan merupakan ketela atau singkong rebus yang dimasukan ke dalam badek atau rebusan air nira. Bajingan tersebut terasa manis di luar dan gurih di dalam.
Sedangkan minuman tradisionalnya bernama baceng, perpaduan badek atau rebusan nira dengan cengkeh yang banyak ditemui di desa ini. Baceng pun menghangatkan wisatawan di tengah guyuran hujan malam itu.
“Untuk wisata alam, yang sudah menjadi ikon ada puncak Gunung Kunir yang terdapat golden sunrise dan sunset,” ujar Afdholudin, Ketua Kelompok Sadar Wisata Lembah Kunir Desa Benowo.
Juga ada Curug Benowo, air terjun terbesar disana. Curug Benowo berada di balik pemukiman warga memiliki ekosistem yang masih asri.
Desa Wisata Benowo juga memiliki situs wisata religi yang punya peninggalan bersejarah, berupa petilasan Pangeran Benowo, beserta makam pengawalnya. Setiap penanggalan tertentu petilasan salah satu raja dalam masa kejayaan Kerajaan Pajang itu kerap ramai wisatawan. (sak)

