Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»SENI BUDAYA»Konsep Sunyata Wakili Indonesia di Venesia

Konsep Sunyata Wakili Indonesia di Venesia

SENI BUDAYA redaksi23/12/2017 - 14:00 WIB

Indonesia akan tampil untuk kedua kalinya di La Biennnale Architettura di Venezia. Setelah mengirimkan wakil di tahun 2014 lalu, tahun depan Indonesia akan kembali dengan mengusung konsep yang lebih kontemporer.

Melalui seleksi yang dilakukan oleh Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) bekerjasama dengan Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI) telah terpilih enam kurator seni dengan konsep berjudul Sunyata : The Poetics of Emptiness yang akan mewakili Indonesia pada 25 Mei hingga 26 November mendatang.

“Kami memilih mereka karena narasinya sudah sesuai dengan kurator disana. Menurut juri, Sunyata adalah karya yang paling kuat untuk menunjukkan arsitektur kontemporer Indonesia,” ujar Wakil Kepala Bekraf Ricky Joseph Pesik yang juga merupakan Ketua Komisioner Tim Paviliun Indonesia di La Biennale Architettura Venezia 2018.

Sementara itu menurut Deputi IV Bidang Pemasaran Bekraf Joshua Puji Mulia Simandjuntak tim kurator seni yang terpilih ini didominasi oleh para arsitek muda. “Artinya, subsektor ini sedang menikmati bonus demografi dengan harapan para arsitek muda bisa sejajar dengan arsitek dunia,” ujarnya.

Adapun enam kurator seni yang telah terpilih yaitu Ary Indra, David Hutama, Dimas Satria, Jonathan Aditya, Ardy Hartono dan Johanes Adika. Para delegasi ini dipilih berdasarkan hasil kurasi dalam dua tahap, 9 dan 15 Oktober 2017 di Jakarta. Dari 70 proposal, proses kurasi menghasilkan 5 proposal yang masuk dalam proses penjurian.

Sedangkan dalam tahap kedua setiap tim diberikan waktu untuk mempresentasikan karya mereka dihadapan para juri yang terdiri dari Jay Subyakto, Goenawan Mohamad, Gunawan Tjahjono, Budi Lim dan Ahmad Tardiyana.

Menurut Ary Indra selaku Ketua Tim Kurator yang telah terpilih, melalui Sunyata tim kurator ingin menampilkan Indonesia dalam nafas yang lebih kontemporer.

Suyata berasal dari kata sunya atau kosong (hampa) dan ta sebagai pembentuk kata benda, sehingga berarti kekosongan atau kehampaan.

“Manusia akan disadarkan dengan ruang kosong yang sering dilupakan. Membiarkan manusia untuk menaklukkan kekosongan. Kita ingin orang datang melihat karya kita dan merenung akan kesunyian,” ujarnya.

Nantinya, karya ini akan menggunakan kertas sebagai material utama dan paviliun Indonesia merupakan abstraksi dari konsep kekosongan yang memiliki beragam wujud dan rupa di arsitektur Indonesia. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Reog Purbaya Surabaya Raih Juara 3 Nasional FNRP 2026, Lampaui Target dan Harumkan Kota Pahlawan

16/06/2026 - 12:59 WIB

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Meriahkan Hari Guru, KGPS Luncurkan Buku Puisi

01/12/2025 - 11:00 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

GeLORa Wadahi PT Tingkatkan Peran sebagai Pelestari Budaya

14/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.