Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»SENI BUDAYA»Ada Damar Kurung di Giri Kedaton Gresik

Ada Damar Kurung di Giri Kedaton Gresik

SENI BUDAYA redaksi25/06/2018 - 16:00 WIB

Pemasangan Damar Kurung di sekitar Gresik sebagai sebuah budaya lokal mulai banyak ditinggalkan generasi muda. Namun kehadiran mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) menumbuhkan lagi semangat pemuda Giri Kedaton mengenalkan Situs Giri Kedaton dengan pemasangan damar kurung, sebentuk lampion khas Gresik.

Mahasiswa Unair tersebut tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKMM). Mereka ada lima orang yaitu Muhammad Ainur Rofiq (FST) selaku ketua dengan anggota Ayu Ummi Maufiroh (FST), Ika Zulkafika Mahmudah (FKp), Muhamad Wahyu Hidayat (FISIP), dan Tia Eka Novianti (FKM).

Kelimanya membuat laporan berjudul “KERATON (Kultur Edukasi Giri Kedaton)” dan berhasil lolos seleksi pendanaan Kemenristek Dikti dalam program PKM 2018, dan membuat Karang Taruna “Sekar Kedaton” dan siswa-siswi MTs Ma’arif Sidomukti aktif ikut melakukan pemasangan damar kurung.

Inovasi pemasangan kembali Damar Kurung di Situs Giri Kedaton ini juga mendapat bantuan dari founder Damar Kurung Institute, Novan Afandi, untuk menyelenggarakan workshop tentang budaya lokal Damar Kurung.

Bahkan, Damar Kurung yang terpasang di Situs Giri Kedaton itu merupakan hasil karya pemuda Sekar Kedaton. Gambarnya menceritakan berbagai kisah kegiatan di bulan Ramadhan.

Pemasangan Damar Kurung ini juga tidak lepas dari usaha keras para kader KERATON yakni Kartar Sekar Kedaton dan siswa MTs. Ma’arif Sidomukti yang tergabung dalam Kelompok Pemuda Peduli Budaya.

“Mewakili Karang Taruna dan pihak MTs. Ma’arif Sidomukti saya sangat bersyukur dengan adanya program PKMM ini. Selain mengajarkan kembali kepada pemuda untuk mengenal sejarah dan budaya, juga mengasah kreatifitas pemuda dalam literasi dan karya seni,” kata Imam Fanani, ketua Kartar Sekar Kedaton yang juga guru di Mts. Ma’arif Sidomukti.

”Kami meresmikan pemasangan Damar Kurung itu pada Sabtu 2 Juni 2018 lalu, tepat pada malam ke-18 Ramadhan 1439-H, ditandai pemotongan pita oleh juru kunci Situs Giri Kedaton, Bapak Mukhtar, serta dihadiri Dosen Pembimbing kami, Ibu Harsasi Setyawati SSi MSi,” kata M Ainur Rofiq, seperti dikutip PIH Unair.

Damar Kurung itu dipasang di sepanjang anak tangga jalan menuju Situs Giri Kedaton. Keindahan Damar Kurung di malam hari dari atas bukit menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dan wisatawan.

”Alhasil dengan pemasangan itu berhasil menjadikan Situs Giri Kedaton yang biasanya sepi, kini menjadi ramai pengunjung, terutama pada sore hingga malam hari dan Damar Kurung bisa dinikmati keindahannya,” tambah Rofiq.

Menurut Rofiq, berdasarkan hasil diskusi dengan kelompok peduli budaya di Gresik, pemasangan Damar Kurung selain selama bulan Ramadhan juga pada malam-malam tertentu untuk menumbuhkan ciri khas Damar Kurung sebagai daya tarik wisata sejarah.

“Dengan adanya Damar Kurung ini diharapkan dapat menarik pengunjung untuk datang ke Situs Giri Kedaton. Setelah Damar Kurung ini, akan ada launching buku yang berisi cerita dan informasi, buku itu karya Pemuda Kedaton serta display foto dan keterangan yang menjelaskan Situs Giri Kedaton,” tambah Ika, anggota Tim PKMM.

“Harapan kami, masyarakat yang datang kesini bukan hanya rekreasi dan untuk foto, tetapi juga dapat belajar tentang sejarah dan budaya,” kata Ika.

Disela peresmian juga dilanjutkan pemutaran video tembang dolanan peninggalan Sunan Giri dan dolanan tempo doloe yang dilantunkan H Oemar Zainuddin, budayawan Gresik. Diantara tembang dalam video itu adalah Barisan Terikan Tempe, Duh Sangang Sasi, Arek Cilik Diulang Ngaji, dll.

“Sebagai orang tua, saya berharap masih ada pemuda yang peduli terhadap budaya yang ada, bahkan agar tetap berkembang dan tidak punah. Orang asing saja mau mempelajari budaya kita, jangan sampai kita pemiliknya malah lalai,” kata budayawan yang akrab disapa Pak Noot itu.

Dalam sesi permainan dolanan tempo doloe itu diajarkan oleh pemuda Giri Kedaton kepada anak-anak pengunjung yang mulai ramai berdatangan hingga tengah malam. Dolanan yang dimainkan antara lain Cublak-Cublak Suweng dan Jamuran yang dulu pernah diajarkan oleh Sunan Giri. (ita)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Reog Purbaya Surabaya Raih Juara 3 Nasional FNRP 2026, Lampaui Target dan Harumkan Kota Pahlawan

16/06/2026 - 12:59 WIB

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Meriahkan Hari Guru, KGPS Luncurkan Buku Puisi

01/12/2025 - 11:00 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

GeLORa Wadahi PT Tingkatkan Peran sebagai Pelestari Budaya

14/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.