Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari
  • Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional
  • Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah
  • Festival Riset dan Inovasi Semarakkan HUT Ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»10 Lakone Suroboyo Terima Apresiasi

10 Lakone Suroboyo Terima Apresiasi

KOMUNITAS redaksi04/02/2022 - 15:00 WIB

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memberikan apresiasi dan penghargaan kepada 10 Lakone Suroboyo. Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang telah menunjukan kepedulian, berani berperan, serta memberi dampak dan perubahan untuk sekitarnya.

Program ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Surabaya Creative Network (SCN) dan Gojek. Acara penyerahan penghargaan ini berlangsung di Lobi Lantai 2 Balai Kota Surabaya, Rabu (02/02).

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, bahwa Lakone Suroboyo adalah orang-orang hebat yang bisa bergerak membawa perubahan untuk Kota Pahlawan di semua bidang. Baik itu bidang dongeng yang bisa mengubah anak-anak memiliki akhlakul karimah, maupun kemanusiaan yang dapat mengajak warga saling membantu.

“Penghargaan ini untuk memberikan semangat dan terima kasih saya kepada seluruh warga Surabaya. Karena kita tidak bisa membangun Kota Surabaya tanpa keterlibatan dari warga, apapun itu,” kata Eri.

Menurutnya, tidak mungkin wali kota atau pejabat Pemkot Surabaya berjalan sendiri memajukan kota tanpa keterlibatan masyarakat. Bagi dia, jika ingin membangun sebuah kota yang hebat, maka harus ada orang-orang hebat yang dilibatkan. “Alhamdulillah ada 10 orang yang hebat yang kita berikan penghargaan,” jelasnya.

Tapi, apakah hanya ada 10 orang hebat yang menjadi Pahlawan di Surabaya, Eri pun menegaskan, tentu saja masih banyak yang lainnya. Dia meyakini, di Kota Surabaya ini masih banyak sekali orang-orang hebat yang belum diketahuinya atau publik.

“Sehingga saya ingin diberikan informasi oleh lurah, camat untuk melihat orang-orang yang hebat siapa saja di masing-masing wilayahnya. Kita akan berikan penghargaan dan apresiasi,” katanya.

Mantan Eri menyatakan, apabila terjadi perubahan yang sangat luar biasa di Kota Pahlawan itu bukan karena wali kotanya. Bahkan, bukan pula bukan karena pejabat Pemkot Surabaya. Akan tetapi, perubahan itu terjadi karena warganya yang mau bersumbangsing terus membangun Kota Surabaya.

“Sehingga saya ingin mengucapkan terima kasih dan sekaligus menjadi pembelajaran buat saya dan seluruh ASN di Kota Surabaya. Lihat pejuang-pejuang ini yang bekerja tanpa pamrih, tanpa melihat suatu apapun,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Surabaya Creative Network (SCN), Hafsoh Mubarok. Dia menyatakan, bahwa penghargaan ini sangat pantas diberikan kepada 10 orang Lakone Suroboyo yang sudah ikut berkontribusi dan bekerja keras membantu pemulihan Kota Surabaya sampai saat ini. “Matur nuwun (terima kasih) sudah berjuang dan hingga saat ini kita masih bertahan,” kata Hafsoh.

Kesepuluh penerima penghargaan ini mewakili lima kategori dalam Awarding Lakone Suroboyo. Yakni, kategori Pahlawan Pendidikan, Pahlawan Kesehatan, Pahlawan Sosial, Pahlawan Kampung dan Pahlawan Mitra. Para nominator ini pun sebelumnya telah melewati seleksi dan voting. “Kami mewakili Surabaya Creative Network dan warga Surabaya menyampaikan terima kasih,” ungkap Hafsoh.

Satu di antara 10 penerima awarding penghargaan itu adalah Zubaidullah. Pria yang akrab disapa Ubaid ini merupakan warga Kelurahan Kendangsari yang berhasil menyulap wilayahnya menjadi kampung ramah lingkungan dan sigap terhadap pandemi Covid-19. “Kami sebagai Lakone Suroboyo sangat bangga dengan Pak Wali Kota. Kami tidak akan berhenti dengan penghargaan ini, tapi ini menjadi tanggung jawab kita untuk memacu semangat kepada tim untuk terus mengedukasi masyarakat,” kata Ubaid.

Tak hanya itu, pendiri Komunitas Muda-Mudi Surabaya (KMS) yang bergerak di bidang lingkungan itu pun juga mengapresiasi Wali Kota Eri Cahyadi. Menurut dia, sebagai wali kota, Eri Cahyadi berhasil mendorong para pejabat strukturalnya untuk tidak hanya duduk di kantor, tapi juga mau terjun ke masyarakat. “Pak wali kota beliau orangnya juga luar biasa. Matur nuwun (terima kasih) atas penghargaan yang telah diberikan kepada kami,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kesepuluh orang penerima penghargaan ini adalah Yosep Hendra Putra dari Geng Gemes (Gerakan Mengajak Sedekah), Ariani Safitri (Komunitas Kumpul Dongeng), Zubaidulloh (Penggerak Kampung Ramah Lingkungan dan Sigap Terhadap Pandemi), Muhammad Cholil (Penggerak Kampung Ramah Lingkungan dan Sigap Terhadap Pandemi), dan dr Makhyan Jibril (Pakar Inovasi Kesehatan Digital Satgas Covid-19 Jawa Timur).

Selain itu, ada pula Fadeli (Inisiator Kemudahan Akses Penyediaan Oksigen), Tontji D Pairikas (Inisiator Kemudahan Akses Penyediaan Oksigen), Aryo Seno Bagaskoro (Gerakan Relawan Surabaya Memanggil), Dwi Budi Darma Arief (Gerakan Homeless Can Eat) dan Adi Wibowo (Gerakan Ojol Peduli). (ita)

10 Lakone Suroboyo Terima Apresiasi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah

25/07/2026 - 18:16 WIB

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Comments are closed.

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional

25/07/2026 - 18:28 WIB

Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah

25/07/2026 - 18:16 WIB

Festival Riset dan Inovasi Semarakkan HUT Ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya

25/07/2026 - 17:58 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.