Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Jokowi Apresissi Kerja Nyata Babinsa

Jokowi Apresissi Kerja Nyata Babinsa

PEMERINTAHAN redaksi19/12/2018 - 12:30 WIB

Di era revolusi industri 4.0 yang saat ini tengah berlangsung, Presiden Joko Widodo mengapresiasi kerja nyata para Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang langsung terjun ke masyarakat di tempat mereka bertugas.

Kerja nyata tersebut diwujudkan misalnya dengan membangun jembatan di desa, membangun rumah, hingga mengajar suku Anak Dalam di Jambi.

“Saya sangat menghargai kegiatan-kegiatan dan tindakan-tindakan lapangan seperti itu. Membuat misalnya jembatan gantung yang begitu panjang, mengajar masyarakat di pedalaman, menjadi guru di masyarakat pedalaman. Ini sebuah hal-hal konkret yang bisa kita lakukan di desa-desa dan kampung-kampung,” kata Presiden saat memberikan pengarahan kepada Babinsa di Balairung Pinang Masak, Universitas Jambi, Minggu (16/12).

Presiden menjelaskan bahwa saat ini lanskap politik dan ekonomi global sudah berubah dengan sangat cepat sebagai imbas dari adanya keterbukaan informasi melalui internet dan media sosial.

Menurutnya, mengutip data dari McKinsey Global Institute, perubahan-perubahan pada era revolusi industri jilid keempat ini kecepatannya tiga ribu kali lebih cepat dibandingkan revolusi industri jilid pertama.

“Artinya apa? Ke depan ini akan ada perubahan-perubahan yang sangat cepat. Karena kita tahu semua ada artificial intelligence, advance robotic, 3D printing. Kalau di bidang keuangan ada bitcoin, cryptocurrency. Kemudian ada virtual reality,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Presiden ingin agar para Babinsa bisa merespons perubahan-perubahan ini karena dampaknya juga akan mengubah lanskap politik nasional dan daerah, termasuk lanskap politik di desa.

“Inilah yang harus kita antisipasi. Jangan sampai perubahan-perubahan itu memberikan dampak yang tidak baik kepada masyarakat kita. Pasti akan ada intervensi masuk budaya-budaya impor. Pasti akan masuk ideologi-ideologi impor yang masuk ke desa-desa. Tidak bisa kita cegah, tidak ada batasannya. Semua orang bisa mengakses sekarang dengan gawai. Ideologi apapun bisa masuk tanpa kita bisa menyaring,” ungkapnya.

Pastikan Kenaikan Tunjangan

Pada awal sambutannya, Kepala Negara memastikan para Babinsa telah menerima dukungan operasional yang naik pada tahun ini.

Kepada ribuan prajurit Babinsa yang hadir, Presiden bertanya soal pencairan dukungan operasional.

“Tadi sudah disampaikan Panglima TNI bahwa dukungan (operasional) Babinsa sudah diberikan. Sudah diterima, benar?” tanya Presiden. “Sudah,” jawab para Babinsa serempak.

Tak hanya itu, Presiden kemudian menjelaskan alasan dukungan operasional ini dinaikkan, yakni karena dirinya sering mendengar aspirasi maupun masukkan setiap dirinya pergi ke daerah.

“Kenapa itu kita berikan tambahannya begitu meloncat besarannya? Karena setiap saya ke desa, ke daerah, ada yang bisiki saya. ‘Pak Presiden, dukungan operasionalnya masih kurang, Pak. Jauh Pak kalau dibandingkan dengan Babinkamtibmas.’ Suara itu saya dengar karena saya sering ke bawah, ke desa. Jangan dipikir saya enggak dengar seperti itu,” katanya.

Sementara itu, untuk tunjangan kinerja TNI semula akan diberikan pada bulan Juli. Namun, prosedur yang berbelit-belit membuat hal ini tertunda.

Namun demikian, Kepala Negara memastikan tunjangan ini akan diterima seluruh prajurit TNI, termasuk para Babinsa pekan depan.

“Sebetulnya sudah kita dorong agar di bulan Juli itu bisa diberikan. Tetapi memang prosedur keuangan kita memang muter-muter, ruwet sekali. Dari sini ke sini, dari sini ke sini, masuk ke Menhan, masih masuk ke Menteri Keuangan. Dicek lagi. Sudah kita kejar-kejar. Tapi tadi sudah disampaikan oleh Panglima TNI dipastikan akan Saudara-saudara terima di minggu depan ini,” ujarnya.

Dalam laporannya Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengatakan bahwa 3.316 Babinsa yang hadir berasal dari perwakilan Kodam II/Sriwijaya, Kodam Iskandar Muda, Kodam I/Bukit Barisan, termasuk 15 Bintara Pembina Pesisir dan 15 Bintara Pembina Lanud. Selain itu hadir juga 259 perwira di komando wilayah Kodam II Sriwijaya.

Para Babinsa yang hadir, ucap Panglima TNI, telah mengukir banyak prestasi, di antaranya menemukan formulasi pupuk yang bermanfaat bagi petani, berhasil mengumpulkan senjata rakitan tanpa adanya kekerasan, membantu mengajar di sekolah yang berada di daerah pedalaman, dan bersama Babinkamtibmas menggagalkan upaya kriminal pembegalan.

“Prestasi yang diukir tersebut harus dapat dipertahankan, bahkan terus ditingkatkan,” ucap Hadi. (sak)

Babinsa Jokowi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.