Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»Rumkital Dr Ramelan Bangun Poli Paru

Rumkital Dr Ramelan Bangun Poli Paru

KESEHATAN redaksi15/09/2018 - 15:30 WIB

Didasari atas tingginya pengidap Tuberkolusis (TB) paru di Jawa Timur, Rumah Sakit Angkatan Laut ( Rumkital) Dr Ramelan Surabaya membangun polisi khusus penyakit menular tersebut. Poli khusus bagi penyakit menular berada dalam gedung seluas 1.680m2, dengan menyediakan 65 bed berfasilitas lengkap.

Dokter spesialis paru Letkol (L) Sri Sarwosih Indah mengatakan, sebagai kota besar Surabaya menempati posisi pengidap tertinggi TB Paru di Jawa Timur. Sedangkan provinsi pimpinan Gubernur Soekarwo menempati posisi kedua peringkat tertinggi setelah DKI.

“Tahun 2018 ini saja penderita TB Paru di Surabaya mencapai 5.000 orang,” kata Letkol (L) Sri Sarwosih Indah pada awak media di Ruang 4 Paru Rumkital Dr Ramelan, Jumat (14/09).

Lebih lanjut, Letkol Indah juga memaparkan jika penularan tercepat dari TB tidak lain adalah Paru. Sebab, penularannya bisa melalui percikan saluran pernapasan.

Di Surabaya sendiri, percepatan penularan disinyalir dari kondisi padatnya populasi. Selain itu juga bisa diakibatkan oleh berdempetannya tempat tinggal warga.

Indikasinya, karakter sempitnya pemukiman warga Surabaya dengan ventilasi yang tidak memadai. “Pengapnya ruangan dan saling berdempetan antara rumah satu dan lainnya memungkinkan virus menular cepat,” tandasnya seraya menunjukkan sejumlah penyebab penularan TB Paru.

Terkait besarnya jumlah pasien TB Paru di Surabaya, Rumkital Dr Ranelan berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada pasien, dengan dibangunnya gedung pelayanan khusus yang peresmiannya dilakukan oleh Kepala Staf Anglatan Laut (KSAL) Laksamana Ade Supandi, dua tahun lalu.

Tercatat, gedung yang 80 persen dibangun dari dana milik Rumkital itu telah menampung dan menangani 2.466 pasien. Didukung 5 dokter spesialis paru, 40 perawat dan 12 tenaga non medis tersebut pembangunannya menelan total biaya Rp 13,4 miliar.

Terpisah, Kepala Rumkital Dr Ramelan Laksamana Pertama TNI IDG Nalendra Djaya Iswara SpB SpBTKV mengatakan, fasilitas gedung paru merupakan pelayanan terbaik Rumkital Dr Ramelan sebagai rumah sakit rujukan.

“Penderita TB Paru sendiri harus menjalani perawatan intensif dan isolasi. Setidaknya selama kurang lebih 6 bulan. Gedung ini secara teknis sangat dibutuhkan keberadaannya,” paparnya seraya menunjukkan ruang isolasi yang ada di gedung 4 lantai itu kepada awak media. (ita)

Poli Paru RSAL Rumkital Dr Ramelan
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.