Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Potensi Wisata Religi di Wilayah Pantura

Potensi Wisata Religi di Wilayah Pantura

PERISTIWA redaksi21/09/2017 - 15:00 WIB

Dalam beberapa hari terakhir ini Cak Nur (Nurwiyatno), Calon Gubernur Jawa Timur 2018, mengunjungi wisata religi di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Timur. Wilayah Pantura merupakan wilayah yang menarik perhatian, lebih dari sekedar objek wisata religi.

Sebab di wilayah ini menyimpan banyak sejarah yang dapat dipelajari dari para wali sebagai penyebar agama Islam di Jawa Timur pada era abad 16. Juga potensi ekonomi yang masih bisa dikembangkan dalam rqngka peningkatan kesejahteraan perekonomian rakyat.

Hal inillah yang membuat Cak Nur mendatangi objek objek wisata religi seperti Sunan Ampel dan Sunan Bungkul (Surabaya), Maulana Malik Ibrahim, Sunan Giri, Makam Leran dan Bukit Surowiti (Gresik), serta Sunan Drajat (Lamongan) beberapa hari lalu.

Cak Nur melihat ada hal lebih yang bisa dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam mengembangkan potensi wilayah Pantura kedepan.

Selain terdapat masyarakat yang berhubungan erat dengan pewaris budaya religi, di kawasan sekitar objek wisata, pemerintah daerah masih dapat berperan lebih untuk meningkatkan perekonomian rakyat.

Pelatihan guide local, yakni sebuah pendidikan pemandu wisata bagi para pemuda-pemudi di sekitar wilayah pembahasan berupa kecakapan tata bahasa pendamping wisatawan, baik bahasa lokal daerah Jawa Timur, bahasa Indonesia maupun bahasa internasional. Sehingga pengelola bisnis traveling bisa bersinergi dengan pengelola guide local yang ada dalam satu atap.

Peningkatan home industry, berupa pelatihan terkait potensi lokal yang belum banyak dikembangkan oleh masyarakat sekitar, misalnya cetak sablon pakaian yang berisi kata-kata filosofi para tokoh religi.

Makanan khas lokal yang disajikan dalam model lebih menarik, dengan memberikan ruang keikutsertaan para chef (ahli masak) untuk membantu pelatihan penyajian makanan lokal dengan daya tarik model baru.

Pelatihan pembuatan miniatur bangunan cagar budaya yang ada dalam wisata religi tersebut. Misalnya berupa gapura makam, masjid atau keunikan lainnya dalam model mini handycraft.

Pelatihan pengembangan produk lokal yang ada, seperti kerajinan gerabah yang ada di wilayah Laren-Lamongan. Gerabah bisa diberi unsur seni sehingga masyarakat sekitar bisa diberi pelatihan pengembangan nilai-nilai seni untuk peningkatan nilai jual gerabah.

Serta peningkatan dan perluasan ruang informasi publik berkaitan dengan potensi wisata dan kekayaan budaya Pantura Jawa Timur. Peningkatan ruang informasi publik di tempat tempat istirahat dan parkir, juga dapat berfungsi sebagai peningkatan informasi sejarah beserta pengenalan produk lokal.

Cak Nur mengakui bahwa beberapa program diatas adalah hasil diskusi dirinya dengan beberapa teman alumni GMNI Jawa Timur, khususnya yang berlatar belakang pendidikan sejarah.

Namun demikian setiap hasil diskusi dengan tim pemenangannya, Cak Nur selalu mengujinya dengan turun lapang.

Tujuannya untuk lebih memahami realita dan potensinya, sehingga gagasan yang telah didiskusikan dengan tim pemenangannya dapat dirangkum dan dipertanggungjawabkannya sebagai visi misi Cak Nur kedepan. (sak)

pilgub jatim
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.