Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»SENI BUDAYA»Seni Lokal Goes to Festival di Australia

Seni Lokal Goes to Festival di Australia

SENI BUDAYA redaksi02/11/2018 - 14:00 WIB

Di penghujung tahun ini, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) akan kembali memfasilitasi sejumlah pelaku kreatif subsektor Seni Pertunjukan di festival seni OzAsia Festival 2018 yang berlangsung hingga 11 November 2018.

Festival seni yang telah tersohor di seluruh Asia ini akan kembali diselenggarakan di Adelaide Festival Centre, South Australia, Australia. Tahun ini adalah partisipasi ketiga bagi Bekraf sejak tahun 2016 lalu.

“Kami berharap agar pada partisipasinya tahun ini, seni pertunjukan Indonesia semakin dikenal dan diakui eksistensinya di lingkup Asia secara khusus dan global secara umum,” ucap Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Puji Mulia Simandjuntak.

OzAsia Festival adalah sebuah festival seni yang berfokus kepada seni pertunjukan kontemporer, seperti tari, teater, musik, seni visual serta film.

Dengan ruang lingkup yang terfokus, namun tidak terbatas pada regional Asia-Pasifik, OzAsia Festival tahun ini akan dimeriahkan oleh sekitar 817 artis dari 19 negara, yang akan tampil dalam 251 jadwal pertunjukan dalam rentang waktu 2 minggu.

Tidak hanya itu, pada perhelatannya tahun ini, OzAsia Festival juga memasukkan sebuah program konferensi serta pasar seni pertunjukan yang telah terkenal di seluruh Asia, Borak Arts Series, sebagai salah satu bagian acara.

Pada gelarannya tahun ini, Borak Arts Series akan menghadirkan sesi Pitchpad yang memberikan kesempatan bagi para seniman terpilih untuk bisa melakukan presentasi di depan para pelaku industri seni pertunjukan, seperti seniman, direktur pertunjukan, direktur festival serta investor lainnya.

“Selain itu, penyelenggaraan Borak Arts Series di OzAsia Festival tahun ini juga diharapkan dapat menjadi platform bagi para pelaku kreatif seni pertunjukan lokal untuk memaksimalkan keberadaan karya mereka dari sisi bisnis,” kata Joshua.

Menurut data statistik ekonomi kreatif (ekraf) Indonesia yang dirilis oleh Bekraf dan Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2016 silam, subsektor Seni Pertunjukan menyumbangkan sekitar 0,27% dari keseluruhan PDB ekraf Indonesia pada tahun 2016, peringkat 11 dari 16 subsektor ekraf nasional.

Angka ini memang masih terbilang minim dibanding dengan subsektor ekraf lainnya. Namun, Seni Pertunjukan juga menunjukkan tren yang menggembirakan dengan mencatat angka 9,54% sebagai subsektor ekraf dengan pertumbuhan tertinggi ketiga sepanjang tahun 2016.

Pada partisipasinya di tahun ini, Bekraf sendiri akan membawa 5 pelaku kreatif subsektor Seni Pertunjukan, dengan rincian 2 pelaku akan tampil di dalam OzAsia Festival serta 3 pelaku akan mempresentasikan karyanya di sesi Pitchpad Borak Arts Series.

2 pelaku kreatif yang akan naik pentas pada OzAsia Festival tahun ini adalah seniman tari kondang Eko Supriyanto yang akan membawakan karya terbarunya yang bertajuk SALT.

Serta kolektif pertunjukan boneka dan seni visual, Papermoon Puppet Theatre, yang akan berkolaborasi dengan Polyglot Theatre asal Australia untuk menampilkan pertunjukan Cerita Anak (Child’s Story).

Sebuah penampilan yang menceritakan petualangan membelah lautan dengan mengkombinasikan seni wayang boneka, musik serta teater. Pertunjukan ini sendiri direncanakan pentas 2-4 November 2018.

Selain itu, 3 pelaku kreatif seni pertunjukan asal Indonesia juga direncanakan untuk unjuk gigi dalam sesi presentasi Pitchpad Borak Arts Series.

Ketiganya antara lain adalah Drupadi ID yang akan mempresentasikan karyanya yang berjudul Sounds of Three Lake, Dwi Maharani Pane dengan karya Vertical Limit, serta Otniel Tasman dengan karyanya yang bertajuk NOSHEHEORIT.

Selain menghadirkan penampilan seni serta presentasi karya, beberapa perwakilan delegasi Indonesia juga direncanakan untuk menghadiri acara Roundtable Session sebagai bagian dari rangkaian event Borak Arts Series.

Diantaranya adalah Deputi Pemasaran Bekraf Joshua Puji Mulia Simandjuntak yang dijadwalkan untuk menjadi host Roundtable Session serta Maria Tri Sulistyani, Direktur Artistik Papermoon Puppet Theatre yang akan berbicara dalam diskusi Panel Borak Arts Series. (sak)

Bekraf OzAsia Festival 2018
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Reog Purbaya Surabaya Raih Juara 3 Nasional FNRP 2026, Lampaui Target dan Harumkan Kota Pahlawan

16/06/2026 - 12:59 WIB

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Meriahkan Hari Guru, KGPS Luncurkan Buku Puisi

01/12/2025 - 11:00 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

GeLORa Wadahi PT Tingkatkan Peran sebagai Pelestari Budaya

14/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.