Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
  • Khofifah Tinjau SPMB 2026 di Surabaya, Antrean Lebih Tertib dan Layanan Meningkat
  • Khofifah Sambut Jemaah Haji Kloter I, Apresiasi Layanan Imigrasi Digital
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»OLAHRAGA»Guntur, Anak Nelayan Andalan Indonesia

Guntur, Anak Nelayan Andalan Indonesia

OLAHRAGA redaksi27/09/2017 - 10:00 WIB

Guntur, nama yang singkatnya. Meski singkat, ibarat guntur di angkasa yang menggelegar, sukses beprestasi di ajang ASEAN Para Games bersama tim para renang menyumbang medali terbanyak kontingen Indonesia.

Lahir 34 tahun yang lalu, tepatnya 12 Oktober 1983, di Balikpapan Kalimantan Timur dari keluarga nelayan asal Sulawesi Selatan, ayah bernama H Senter dan ibu Hj Suwarni.

Guntur kecil hingga usia remaja tumbuh normal tanpa ada kekurangan apapun, hingga suatu saat di tahun 2000 ketika ikut berkapal membantu orang tuanya musibah terjadi, kecelakaan kapal nelayannya membuat tangan kirinya putus terkena kibasan kipas mesin kapal.

Seketika dunia serasa gelap, seolah kekurangan pada dirinya memupus segala harapan masa depannya. Beruntung orang tua tercinta, keluarga, dan kawan-kawannya tetap memberi semangat, terutama sahabatnya Lamri yang mengenalkan pada dunia paralimpian.

Singkat cerita, setelah 2 tahun menguatkan diri menerima takdir, sejak 2002 hingga 2006 berjuang untuk dapat masuk menjadi bagian atlet difabel. Tahun 2006 menjadi tahun kebangkitannya, mengikuti Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Kalimantan Timur berhasil mendapat 10 medali emas.

Perjuangan semakin membuahkan hasil saat dipanggil NPC Indonesia untuk turut memperkuat ASEAN Para Games 2011 di Solo, memperoleh 2 emas 2 perak. 2013 Myanmar 4 emas, 2015 Singapura 2 emas 2 perak dan 1 perunggu.

Untuk ASEAN Para Games ke-9 Kuala Lumpur Malaysia ini kesempatan masih diberikan padanya, berbekal pemusatan latihan jangka panjang (Training Camp) di Kopassus Solo sejak awal 2016, 5 emas dipersembahkan untuk Kontingen Merah Putih. 5 medali itu lahir dari 100m Gaya Dada SB8, 4x100m Estafet Gaya Bebas, 4x100m Estafet Gaya Ganti, 50m Gaya Dada SB8, dan 50m Gaya Bebas S8.

Atlet yang dalam pemusatan latihan dibawah pembinaan Pelatih Bima Kausar dan Dinda Ayu Sekartaji Marbun ini, bercita-cita tahun depan dapat memperkuat Indonesia sebagai tuan rumah Asian Para Games.

“Saya di Incheon 2014 sudah ikut tapi belum dapat emas, meski harus melalui seleksi ketat lagi saya akan berjuang bisa tampil di Asian Para Games 2018, dengan bayang-bayang kekuatan China saya bertekad mempersembahkan medali untuk Indonesia,” kata Guntur.

Pada penghujung wawancara di Cafe Kolam Renang Bukit Jalil, atlet yang mengidolakan atlet Indonesia Triadi, atlet Singapura Joseph Isaac Schooling, dan atlet dunia Michael Phelp, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menpora Imam Nahrawi atas perhatiannya terhadap atlet terutama atlet-atlet difabel seperti dirinya.

“Saya bangga dan senang kepada Pak Menpora Imam Nahrawi, dekat dengan atlet, kalau ketemu menyempatkan selfie, dan kalau berbicara membangkitkan semangat, terima kasih dan salam untuk beliau,” pungkasnya. (ist)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Atletico Madrid Bidik Tijjani Reijnders dari Manchester City, Diego Simeone Benahi Lini Tengah

29/05/2026 - 20:45 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Konflik di Ruang Ganti Real Madrid, Alvaro Arbeloa Dikabarkan Berselisih dengan Raul Asencio

08/04/2026 - 21:28 WIB

Liverpool Incar Gelandang Muda West Ham Mateus Fernandes, Nilai Transfer Capai Rp1 Triliun

07/04/2026 - 21:43 WIB

Cedera Lutut, Martin Zubimendi Dicoret dari Timnas Spanyol Jelang Laga Internasional

30/03/2026 - 16:48 WIB

Barcelona Mulai Bergerak: Alessandro Bastoni Jadi Target Utama Transfer Musim Panas

28/03/2026 - 22:08 WIB

Comments are closed.

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi

02/06/2026 - 21:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.