Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang
  • Cegah Manipulasi Domisili Saat SPMB 2026/2027, Pemkot Surabaya Optimalkan Verifikasi melalui Cek In Warga
  • Pemkot Surabaya dan Komdigi Uji Coba Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Lebih Tepat Sasaran
  • Khofifah Lantik 65 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Tekankan Pendidikan Karakter untuk Wujudkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045
  • UNAIR Matangkan Persiapan ON MIPA-PT 2026, Siap Sambut Finalis dari 85 Perguruan Tinggi
  • Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global
  • Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Rampak Sarinah Belajar Soal Kampung

Rampak Sarinah Belajar Soal Kampung

KOMUNITAS redaksi26/09/2018 - 14:00 WIB

Ir Bambang Irianto, pemenang Kalpataru Kategori Pembina 2018 telah membuktikan bahwa gotong royong menjadi kunci transformasi sebuah kawasan kumuh. Kampung Glintung Kota Malang awalnya adalah kampung kumuh yang kemudian bertransformasi menjadi kampung pemenang inovasi dunia tahun 2017 di Guanzhou China.

Hal ini mendorong anggota DPR RI, Eva Sundari untuk mengajak anggota Rampak Sarinah dan pemuda dari beberapa kecamatan dari Kabupaten Kediri dan Blitar untuk belajar pengembangan kampung yang ramah lingkungan. Pembelajaran dilakukan selama tiga hari pada 24-26 September dan diikuti 120 peserta.

Bambang Irianto memberi motivasi bahwa kunci keberhasilan Gerakan Menanam di Kampung Glintung ada di tangan para perempuan. “Jadi Rampak Sarinah pasti bisa menjadi pelopor gerakan menanam di kampung masing-masing,” ujarnya.

Bambang Irianto juga mengingatkan bahwa motivasi utama gerakan transformasi kampung harus demi memuliakan martabat kemanusiaan manusia, bukan untuk memenangkan lomba-lomba.

“Saya tidak rela warga saya mati karena penyakit menular, kriminalitas, kelaparan atau dicekik rentenir dengan bunga 30% per bulan. Itulah yang mendorong saya untuk menggerakkan perubahan dalam posisi saya sebagai Ketua RW 23 yang kumuh,” ujar Bambang Irianto dengan suara berat.

Eva Sundari yang juga menjadi peserta saat memberikan sambutan pembukaan mengatakan untuk melakukan transformasi perlu kombinasi antara pengetahuan, afeksi dan aksi. “Kita harus membuka pikiran, hati dan kemauan. Glintung adalah laboratorium alam yang tepat untuk belajar,” jelas politisi PDI Perjuangan ini.

Eva Sundari juga mengapresiasi metode pelatihan yang bisa meyakinkan peserta bahwa transformasi kampung adalah ide sederhana dan bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan bisa dimulai saat ini juga.

Kegiatan yang didukung oleh ‘BNI Berbagi’ tersebut semakin membuat semangat peserta saat narasumber dari BNI Kantor Wilayah Malang menjelaskan tentang kredit usaha rakyat (KUR) dan sumber pendanaan lainnya.

“BNI siap mendukung inisiatif-inisiatif dari para ibu Rampak Sarinah yang mau mengembangkan bisnis hidroponik, tetapi syaratnya adalah bisnis tersebut sudah berjalan sedikitnya 6 bulan, apalagi jika pembelinya sudah bisa dipastikan,” kata Eko Indyartono dari BNI Kanwil Malang. (ita)

Bambang Irianto Eva K Sundari Eva Sundari Kampung Glintung Malang Rampak sarinah
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang

04/06/2026 - 19:07 WIB

Cegah Manipulasi Domisili Saat SPMB 2026/2027, Pemkot Surabaya Optimalkan Verifikasi melalui Cek In Warga

04/06/2026 - 19:04 WIB

Pemkot Surabaya dan Komdigi Uji Coba Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Lebih Tepat Sasaran

04/06/2026 - 19:00 WIB

Khofifah Lantik 65 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Tekankan Pendidikan Karakter untuk Wujudkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

04/06/2026 - 18:55 WIB

UNAIR Matangkan Persiapan ON MIPA-PT 2026, Siap Sambut Finalis dari 85 Perguruan Tinggi

04/06/2026 - 18:52 WIB

Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global

04/06/2026 - 11:56 WIB

Comments are closed.

Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang

04/06/2026 - 19:07 WIB

Cegah Manipulasi Domisili Saat SPMB 2026/2027, Pemkot Surabaya Optimalkan Verifikasi melalui Cek In Warga

04/06/2026 - 19:04 WIB

Pemkot Surabaya dan Komdigi Uji Coba Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Lebih Tepat Sasaran

04/06/2026 - 19:00 WIB

Khofifah Lantik 65 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Tekankan Pendidikan Karakter untuk Wujudkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

04/06/2026 - 18:55 WIB

UNAIR Matangkan Persiapan ON MIPA-PT 2026, Siap Sambut Finalis dari 85 Perguruan Tinggi

04/06/2026 - 18:52 WIB

Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global

04/06/2026 - 11:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.