Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»TEKNOLOGI»Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

TEKNOLOGI Ita Nasyi’ah21/07/2026 - 18:34 WIB
Kepala Brida Surabaya Agus Imam Sonhaji memperkenalkan game Mangrove Throne yang akan diluncurkan di Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya sebagai media edukasi lingkungan dan gaya hidup sehat.

Mangrove Throne menjadi inovasi terbaru yang dikembangkan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) untuk menggabungkan teknologi, edukasi lingkungan, dan gaya hidup sehat. Game berbasis web ini dirancang khusus untuk dimainkan di kawasan Kebun Raya Mangrove (KRM) Surabaya sebagai sarana pembelajaran interaktif sekaligus mendorong generasi muda lebih aktif bergerak di luar ruangan.

Game Mangrove Throne dijadwalkan diluncurkan secara resmi oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pada Sabtu (25/7/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya.

Kepala Brida Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji, mengatakan pengembangan Mangrove Throne berangkat dari fenomena meningkatnya minat anak-anak usia SD, SMP, hingga SMA terhadap permainan digital yang cenderung dimainkan dalam waktu lama di dalam ruangan.

Menurutnya, kebiasaan tersebut perlu diimbangi dengan aktivitas fisik yang lebih sehat. Karena itu, Brida menghadirkan permainan berbasis geolocation dan daily care yang mengharuskan pemain datang langsung ke kawasan Kebun Raya Mangrove.

“Anak-anak kita suka main game, tapi biasanya duduk di kamar berjam-jam. Itu kan tidak sehat. Dengan permainan ini, anak-anak didorong bermain di luar rumah, dalam hal ini di Kebun Raya Mangrove yang udaranya segar dan bagus, sehingga anak-anak menjadi lebih sehat,” ujar Agus Imam Sonhaji, Selasa (21/7/2026).

Ia menjelaskan, Mangrove Throne mengangkat cerita mengenai tiga kerajaan hewan yang mewakili karakter lokal, yakni Rajoboyo sebagai Kerajaan Tahta Sungai, Ratu Sura sebagai Kerajaan Laut, dan Pangeran Kera sebagai Kerajaan Mangrove.

Dalam alur permainan, ketiga kerajaan tersebut harus bekerja sama menghadapi berbagai monster yang menjadi simbol persoalan lingkungan di dunia nyata, seperti sampah plastik, limbah medis, hingga polusi udara.

Selain bertarung melawan ancaman lingkungan, pemain juga diwajibkan merawat karakter hewan peliharaannya agar tetap sehat, kenyang, dan bahagia melalui sistem daily care yang menjadi salah satu fitur utama permainan.

Tak hanya itu, pemain juga dapat meningkatkan kemampuan karakter dengan menjawab berbagai kuis edukatif yang tersedia di dalam game.

“Pemain juga bisa meningkatkan poin kepintaran hewannya dengan menjawab kuis atau soal-soal sederhana yang ada di game. Untuk materi kuis ini, kami akan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan agar materi pelajaran sekolah dapat dipelajari dengan cara yang lebih menyenangkan,” tambah Agus.

Sementara itu, pengembang Mangrove Throne, David Hermansyah, menjelaskan bahwa format web application dipilih agar permainan dapat diakses seluruh pengguna tanpa harus bergantung pada spesifikasi perangkat tertentu.

“Kenapa kami tidak membuat aplikasi Android atau iOS? Karena kalau perangkatnya berbeda atau sudah lama, akan lebih sulit. Makanya kami membuat web apps sehingga cukup membuka website, pengguna sudah bisa langsung bermain,” jelas David.

Ia menerangkan, konsep permainan mengadopsi mekanisme populer seperti Pokemon Go dan Tamagotchi yang menggabungkan sistem geolocation, pengumpulan karakter, serta perawatan hewan virtual.

Pemain dapat mencari berbagai karakter hewan di sejumlah titik dalam kawasan Kebun Raya Mangrove. Bahkan tersedia karakter musiman, seperti burung migrasi asal Australia yang hanya muncul pada periode tertentu setiap enam bulan sekali.

Setelah berhasil mendapatkan karakter, pemain harus terus merawatnya agar tingkat kesehatan dan kebahagiaannya tetap terjaga. Permainan juga memungkinkan pengguna bertukar kartu karakter, membagikan pencapaian ke media sosial, hingga melakukan pertarungan antarkarakter secara langsung dalam radius sekitar 100 meter.

Menurut David, berbagai karakter unik dalam Mangrove Throne juga berpotensi dikembangkan menjadi produk merchandise seperti kaus, topi, maupun kartu koleksi melalui kolaborasi bersama pelaku UMKM lokal.

“Ke depannya, karakter-karakter unik dalam game ini berpotensi dikembangkan menjadi merchandise fisik seperti kaos, topi, hingga kartu koleksi melalui kerja sama dengan UMKM lokal,” ujarnya.

Pengembangan Mangrove Throne berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Ke depan, Brida akan terus menambah karakter baru, memperkaya fitur permainan, serta menghadirkan sistem penghargaan berupa leaderboard bagi pemain dengan pencapaian terbaik.

David menilai konsep permainan berbasis lokasi tersebut memiliki peluang besar untuk diterapkan di berbagai kawasan edukasi maupun destinasi wisata milik Pemkot Surabaya.

“Fitur ini tidak hanya terbatas di Mangrove. Ke depannya bisa juga diterapkan di Kebun Binatang Surabaya atau kawasan Kota Tua untuk menarik lebih banyak pengunjung sekaligus memperkuat fungsi edukasi,” katanya.

Keseruan permainan tersebut turut dirasakan siswa SMPN 48 Surabaya, Iqbal Surya Pratama. Ia mengaku harus berkeliling kawasan Kebun Raya Mangrove untuk menemukan berbagai karakter hewan yang tersedia di dalam permainan.

“Seru permainannya, bisa keliling juga dapat hewan yang macam-macam. Nanti saya mau ke sini lagi supaya bisa mendapatkan Cobra. Saya baru tahu kalau di lingkungan mangrove ada Cobra,” tandasnya. (ita)

BRIDA Surabaya Edukasi Lingkungan Game Edukasi gaya hidup sehat Inovasi Digital Kebun Raya Mangrove KRM Surabaya Mangrove Throne teknologi Surabaya Wali Kota Eri Cahyadi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Mangrove Eco Run 3.0 Resmi Dibuka, Surabaya Targetkan 2.000 Pelari

28/06/2026 - 18:34 WIB

Burung hingga Kucing Bakau Jadi Bukti Ekosistem Kebun Raya Mangrove Surabaya Tetap Terjaga

26/06/2026 - 17:38 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Usaha di Permukiman, Warga Diminta Cek Legalitas dan Perizinan

18/06/2026 - 20:26 WIB

ITS Kembangkan Bensin Sawit Ramah Lingkungan, Efisien dan Berpotensi Kurangi Ketergantungan BBM Impor

07/04/2026 - 21:11 WIB

Alumni UNAIR Kembangkan JIVVA Sportswear, Jenama Lokal yang Angkat Tren Gaya Hidup Sehat

25/02/2026 - 11:42 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.