Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Riwayat Motif Batik Muslimat NU

Riwayat Motif Batik Muslimat NU

KOMUNITAS redaksi29/01/2019 - 12:30 WIB

Hijau muda, kuning muda, biru, hitam, dan ungu merupakan warna di batik Muslimat NU. Warna-warna itu saling mengisi dalam bentuk daun, tangkai, bunga. Di antara bunga itu terdapat garis-garis lurus yang membentuk persegi yang beririsan.

Kemudian ada garis diagonal yang lurus juga. Dengan garis-garis seperti tampak juga bentuk kerucut yang saling berdempetan. Tiap pertemuan garis dari empat arah terdapat bunga di titiknya. Dari seluruh warna yang ada, hijau yang paling dominan.

Warna hijau itulah yang mengepung Gelora Bung Karno (GBK) Sabtu (26/1) malam hingga Minggu (27.1). Menurut keterangan panitia, mereka datang dari berbagai daerah dari seluruh Indonesia dengan menggunakan jalur darat maupun udara. Ada juga yang dari luar negeri. Diperkirakan ada 120 ribu Muslimat NU.

Menurut Ketua Umum Pimpinan Muslimat NU Hj Khofifah Indar Parawansa batik Muslimat NU seperti yang dikenal sekarang ini mulai digunakan awal kepemimpinannya, yaitu pada 2003. Desain batik itu sendiri diciptakan Danar Hadi.

“Jadi, seragam itu dulu kita berharap akan menjadi sesuatu borderles, tidak ada pembatas. Jangan yang kaya memakai baju apa. Yang tidak punya pakai baju apa. Jadi itu kan kemudian sama. Gitu,” katanya di GBK.

Setelah batik itu ditentukan, lanjutnya, kemudian pasar mencium bau uang yang besar mengingat jumlah Muslimat NU yang banyak. Sehingga batik Muslimat NU diproduski dan diperjualbelikan di berbagai daerah.

“Orang-orang Kalimantan rata-rata beli seragam di Tanahabang. Telpon, beli seragam NU, udah tahu mereka, itu artinya Muslimat NU. Dan itu murah. Hampir di semua kota bisa. Aku ke Lubuk Linggau kira-kira setahun lalu, ada toko yang jualan seragam Muslimat,” jelasnya.

Makin banyak orang yang memproduksi, lanjutnya, makin mudah anggota Muslimat NU mendapatkannya. Karena banyak yang memproduksi, harganya pun menjadi lebih murah.

“Tetapi akhirnya warnanya rada blontang-blontang. Kalau ada warna ungunya kuat, iki produksinya Pekalongan, saya tahu. Kalau kuningnya agak banyak, mesti produksi Semarang. Sedikit kemudian variatif, tapi kemudian ya mirip-mirip. Pokoke, tapi aku tambah seneng.” (nuonline)

Muslimat NU
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.