Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Mangrove Eco Run 3.0 Resmi Dibuka, Surabaya Targetkan 2.000 Pelari
  • Vokasi Jadi Pilihan Utama, Siswi Asal Surabaya Pilih Kuliah Berbasis Praktik demi Kesiapan Kerja
  • Kisah Haru Ibu Anis, Dampingi Anak Sakit Demi Wujudkan Mimpi Masuk Psikologi UNAIR
  • Demi Menjadi Ahli Gizi, Mahasiswi Asal Kalimantan Utara Rela Lepas Status Kuliah di Semarang demi UNAIR
  • Kuatkan Tekad, Siswi Ini Rela Tempuh Perjalanan Udara Demi Masuk FK UNAIR
  • Porwanas XV Makin Siap, SIWO PWI Lampung Terapkan Verifikasi Atlet Berbasis Barcode
  • Burung hingga Kucing Bakau Jadi Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Tetap Terjaga
  • Demi Mimpi Masuk FK UNAIR, Siswa SMA Ini Rela Tinggalkan Kursi Kuliah yang Sudah Diraih
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»JALAN-JALAN»30 Tahun World Heritage Candi Prambanan

30 Tahun World Heritage Candi Prambanan

JALAN-JALAN redaksi18/12/2021 - 16:00 WIB

Syukuran memperingati 30 tahun penetapan Candi Prambanan sebagai World Heritage oleh UNESCO digelar di Lapangan Garuda Mandala, Senin (13/12) lalu.

Acara syukuran diselenggarakan Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) DIY & Jawa Tengah, Bimas Hindu Jateng & DIY serta PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) DIY & Jawa Tengah.

Syukuran berupa potong tumpen ini menandakan wujud syukur atas penetapan Prambanan oleh UNESCO sebagai warisan dunia. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bentuk sinergi dan harmonisasi untuk menjadikan Prambanan sebagai sumber inspirasi bangsa.

Melalui tema Spreading Spiritual Values from Indonesia to The World, perayaan 30 tahun penetapan Candi Prambanan sebagai World Heritage ini menjadi momentum untuk mendorong nilai-nilai moderasi agama.

Hal ini sesuai dengan pesan Presiden Joko Widodo saat Dharmasanti Nyepi 2020, yang menyebutkan bahwa Candi Prambanan dan Candi Sewu merupakan lambang toleransi yang sudah ada sejak abad 8-9 Masehi.

“Umat Hindu dalam memaknai 30 tahun Candi Prambanan sebagai warisan budaya dunia dengan turut andil dalam pelestarian. Pelestarian yang dimaksud ialah pelestarian religi yang berdasarkan atas ritual keagamaan,” kata Ketua PHDI DIY I Nyoman Warta.

Prambanan Temple Compounds yang ditetapkan oleh UNESCO terdiri dari beberapa candi, yaitu, Candi Prambanan, Candi Bubrah, Candi Lumbung, Candi Sewu, Candi Gana. Keberadaan kawasan candi dengan keragaman serta corak berbeda ini menginspirasi Menteri Agama RI untuk menggagas Prambanan sebagai pusat tempat ibadah bagi umat Hindu di Indonesia dan dunia.

PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) sebagai pengelola destinasi berbasis cagar budaya berkomitmen menghadirkan spirit inspiring heritage di setiap destinasi yang dikelolanya. Corporate Secretary PT TWC Emilia Eny Utari menekankan pentingnya replikasi serta pengembangan nilai-nilai yang ada di Prambanan untuk menginspirasi generasi penerus bangsa.

“Kami mengupayakan secara maksimal agar warisan budaya ini bisa menginspirasi generasi penerus. Jangan sampai bangsa kita mengakui masa lalu saja, tapi juga bisa meraih masa depan. Dalam konteks ini, Prambanan akan hadir serta menjadi sumber inspirasi pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, sosial budaya dan memberikan kemanfaatan yang bisa dirasakan semua masyarakat,” katanya.

“Kami berharap kegiatan memperingati 30 tahun penetapan Candi Prambanan ini bisa menunjukkan kegiatan seni budaya yang menguatkan aspek kepariwisataan, khususnya di kawasan Candi Prambanan ini,” imbuhnya. (sak)

30 Tahun World Heritage Candi Prambanan
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Demi Menjadi Ahli Gizi, Mahasiswi Asal Kalimantan Utara Rela Lepas Status Kuliah di Semarang demi UNAIR

27/06/2026 - 18:41 WIB

Kuatkan Tekad, Siswi Ini Rela Tempuh Perjalanan Udara Demi Masuk FK UNAIR

27/06/2026 - 18:36 WIB

Porwanas XV Makin Siap, SIWO PWI Lampung Terapkan Verifikasi Atlet Berbasis Barcode

27/06/2026 - 10:26 WIB

Burung hingga Kucing Bakau Jadi Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Tetap Terjaga

26/06/2026 - 17:38 WIB

Demi Mimpi Masuk FK UNAIR, Siswa SMA Ini Rela Tinggalkan Kursi Kuliah yang Sudah Diraih

26/06/2026 - 17:33 WIB

Tembus 6.335 Pendaftar, Mandiri UNAIR Jadi Pilihan Ribuan Calon Mahasiswa

26/06/2026 - 17:24 WIB

Comments are closed.

Mangrove Eco Run 3.0 Resmi Dibuka, Surabaya Targetkan 2.000 Pelari

28/06/2026 - 18:34 WIB

Vokasi Jadi Pilihan Utama, Siswi Asal Surabaya Pilih Kuliah Berbasis Praktik demi Kesiapan Kerja

28/06/2026 - 18:26 WIB

Kisah Haru Ibu Anis, Dampingi Anak Sakit Demi Wujudkan Mimpi Masuk Psikologi UNAIR

27/06/2026 - 18:56 WIB

Demi Menjadi Ahli Gizi, Mahasiswi Asal Kalimantan Utara Rela Lepas Status Kuliah di Semarang demi UNAIR

27/06/2026 - 18:41 WIB

Kuatkan Tekad, Siswi Ini Rela Tempuh Perjalanan Udara Demi Masuk FK UNAIR

27/06/2026 - 18:36 WIB

Porwanas XV Makin Siap, SIWO PWI Lampung Terapkan Verifikasi Atlet Berbasis Barcode

27/06/2026 - 10:26 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.