Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»Iko, Aplikasi Peramal Usia Biologis

Iko, Aplikasi Peramal Usia Biologis

KESEHATAN redaksi17/09/2018 - 14:30 WIB

Pembangunan manusia yang baik berangkat paling mula dari fertilitas. Hal tersebut disampaikan oleh Prof Budi Wiweko atau yang kerap disapa Prof Iko, profesor Fakultas Kedokteran universitas Indonesia (KUI) yang baru dikukuhkan sebagai guru besar tetap pada akhir pekan lalu di Aula IMERI FKUI, Kampus UI Salemba, Jakarta Pusat.

Prof Iko telah membaktikan kariernya pada riset terhadap cadangan dan fungsi ovarium pada total 1.616 perempuan Indonesia. Berangkat dari temuan riset tersebut, ia membidani lahirnya aplikasi IKO (Indonesia Kalkulator Ocytees) yang dapat meramalkan usia biologis perempuan.

Aplikasi IKO sangat penting bagi para perempuan yang hendak memiliki keturunan. Melalui perhitungan usia biologis yang dapat menunjukkan kualitas sel telur, para perempuan dapat memperkirakan waktu yang tepat buat merencanakan kelahiran buah hati.

Hal ini dirasakan amat bermanfaat bagi para perempuan penderita/penyintas kanker. Kanker membuat usia biologis perempuan menjadi lebih tua daripada usia normal, yang berdampak pula pada menurunnya kualitas sel telur sebelum waktunya.

“Penelitian yang kami kerjakan pada 44 perempuan usia reproduksi, para penderita kanker mempunyai usia biologis yang lebih tua 10 tahun,” papar Prof Iko dalam pidato pengukuhannya.

Oleh karena itu, para penderita kanker yang tetap ingin memiliki keturunan berkualitas dapat memeriksakan usia biologisnya terlebih dulu melalui aplikasi IKO. Kemudian, secepat mungkin melakukan preservasi ovarium dalam bentuk simpan beku.

“Saat ini, pelayanan simpan beku ovarium telah mulai dilakukan FKUI – RSCM. Pengembangan metode ini pun kami lakukan pada kelompok pasien yang terancam kehilangan fungsi reproduksi akibat kista,” lanjutnya.

Prof Iko menyebut, aplikasi IKO yang dapat diunduh secara personal ini diharapkan dapat membantu para perempuan yang terhambat dalam memiliki keturunan dan tidak dapat menjangkau kualitas layanan kedokteran reproduksi yang baik.

“Studi kami di Jakarta, Surabaya, dan Denpasar melaporkan bahwa tidak lebih dari 50% penduduk Indonesia mendapatkan layanan kedokteran reproduksi di kotanya sendiri. Beberapa harus pergi ke kota atau provinsi lain, bahkan luar negeri,” pungkas Wakil Direktur IMERI FKUI ini.

Prof Iko dinobatkan sebagai profesor termuda FKUI dalam usia 47 tahun. Dalam aktivitasnya sebagai peneliti, Prof Iko kerap melakukannya secara trandisiplin, mulai dari melibatkan Fakultas Ilmu Komputer, Matematika dan Pengetahuan Alam, hingga Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Ia berharap, konsistensinya meneliti dalam bidang kedokteran reproduksi mampu memberi perhatian pada peningkatan kualitas hidup manusia melalui pembangunan layanan kesehatan reproduksi yang bermutu di Indonesia. (sak)

IKO Ovarium Prof Budi Wiweko
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.