Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»SENI BUDAYA»Pameran ‘No Limit No Fear’ di HoS

Pameran ‘No Limit No Fear’ di HoS

SENI BUDAYA redaksi13/07/2018 - 14:00 WIB

Dengan semangat bebas berekspresi dalam menciptakan karya seni, para seniman muda yang tergabung dalam Forum Aliansi berupaya untuk terus mengasah kreatifitas, menghasilkan karya-karya menarik dengan menggunakan beragam media.

Keberanian untuk keluar dari batasan-batasan dalam berkarya tampak pada gelaran karya bertajuk “No Limit No Fear” yang diselenggarakan di Galeri Paviliun House of Sampoerna pada tanggal 13 Juli – 11 Agustus 2018.

Sebanyak 31 karya baik berbentuk 2 maupun 3 dimensi diciptakan untuk merespon tema “No Limit No Fear” yang tersaji secara apik dengan keunikan cerita di baliknya.

Para seniman muda yang turut serta dalam pameran ini menerjemahkan pemahaman akan keberanian melalui beragam cara, seperti menggambarkannya langsung kedalam karya atau dengan cara keluar dari pakem yang selama ini mereka anut.

Yakni pakem menggunakan media selain kanvas dan bereksperimen dengan warna serta teknik yang tidak biasa.

Seperti karya dari Zulfikar Risky dengan karya berjudul “Arena Tinju Pemuja Batu” yang merespon tema pameran ini dengan mengibaratkan seorang seniman sebagai seorang petinju berkepala macan.

Yakni seorang petarung yang harus rutin berlatih dan siap bertempur di medan perang dalam kondisi apapun.

Lain halnya dengan Raka Valdiansyah yang berjudul “Penyet-Penyetan”, baginya berkarya itu bukan melulu hanya soal melukis, melainkan bermain-main dengan media lainpun juga bisa dianggap berkarya.

Karya Raka terbilang sangat unik karena menggunakan media seng, stiker yang dikombinasikan dengan drawing sehingga menghasilkan karya yang bahkan tidak terpikirkan oleh orang lain.

Keunikan karya serta cerita dari masing-masing anggota Forum Aliansi inilah yang diharapkan akan menjadi inspirasi dan menumbuhkan jiwa seni pada masyarakat untuk turut ikut berkarya.

Forum Aliansi, yang terbentuk 2017 atas dorongan House of Sampoerna (HoS), awalnya merupakan sekumpulan anggota alumni SMSR yang secara aktif berkegiatan seni.

Kedepannya Forum Aliansi diharapkan menjadi wadah yang membuka kesempatan seluas-luasnya bagi semua seniman Surabaya yang ingin bergabung dan berkarya bersama.

“Dengan terselenggaranya pameran ini kami ingin silaturahmi antar anggota alumni tetap terjalin sehingga tujuan utama kami untuk terus menanamkan nilai-nilai seni di jiwa masyarakat dapat terwujud” ujar Miftahul Khoir, Ketua Forum Aliansi saat memberikan ulasannya.

Pameran “No Limit No Fear” juga menjadi pameran pertama yang digelar di Galeri Paviliun, yakni ruang galeri baru yang menempati bangunan paviliun Rumah Barat.

Serta memiliki misi pendidikan dalam memperkenalkan seni, budaya dan sejarah dalam berbagai program pameran yang digelar setiap bulannya, dengan melibatkan seniman dari berbagai latar belakang, kolektor, komunitas, institusi pendidikan dan budaya dari dalam maupun luar negeri, yang memiliki kepedulian yang sama dalam perkembangan dan pelestarian seni dan budaya. (ita)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Reog Purbaya Surabaya Raih Juara 3 Nasional FNRP 2026, Lampaui Target dan Harumkan Kota Pahlawan

16/06/2026 - 12:59 WIB

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Meriahkan Hari Guru, KGPS Luncurkan Buku Puisi

01/12/2025 - 11:00 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

GeLORa Wadahi PT Tingkatkan Peran sebagai Pelestari Budaya

14/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.