Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»9 Motor Kustom Indonesia ke Yokohama

9 Motor Kustom Indonesia ke Yokohama

KOMUNITAS redaksi28/11/2017 - 13:00 WIB

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mendukung Kustomfest Indonesian Attack 2017 tampil di panggung dunia pada acara 26th Yokohama Hot Rod Custom Show yang digelar di Pacifico, Yokohama Jepang, 3 Desember mendatang.

Kustomfest Indonesian Attack 2017 adalah gagasan Kustomfest, penyelenggara Indonesia Kustom Kulture Festival yang digelar rutin setiap tahunnya di Yogyakarta dan sudah memasuki tahun keenam.

“Luar biasa akhirnya tercapai bisa ke Yokohama Hot Road Custom Show yang sudah 26 tahun. Dulu kita pernah berpikir menampilkan custom bike di luar (negeri). Ini sangat luar biasa. Momentum luar biasa untuk membawa bikenya tampil di Yokohama, dibawah sebuah program Indonesian Attack,” ungkap Deputi Pemasaran, Joshua Puji Mulia Simandjuntak.

Director Kustomfest, Lulut Wahyudi, mengakui bahwa ini adalah pertama kali dunia kustom mendapat dukungan dari pemerintah. “Movement ini sudah diakui negara, kami lebih tenang dalam berkarya,” ucap Lulut.

Tahun 2009 lalu, Lulut diundang pertama kali acara kustom motor di Jepang. Kustomfest Indonesian Attack 2017 adalah bukti eksistensi kustom kulture Indonesia di panggung internasional.

Sembilan motor kustom yang berangkat ke Yokohama melalui proses seleksi yaitu builder yang peduli terhadap kustom, memiliki warna bagi builder Indonesia dan futuristic style. Sembilan motor kustom tersebut yaitu karya Custom Concept Industries (Jakarta), Kedux Garage (Bali), Old Crack Cycles (Jakarta), Imagineering Customs (Jakarta), Queen Lekha Choppers (2 motor) (Jogjakarta), Puspa Kediri Custom (Jakarta), Chopperland (Jakarta), dan Smoked Garage (Bali).

“Visinya yang hebat, ingin menunjukkan karyanya di dunia dan membawa nama Indonesia. Kita menyatukan visi kita ke Jepang, bukan untuk menang, tapi menunjukkan nama Indonesia di dunia,” tambah Lulut.

Salah satu builder, Yayak, mengungkapkan rasa bangganya mewakili Indonesia di kancah internasional. “Saya yang di daerah kaget ketika saya harus membawa karya saya untuk bisa sejajar dengan karya orang-orang di dunia. Disana saya akan belajar, saya akan melihat bagaimana di belahan dunia lain kustom kulturnya,” ucap Yayak.

Deputi Pemasaran, Joshua Puji Mulia Simandjuntak, menambahkan tiga tujuan Bekraf diantaranya meningkatkan PDB, tenaga kerja, dan ekspor. Menurutnya, builder Indonesia bisa melaksanakan ketiganya.

Harapannya yaitu Kustomfest mewakili dunia kreatif otomatif Indonesia untuk dikenal dunia luar dan melihat potensi kerjasama dengan builder mancanegara yang bisa menghasilkan devisa.

“Kedepannya ada program lanjutan karena saya perhatikan custom culture ini sebenarnya juga sejalan dengan tujuan Bekraf meningkatkan tenaga kerja. Dalam hal ini kerajinan, sebuah skill yang diaplikasikan di dunia otomotif,” pungkas Joshua. (sak)

Surabaya Creative City Forum
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.