Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»34 Tahun Kereta Api Tawang Jaya Semarang

34 Tahun Kereta Api Tawang Jaya Semarang

EKONOMI BISNIS redaksi19/05/2018 - 15:00 WIB

PT KAI DAOP empat Semarang peringati 34 tahun beroperasinya Tawang Jaya Stasiun Semarang Poncol – Stasiun Pasar Senen, Senin (14/5). Manager Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Suprapto mengatakan Kereta Api Tawang Jaya mulai diluncurkan sejak 14 Mei 1984.

Kehadiran Kereta Api Tawang Jaya melengkapi layanan KA relasi Semarang – Jakarta yang sebelumnya sudah beroperasi yakni KA Menoreh.

“Dengan seiring tuntutan akan peningkatan pelayanan, KA Tawang Jaya pada Lebaran 2012, terus meningkatkan fasilitas layanannya. Dimana sebelumnya menggunakan kereta ekonomi Non AC dengan kapasitas 106 penumpang per gerbong kereta berganti menggunakan kereta ekonomi AC kapasitas 106 penumpang per gerbong kereta,” terangnya mellaui rilis, seperti dikutip Tribun Jateng.

Dikatakannya, inovasi peningkatan ini terus berlanjut dalam rangka meningkatkan kapasitas daya tampungnya.

Mulai 4 April 2016, KA Tawang Jaya yang sebelumnya membawa rangkaian 10 gerbong kereta berkapasitas 848 penumpang, ditambah menjadi 16 gerbong kereta dengan kapasitas daya angkut 1.484 penumpang setiap perjalanannya.

“Dimana rangkaian yang digunakan terdiri dari 14 unit kereta K3, 1 unit Kereta Makan KM3, 1 unit Kereta Pembangkit,” tuturnya.

Menurut dia, animo masyarakat yang tinggi akan transportasi kereta api relasi Semarang – Jakarta ini, bisa terlihat dari statistik kenaikan jumlah penumpang yang dari tahun terus menunjukan trend positif. Tercatat pada tahun 2016, jumlah penumpang relasi Semarang – Jakarta berjumlah total 674.021 orang.

“Lalu di tahun 2017 terjadi kenaikan sebesar 12 peraen atau berjumlah 755.701 orang. Sementara untuk khusus KA Tawang Jaya sendiri, di tahun 2016 berjumlah 344 977 penumpang dan di tahun 2017 berjumlah 383.961 penumpang atau naik 11 persen, ” paparnya.

Sebagai langkah antisipasi lonjakan ,kata dia, terhitung pada tanggal 6 April 2018, layanan kereta api Tawang Jaya bertambah menjadi dua jenis layanan.

Pertama KA Tawang Jaya ekonomi rangkaian panjang dengan menggunakan rangkaian kereta ekonomi AC dengan kapasitas 106 orang per gerbong keretanya, relasi Stasiun Semarang Poncol – Stasiun Pasar Senen.

“Berangkat Stasiun Semarang Poncol jam 13:15 wib dan tiba di Stasiun Pasar Senen jam 20:10 wib. Sementara dari Stasiun Pasar Senen berangkat jam 23:00 wib, dan tiba di Stasiun Semarang Poncol jam 06:15 wib,” tuturnya.

Selanjutnya, KA Tawang Jaya Premium yang menggunakan rangkaian kereta ekonomi jenis Premium denga kapasitas 80 tempat duduk per gerbong kereta, relasi dari Stasiun Semarang Tawang – Stasiun Pasar Senen.

“Kereta berangkat dari Stasiun Semarang Tawang jam 20:20 wib dan tiba di Stasiun Pasar Senen jam 03:05 wib. Sedangkan kalau dari arah Stasiun Pasar Senen berangkat jam 06:55 wib dan tiba di Stasiun Semarang Tawang jam 13:35 wib, ” tukasnya. (ist)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Comments are closed.

Pakar UNAIR: Representasi Perempuan di Parlemen Masih Belum Capai Target 30 Persen

22/07/2026 - 18:48 WIB

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.