Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Eva Sundari: Pancasila Mengindarkan Kebekuan Pikir

Eva Sundari: Pancasila Mengindarkan Kebekuan Pikir

KOMUNITAS redaksi29/03/2019 - 15:00 WIB

Dihadapan budayawan dan aktivis pemuda Kab Blitar yang menghadiri Sosialisasi 4 Pilar di Desa Purwokerto Kec Srengat, anggota MPR Fraksi PDI Perjuangan Eva Sundari mengurai tentang Strategi Pembangunan Berbasis Kebudayaan.

Sosialisasi yang dilaksanakan di kediaman Bp Yasmari, Ketua Paguyuban Mocopat Murditomo Kab Blitar itu dimulai dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya 3 stanza yang dipimpin Ibu Toniq, anggota Paguyuban Mocopat Murditomo. Setelah itu, ada pembacaan Pancasila oleh aktivis Karang Taruna Lukty Prasetyaningrum yang diikuti seluruh peserta sosialisasi.

Menurut Eva Sundari, Pancasila adalah jalan kebudayaan Indonesia karena Pancasila adalah kepribadian bangsa.

“Pancasila dengan karakternya yang inklusif, merangkul semua orang lintas SARA. Karakter yang demikian menghindarkan kita dari kebekuan pikiran di saat dunia bergerak cepat dipicu perkembangan teknologi atau yang disebut disrupsi,” paparnya.

Lebih lanjut, disrupsi sering direspon dengan kebekuan pikiran yang kemudian melahirkan rasisme, radikalisme agama yang bahkan bisa berkembang menjadi terorisme. Saat ini misalnya di Eropa, muncul gerakan nasionalisme sempit/eksklusif yang isinya rasisme. Sebaliknya di Indonesia, Nasionalisme Pancasila adalah inklusif karena ada sila kemanusiaan di dalamnya.

Kepribadian Pancasila itu ditandai dengan open mind, open hearts, dan open will alias cerdas IQ, EQ (emosi) dan SQ (spiritual) sehingga Indonesia sejak lama sukses mengelola perbedaan berbasis SARA.

Perbedaan mampu dikelola sebagai kekuatan sebagaimana Majapahit membangun imperium dunia menggonakan slogan Bhinneka Tunggal Ika Tan Hanna Dharma Mangraw.

“Politik identitas kita sudah selesai tahun 1908 saat Sumpah Pemuda. Upaya membangkitkan politik eksklusifisme adalah a-historis dan melawan Pancasila,” jelas Eva Sundari. Inklusifitas Pancasila menjadi modal kita membangun Kebudayaan yang intinya adalah gotong royong.

Sosialisasi Pancasila tersebut diselingi sajian Campursari Putu Umyang dari Jimbe dan persembahan tembang-tembang Mocopatan dari Paguyuban Murditomo. Salah satu tembang pupuh Mijil khusus dibuat syairnya untuk Eva Sundari. (sak)

Eva Kusuma Sundari Pancasila Pemilu 2019 Pilpres 2019 Sosialisasi 4 Pilar
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.