Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Program Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda

Program Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda

KOMUNITAS redaksi15/01/2018 - 11:00 WIB

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meresmikan Pahlawan Ekonomi dan Pejuang Muda 2018 dengan harapan semakin banyak ibu–ibu yang mau untuk ikut bergabung dalam Pahlawan Ekonomi program Pemerintah Kota Surabaya.

Dalam penyampaiannya di depan peserta Pahlawan Ekonomi , Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya menyampaikan alasan mengapa ada Pahlawan Ekonomi ini.

“Program Pahlawan Ekonomi ini dilatarbelakangi oleh permasalahan keluarga yang tergolong miskin meskipun sang suami bekerja. Salah satu jalan untuk mengatasi ini yaitu menggerakkan roda perekonomian keluarga kedua yaitu ibu atau istri,” kata Wali Kota Surabaya.

Wali Kota terus memotivasi para warga Surabaya yang hadir dengan bercerita tentang pendapatan yang bisa diraih oleh para UMKM di Pahlawan Ekonomi ini. “Saya ingin warga disini bukan menjadi warga yang punya bisnis yang biasa – biasa saja. Tetapi juga berbeda. Contohnya saja bakso hitam, yang punya omset 500ribu rupiah bersih per hari,” kata Risma.

Menurutnya, berjualan di kelas bawah dan menengah ke atas sama – sama capek. Untuk itu, dengan bergabung di Pahlawan Ekonomi, produk – produk UMKM akan dibranding dengan packaging yang menarik agar laku hingga menyasar ke pasar menengah ke atas. Harapannya pun pendapatan juga lebih banyak dari hasil menjual di pasar menengah ke atas.

Senada dengan Wali Kota Surabaya, Yudi Humas Pahlawan Ekonomi mengatakan, di Pahlawan Ekonomi masyarakat Surabaya tidak hanya diajarkan pelatihan saja. Tetapi juga dibantu dalam pengurusan perijinan oleh Pemkot Surabaya secara gratis.

“Di Pahalawan Ekonomi dan Pejuang Muda, tidak hanya diberikan pelatihan saja, tetapi perijinannya juga dibantu oleh Pemkot secara cuma – cuma. Tunggu apa lagi kalau lahan ini sudah dibuka luas. Sangat disayangkan bila peluang ini terbuang percuma,” kata Yudi.

Yudi juga mengatakan, PE dan PM ini merupakan peluang yang besar dan bisa dimanfaatkan bagi anak muda. Menurutnya, kesempatan seperti ini, mungkin tidak ada di kota lain yang mengadakan pelatihan secara berkala.

Saat ini sudah ada 8.656 ukm yang sudah bergabung di UMKM Surabaya Pahlawan Ekonomi. Dari jumlah tersebut, ada 99 produk usaha unggulan yang sudah dijual di pasar internasional dan usaha unggul 105 produk yang sudah berstandar nasional dan ASEAN.

“Selain itu, ada 234 produk usaha utama yang dipasarkan di Jatim. Sedangkan di sisi lain, ada 999 produk mandiri yang sudah bisa berproduksi setiap hari,” ujar pria berkacamata ini.

Harapannya, kata Yudi, di tahun 2018, jumlah UMKM yang begabung di program PE dan PM ini bisa mencapai lebih dari 20.000 UKM. “Ini akan bagus kalau kita mencapai target itu, mengingat Surabaya berpenduduk 3juta orang. Dan targetnya ada 20.000 UKM yang akan bergabung di Pahlawan Ekonomi,” katanya.

Sebagai tolak ukur, di awarding Pahlawan Ekonomi di Jalan Tunjungan beberapa waktu lalu, omset penjualan bisa mencapai 1,6 miliar. Menurut Yudi, ini melebih target yang ditentukan sebesar 1,5 miliar. “Banyak faktor yang mendukung, salah satunya produk yang dipasarkan melalui Pahlawan Ekonomi sudah maju dan punya produk yang benar–benar unggul,” ujarnya.

Untuk omset per bulan, rata–rata UKM yang berusaha makanan mempunyai pendapatan rata – rata paling tinggi, yaitu diatas Rp 5 juta per bulan. Sedangkan usaha handicraft berada di bawahnya. Yudi menyampaikan, di sisi lain, sudah ada 45 produk usaha yang tergabung dalam Tata Rupa Prime yang bisa mempunyai omset sampai Rp 20–50 juta per bulan.

Selanjutnya, Pahlawan Ekonomi akan lebih fokus ke Go Global, Go Financial dan Go Digital agar pemasaran produk para Pahlawan Ekonomi lebih banyak karena memasarkannya melalui digital. “Selama ini kita sudah memasarkan secara online melalui facebook, dan itu akan kita teruskan,” katanya.

Selain adanya pelatihan untuk membuat produk – produk unggulan, Pahlawan Ekonomi juga mengadakan pelatihan isidentil yang di tahun 2017 sebanyak 3-4 kali pelatihan diadakan. Selanjutnya, kata Yudi, di tahun 2018 ini, harapannya bisa mengadakan pelatihan isidentil sebanyak sebulan sekali.

Contohnya saja pelatihan beauty class. Yudi mengaku, dalam pelatihan beauty class ini, banyak warga Surabaya yang tertarik mengikuti. Bahkan, kelas yang punya kuota sebanyak 50 orang selalu penuh.

“Yang paling banyak ikut memang anak muda dan perempuan yang paling banyak ikut dalam pelatihan beauty class. Harapannya dengan beberapa pihak bisa memperbanyak, setidaknya bisa sebulan sekali,” katanya. (ita)

sarapan pagi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.