Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»KKP Bagikan 7.255 API Ramah Lingkungan

KKP Bagikan 7.255 API Ramah Lingkungan

EKONOMI BISNIS redaksi25/11/2017 - 15:00 WIB

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap mendistribusikan 7.255 bantuan alat penangkapan ikan (API) ramah lingkungan ke nelayan seluruh Indonesia pada 2017.

“Syarat untuk mendapatkan bantuan ini adalah nelayan dengan kapal di bawah 10 Gross Tonnage (GT). Selain itu juga wajib memiliki kartu nelayan dan tergabung dalam koperasi nelayan,” ungkap Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Sjarief Widjaja melalui konferensi pers di Kantor KKP Jakarta, awal pekan ini di Jakarta.

Agar API ramah lingkungan tepat manfaat dan tepat sasaran, pihaknya telah melakukan verifikasi kepada calon penerima bantuan. Semula calon penerima bantuan ini dipilih atas usulan per daerah kemudian diverifikasi oleh perguruan tinggi dan Balai Besar Penangkapan Ikan (BBPI) Semarang.

“Tim pengadaan bantuan API ramah lingkungan ini telah melakukan verifikasi kepada calon penerima bantuan dari usulan daerah. Verifikasi juga melibatkan perguruan tinggi dan Balai Besar Penangkapan Ikan (BBPI) Semarang. Kita harapkan benar-benar tepat manfaat dan tepat sasaran,” terang Sjarief.

Lebih lanjut, Sjarief menyampaikan bahwa jenis bantuan API ramah lingkungan ini disesuaikan dengan target penangkapan ikan penerima bantuan. Ikan pelagis dengan gilllnet dan bubu lipat ikan, udang atau kepiting menggunakan trammel net dan bubu rajungan, sedangkan ikan dasar menggunakan rawai dasar, rawai hanyut atau handline.

Jika dihitung sejak 2015, total bantuan API ramah lingkungan saat ini mencapai 9.021 paket. Bantuan tersebut berupa gillnet millenium, trammel net, bubu ikan, bubu rajungan, rawai, handline dan pancing tonda.

Dipaparkan oleh Sjarief, bantuan API ramah lingkungan ini sejalan dengan pilar kesejahteraan KKP. DJPT terus berkomitmen untuk membantu nelayan dalam meningkatkan pendapatan dan perekonomiannya.

Bantuan ini diharapkan dapat dioptimalkan oleh nelayan untuk menangkap ikan yang semakin berlimpah karena kebijakan dan tindakan nyata KKP dalam memberantas illegal, unregulated dan unreported (IUU) fishing.

Sjarief melanjutkan, dalam dua bulan terakhir penyerahan bantuan API ramah lingkungan telah dilaksanakan di berbagai daerah serta mendapat respon yang positif dari nelayan. Penyerahan melibatkan pihak-pihak terkait termasuk pemerintah daerah provinsi/kabupaten/kota, DPR/DPRD dan asosiasi nelayan seperti Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI).

Nelayan merasa senang dan terbantu dengan adanya bantuan pemerintah alih API tidak ramah lingkungan ke API ramah lingkungan.

“Dalam prosesi penyerahan bantuan, kami juga melakukan dialog dengan nelayan. Kita terus mendengarkan apa kemauan nelayan, sosialisasi dan fasilitasi terus kami lakukan agar nelayan benar-benar dapat mengoptimalkan bantuan pemerintah untuk memanfaatkan potensi kekayaan sumber daya ikan Indonesia yang kian melimpah,” jelas Sjarief.

Nelayan Karangsong, Indramayu, Akil menyatakan kegembiraanya usai melaut menggunakan jaring gillnet millenium. Dia mengaku hasil tangkapannya bagus dan banyak dibandingkan menggunakan jaring cantrang yang sedikit produksi tangkapan ikannya.

Senada dengan Akil, Iskandar yang merupakan nelayan Karangsong Indramayu juga membenarkan bahwa cantrang tidak menguntungkan nelayan.

“Apabila menggunakan cantrang, semua yang di dasar laut akan terangkut seperti batu, krakal, lumut dan sampah. Lebih baik pakai gillnet. Ikan saja yang terjaring dan jumlahnya banyak. Satu hari melaut bisa dapat ikan mencapai 1 ton,” tandasnya. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.