Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»Potensi Sambiloto Sebagai Antikanker

Potensi Sambiloto Sebagai Antikanker

KESEHATAN redaksi09/06/2018 - 12:00 WIB

Kanker merupakan salah satu penyakit yang sulit diatasi dengan frekuensi yang semakin meningkat. Sementara itu, pengobatan kanker memerlukan biaya yang tinggi. Mengingat Indonesia sangat kaya dengan tanaman obat, maka salah satu strategi yang perlu diperhatikan yaitu memelajari kemungkinan pengobatan dari alam.

Sambiloto (Andrographis paniculata NESS) dikenal dan digunakan secara luas di kawasan Asia, terutama Indonesia, untuk mengobati berbagai gangguan kesehatan.

Andrografolida merupakan salah satu senyawa aktif utama dari Sambiloto. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa andrografolida mempunyai efek antioksidan, antiinflamasi, imunostimulan, antimalaria, serta antikanker.

Prinsip kerja obat antikanker adalah menekan pertumbuhan dan proliferasi sel kanker yang aktif, namun sebagian besar bersifat tidak selektif sehingga menimbulkan efek toksik terhadap sel normal. Potensi andrografolida sebagai calon obat antikanker sangat menjanjikan.

Sejalan dengan uji efikasi untuk menilai efek terapi suatu calon obat maka harus dilakukan uji toksisitas untuk memastikan bahwa zat aktif ini aman untuk manusia, mulai dari masa embrio hingga usia lanjut.

Keamanan andrografolida harus dipastikan sebelum diaplikasikan sebagai obat pada manusia. Sebuah penelitian empiris menyatakan bahwa sambiloto tidak dianjurkan untuk diberikan pada ibu hamil dan ibu menyusui.

Hingga saat ini, belum ada data yang bermakna bahwa andrografolida dan ekstrak sambiloto mempunyai efek toksik terhadap viabilitas dan siklus sel punca mesenkimal (SPM) serta proses diferensiasi SPM menjadi osteoblas.

Berdasarkan latar belakang tersebut, diperlukan penelitian untuk menganalisis efek andrografolida dan ekstrak/fraksi sambiloto terhadap viabilitas, siklus, serta faktor transkripsi diferensiasi BMMSC menjadi osteoblas.

Pemaparan penelitian tersebut dipresentasikan dr Wening Sari MKes pada sidang disertasi doktoralnya, beberapa waktu lalu di Teaching Theatre Lt. 6 Gedung IMERI FKUI, Salemba. Disertasi berjudul “Efek Andrografolida dan Ekstrak Sambiloto (Andrographis paniculata NESS) terhadap Viabilitas, Siklus Sel, serta Faktor Transkripsi Diferensiasi Bone Marrow Mesenchymal Stem Cells (BMMSC) Menjadi Osteoblas” berhasil dipertahankan dihadapan tim penguji.

Bertindak selaku ketua tim penguji dr Wawaimuli Arozal MBiomed PhD dengan anggota tim penguji Prof dr Mohammad Sadikin DSc, dr Radiana Antarianto MBiomed PhD; dan Prof Dr Abdul Salam M Sofro PhD SpKT(K) dari FK Universitas YARSI.

Di akhir sidang, Dr dr Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH MMB selaku ketua sidang mengangkat dr Wening Sari MKes sebagai Doktor dalam bidang Ilmu Biomedik di FKUI. Promotor Prof dr Fransiscus D Sujatna PhD SpFK(K) dan ko promotor Prof Dr dr Erni Hernawati Purwaningsih MS dan Yuyun Kusnadi PhD (Stem Cell and Cancer Institute) berharap hasil penelitian ini dapat memberikan informasi ilmiah untuk memahami potensi risiko dan keamanan andrografolida serta ektrak herba sambiloto sebagai calon obat antikanker terhadap viabilitas dan proliferasi BMMSC pada tingkat seluler dan molekuler. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Protein Hewani Jadi Fokus Edukasi FKH dan FKM UNAIR untuk Cegah Stunting

09/07/2026 - 16:21 WIB

Cegah Stunting, FKH dan FK UNAIR Edukasi Ibu Hamil di Bojonegoro tentang Pentingnya Nutrisi Optimal

09/07/2026 - 16:10 WIB

Stunting Bojonegoro Jadi Fokus Kolaborasi FKH UNAIR dan Pemkab melalui Edukasi Protein Hewani

09/07/2026 - 16:03 WIB

Skrining Status Gizi Digelar FKH dan FK UNAIR di Delapan SD Bojonegoro

07/07/2026 - 19:47 WIB

FKH UNAIR Dorong Deteksi Dini Stunting pada Usia Pra-Pubertas di Bojonegoro

07/07/2026 - 19:39 WIB

FKH UNAIR Pimpin Pengabdian Masyarakat Cegah Stunting di Delapan SD Bojonegoro

07/07/2026 - 19:32 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.