Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
  • Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia
  • DJP Jatim I Gandeng GP Ansor Perluas Edukasi Perpajakan dan Tingkatkan Kepatuhan Wajib Pajak
  • Sinergi UNAIR dan ILO Siapkan Generasi Muda Hadapi Transisi Energi Berkeadilan
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PROFIL»Kisah Kilion Manggara Menghadirkan Cahaya

Kisah Kilion Manggara Menghadirkan Cahaya

PROFIL redaksi18/01/2018 - 16:00 WIB

Namanya Kilion Manggara, seorang pensiunan guru SD yang berkat usaha keras bersama para warga di desanya berhasil menghadirkan listrik melalui Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang dibangun oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

“Sepulang bertandang ke desa tetangga, suatu malam beberapa tahun lalu, Kilion Manggara terhenyak. Desa Arefu yang ia kunjungi itu terang benderang. Kampungnya sendiri, Desa Amdui, di Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat, masih gelap gulita di malam hari. Tak ada penerangan listrik di desa itu,” unggah Presiden Joko Widodo di akun Facebook-nya, Minggu (14/1).

Setibanya di rumah, Kilion Manggara (dalam foto berkaos kuning) ini lalu menulis surat yang ditujukan ke Dinas Energi Kabupaten Raja Ampat. “Saya prihatin masyarakat gelap terus,” katanya sebagaimana ditulis Jokowi.

Tim Kementerian ESDM berkesempatan mendengar langsung cerita Kilion Manggara, saat peresmian PLTS di Desa tersebut pada 21 Agustus 2017.

“Saya buat surat yang saya buat dengan tangan saya sendiri. Saya datangi Bapak Kepala Kampung jam tujuh malam. Saya prihatin masyarakat gelap terus. Bapak Kepala Kampung tandatangani dan kami kirim dan kita tunggu,” ceritanya berapi-api kepada tim yang dipimpin Dadan Kusdiana yang saat itu menjabat Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama, mewakili Menteri ESDM.

Dari sinilah awal aspirasi Kilion Manggara dan kepala kampungnya didengar Pemerintah di Jakarta. Kementerian ESDM kemudian turun tangan mewujudkan keinginan Kilion dan warga Amdui melalui pembangunan PLTS Terpusat.

“Begitu senangnya, masyarakat Desa Amdui ikut bekerja membangun PLTS ini. Mereka bahkan membuat pagar di sekeliling PLTS untuk menjaganya,” tulis Presiden Jokowi.

Kini, Desa Amdui telah dialiri listrik dari PLTS Terpusat berkapasitas 30 kWp untuk sekitar 130 KK di 103 rumah. Jadi, tiap rumah rata-rata mendapat jatah sekitar 600 watt jam per harinya.

PLTS Terpusat di Desa Amdui merupakan program Kementerian ESDM melalu Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) yang dikerjakan sekitar 2,5 bulan oleh PT Industri Telekomunikasi dan Informasi (INTI) dan beroperasi sejak 27 Juli 2017.

Warga Amdui juga telah dilatih oleh tim PT INTI untuk melakukan maintenance secara berkala. Berkat Kilion Manggara, cahaya hadir di salah satu wilayah terindah di Timur Indonesia. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Vokasi Jadi Pilihan Utama, Siswi Asal Surabaya Pilih Kuliah Berbasis Praktik demi Kesiapan Kerja

28/06/2026 - 18:26 WIB

Kisah Haru Ibu Anis, Dampingi Anak Sakit Demi Wujudkan Mimpi Masuk Psikologi UNAIR

27/06/2026 - 18:56 WIB

Khofifah Raih Penghargaan Nasional CSR Desa Berkelanjutan 2026, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Bangun Desa Mandiri

25/04/2026 - 10:10 WIB

Formula 1 Resmi Kembali ke Istanbul Park Mulai 2027, Kontrak Lima Tahun Perkuat Ekspansi Global

24/04/2026 - 20:23 WIB

Dedikasi Amelia Febriani, Alumni UNAIR yang Bersinar di Kancah Global Lewat Inovasi Pendidikan Berbasis Empati

08/04/2026 - 21:16 WIB

Perjalanan Inspiratif Alumni FK Unair di Gaza

06/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers

19/07/2026 - 18:29 WIB

Fundamental Ekonomi dan Reformasi Transparansi Perkuat Daya Tarik Investasi Indonesia

17/07/2026 - 19:50 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.