Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi
  • Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari
  • Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional
  • Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah
  • Festival Riset dan Inovasi Semarakkan HUT Ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya
  • Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional
  • Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Seruan Jaga Persatuan Intelektual Jogja

Seruan Jaga Persatuan Intelektual Jogja

KOMUNITAS redaksi10/05/2019 - 16:00 WIB

Berangkat dari keprihatinan akan kondisi pro dan kontra di tengah masyarakat di tanah air pasca pemilu, seratusan intelektual Jogjakarta menyerukan agar seluruh komponen bangsa tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Sementara kepada pihak yang berkontestasi dalam pemilu diharapkan mengedepankan sikap kenegarawanan dalam menerima hasil pemilu sebagai mekanisme tertinggi kedaulatan rakyat.

“Kita harapkan bisa menggunakan cara-cara damai dan prosedural sebagaimana diatur dalam udang-undang dalam merespons ketidakpuasan atas hasil pemilu,” kata Rektor UGM, Prof Ir Panut Mulyono MEng DEng saat menyampaikan deklarasi di Halaman Balairung Gedung Pusat UGM.

Para kontestan juga diharapkan mengawal pelaksanaan pemilu dan hasilnya dengan mematuhi konstitusi serta mampu menahan diri dari mengeluarkan penyataan-pernyataan yang bisa menimbulkan kontroversi di masyarakat.

“Bisa menahan diri dari mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang bisa memperkeruh suasana dan melahirkan kontroversi di masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan Rektor UGM, bangsa Indonesia patut bersyukur karena pelaksanaan pemilu serentak telah berjalan aman, tertib, dan damai serta sesuai dengan prinsip pemilu yang demokratis, yakni jujur dan adil.

Namun demikian, dalam perkembangannya, hasil pemilu yang prosesnya berlangsung baik tersebut menimbulkan suasana pro dan kontra di tengah masyarakat akibat masing-masing pihak yang terlibat dalam konstestasi pemilu telah mengklaim kemenangan secara sepihak, lalu menuduh pihak lain berbuat curang.

“Ada upaya mendelegitimasi hasil pemilu dengan mempersoalkan kredibilitas penyelenggara pemilu,” katanya.

Seruan moral yang disampaikan oleh para intelektual ini dihadiri oleh akademisi dan pimpinan perguruan tinggi di DIY, salah satunya Rektor Universitas Widya Mataram Yogyakarta, Prof Dr Edy Suandi Hamid.

Ia berharap seruan ini bisa menenangkan kondisi masyarakat atas pro dan kontra yang banyak bertebaran di media sosial.

“Seruan ini lebih bermakna untuk menenangkan masyarakat agar tetap beraktifitas seperti biasa, memang ada elit yang seolah menyerukan gerakan yang dikhawatirkan menimbulkan keresahan, permusuhan di masyarakat sehingga seruan ini bisa mengingatkan agar yang tidak puas harus menempuh jalur konstitusional,” katanya.

Sementara Rektor Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) DIY, Prof Dr Purwo Santoso, mengatakan pelaksanaan proses teknis pemilu sudah berlangsung dan masyarakat telah menggunakan hak pilihnya dengan baik, “Kepercayaan yang sudah diberikan kepada rakyat atas pilihannya patut dihormati,” katanya. (ist)

Intelektual Jogja Rektor UGM
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah

25/07/2026 - 18:16 WIB

Bank Jatim Gandeng Bank NTT Hadirkan Layanan Remitansi Internasional

24/07/2026 - 23:51 WIB

Normalisasi Sungai Kalianak Tahap III Berlanjut, Pemkot Surabaya Tandai 70 Bangunan di Asemrowo

24/07/2026 - 07:54 WIB

Comments are closed.

PWI dan IJTI Nganjuk Tolak Istilah ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:51 WIB

PWI se-Madura Tolak Labeling ‘Londo Ireng’, Tegaskan Pers Pilar Demokrasi

25/07/2026 - 19:44 WIB

Perda Hunian Layak Surabaya Berlaku, Pemilik Kos Wajib Lapor Penghuni Baru Maksimal 7 Hari

25/07/2026 - 18:43 WIB

Shine Harmony Choir Raih Apresiasi Plt Gubernur Emil Dardak atas Prestasi Internasional

25/07/2026 - 18:28 WIB

Penertiban Bangunan Liar Medokan Asri Timur, Pemkot Surabaya Selamatkan Aset Daerah

25/07/2026 - 18:16 WIB

Festival Riset dan Inovasi Semarakkan HUT Ke-3 Kebun Raya Mangrove Surabaya

25/07/2026 - 17:58 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.