Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»SENI BUDAYA»Rekor MURI 21 Ribu Apem di Surabaya

Rekor MURI 21 Ribu Apem di Surabaya

SENI BUDAYA redaksi06/05/2019 - 14:00 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menjadi saksi pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) yakni 21 Ribu Apem pada acara Megengan Kubro dan Launching Sparkling Ramadhan Tahun 2019 di halaman Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.

Gubernur Khofifah mendapat piagam MURI dari Senior Manager MURI Aryani Siregar yang menyebut terdapat sekitar 21.300 lebih Kue Apem pada Megengan Kubro ini.

Khofifah menyatakan, bahwa istilah Megengan yang identik dengan Kue Apem merupakan salah satu tradisi kearifan lokal yang memiliki nilai budaya yang tinggi.

Istilah Kue Apem sebenarnya berasal dari bahasa Arab yakni afuan/ afuwwun yang berarti ampunan. Jadi, dalam filosofi Jawa, kue ini merupakan simbol permohonan ampun atas berbagai kesalahan.

“Kue Apem bisa lebih identik dengan Habluminannas atau hubungan antar manusianya. Ini adalah kearifan lokal yang sudah secara turun temurun terjaga. Dimana sebelum ramadhan antar manusia bisa saling maaf memaafkan,” tegasnya, Jumat (3/5).

Memasuki Bulan Ramadhan, Gubernur wanita pertama di Jatim itu menegaskan bahwa bulan ini merupakan bulan yang sangat ditunggu oleh seluruh ummat islam. Bulan yang penuh ampuman dengan memperbanyak ibadah wajib dan sunnah.

“Jadi ini kan masuk pada Bulan Suci Ramadhan. Dimana saat ini pada posisi Hablumminallah dengan memohon ampun lewat beragam ibadah. Perbanyak tadarusnya, sholat sholat sunnah termasuk tarawih,” tutupnya.

Sebelum acara pemecahan rekor MURI, Khofifah mengukuhkan Badan Pengelola Masjid Nasional Al Akbar Surabaya Periode Tahun 2019-2024. Pengukuhan Badan Masjid Nasional Al Akbar Surabaya ini bedasarkan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomer 188/219/KPTS/013/2019.

“Saya percaya bahwa saudara saudara akan mengemban tugas ini dengan sebaik baiknya, serta dapat bertanggungjawab sesuai amanah yang diberikan,” ujar Gubernur pada saat prosesi pengukuhan.

Dilantik sebagai Ketua Badan Pengelola Masjid Nasional Al Akbar Surabaya Dr H Mohammad Sudjak MAg, Sekretaris H Helmy Noor SIp, Bendahara H Soedarto. Bidang Imarah Dr HA Muhibbin Zuhri MAg, Bidang Tarbiyah Dr H Hasan Ubaidillah SH MSi dan Bidang Riayah H Muhammad Koderi HW MT.

“Kita semua punya tugas untuk memakmurkan masjid ini. Mudah-mudahan ini akan menjadi sinar bagi kehidupan masyarakat Jawa Timur khususnya Surabaya. Sinar bagi kehidupan masyarakat Jawa Timur dan yang lebih luas bagi kehidupan masyarakat dan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Tak hanya itu, pengelola Masjid Nasional Al Akbar Surabaya juga diharapkan mampu mengenalkan kepada masyarakat cara belajar agama islam yang Rahmatan Lil Alamin. “Kami berharap masjid ini bisa menjadi tempat dimana seluruh warga masyarakat bisa belajar apa itu Islam. Belajar bagaimana mengenal akhlak serta jadi rujukan mengenal Islam Rahmatan lil Alamin,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, bahwa Masjid Nasional Al Akbar Surabaya ini harus menjadi tempat ibadah bagi semua golongan masyarakat.

Tak hanya itu, masjid ini harus dimakmurkan melalui beragam kegiatan yang bermanfaat agar masyarakat di seluruh Surabaya dan Jatim bisa beribadah dengan baik, tanpa ada perasaan sungkan karena masjid ini merupakan miliki semua ummat muslim.

Risma berharap kepada pengelola yang baru, untuk dapat terus memanfaatkan dan memprioritaskan kepada jamaah yang ingin beribadah dengan menertibkan kembali pedagang disekitaran halaman Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.

“Saya berharap, di dahulukan masyarakat yang ingin beribadah. Karena banyaknya pedagang, seringkali tidak bisa masuk kedalam masjid karena macet akibat melubernya pedagang disekitar halaman masjid,” harapnya. (ita)

Apem Megengan Rekor MURI
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Reog Purbaya Surabaya Raih Juara 3 Nasional FNRP 2026, Lampaui Target dan Harumkan Kota Pahlawan

16/06/2026 - 12:59 WIB

Reog Purbaya Surabaya Tampil Memukau di Festival Nasional Reog Ponorogo 2026, Bidik Posisi Lima Besar

14/06/2026 - 14:05 WIB

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Meriahkan Hari Guru, KGPS Luncurkan Buku Puisi

01/12/2025 - 11:00 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

GeLORa Wadahi PT Tingkatkan Peran sebagai Pelestari Budaya

14/11/2025 - 13:00 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.