Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Hubungan Indonesia–Vietnam Meningkat

Hubungan Indonesia–Vietnam Meningkat

PEMERINTAHAN redaksi25/08/2017 - 09:00 WIB

Presiden Joko Widodo mengatakan, Indonesia dan Vietnam memiliki hubungan yang sangat erat dan telah berlangsung lebih dari 60 tahun. Ini tercermin dari kesepakatan kemitraan strategis pada tahun 2013. Bahkan, di tengah kesulitan ekonomi dunia, menurut Presiden, angka perdagangan Indonesia – Vietnam dalam 3 tahun terakhir terus menunjukkan peningkatan.

Pernyataan itu disampaikan Presiden saat menerima kunjungan Sekjen Partai Republik Sosialis Vietnam Nguyen Phu Trong, di Istana Merdeka Jakarta, pada Rabu (23/8) siang.

Dengan kondisi saat ini, Jokowi meyakini, kunjungan Sekjen Partai Republik Sosialis Vietnam itu, akan memberikan semangat baru bagi upaya peningkatan kerja sama kedua negara, Vietnam dan Indonesia.

“Indonesia mendukung keketuaan dan kesuksesan Vietnam di APEC pada tahun 2017 untuk lebih mendorong pembangunan inklusif dan kesejahteraan di kawasan,” ujar Jokowi.

Sekjen Partai Republik Sosialis Vietnam Nguyen Phu Trong tiba di halaman Istana Merdeka, Jakarta, sekitar pukul 10:30 WIB, dan disambut langsung oleh Presiden. Usai memeriksa pasukan, Presiden dan Nguyen Phu Trong bersalaman dengan para delegasi Vietnam dan Menteri Kabinet Kerja yang turut hadir.

Selanjutnya, Presiden Jokowi dan Sekjen Partai Republik Sosialis Vietnam Nguyen Phu Trong memimpin delegasi kedua negara pada pertemuan bilateral.

Enam Kesepakatan
Sebanyak 6 (enam) kesepakatan kerja sama atau Memorandum of Understanding (MoU) antara delegasi Pemerintah Vietnam dengan delegasi Pemerintah Republik Indonesia ditandatangani.

Keenam MoU yang ditandatangani itu adalah:

1. MoU kerja sama pendidikan, ditandatangani Mendikbud Muhadjir Effendy dan Wakil Perdana Menteri Menteri Luar Negeri Republik Sosialis Vietnam Pham Binh Minh.

2. MoU kerja sama pembangunan pedesaan, ditandatangani Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo dan Menteri Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Republik Sosialis Vietnam Nguyen Xuan Cuong.

3. MoU antara Kementerian ESDM dan Kementerian Industri dan Perdagangan Republik Sosialis Vietnam tentang kerja sama di bidang batubara.

4. MoU kerjasama di bidang pemanfaatan gas pada wilayah lintas batas landas kontinen, ditandatangani oleh Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Menteri Industri dan Perdagangan Republik Sosialis Vietnam Tran Tuan Anh.

5. MoU kerja sama di bidang hukum, ditandatangi oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly dan Menteri Kehakiman Republik Sosialis Vietnam Le Thanh Long;

6. Surat Pernyataan Kehendak untuk meningkatkan kerja sama antara Badan Keamanan Laut Republik Indonesia dan Penjaga Pantai Vietnam, ditandatangani oleh Kepala Badan Keamanan laut Republik Indonesia Laksamana Madya TNI Arie Soedewo dan Komandan Penjaga Pantai Vietnam Letnan Jenderal Nguyen Quang Dam. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.