Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Pemprov Jatim Perjuangkan BOSDA Madrasah

Pemprov Jatim Perjuangkan BOSDA Madrasah

KOMUNITAS redaksi06/07/2019 - 14:00 WIB

Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan memperjuangkan nasib Madrasah Aliyah (MA) di Jawa Timur untuk mendapatkan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) seperti halnya SMA dan SMK.

Kendati tidak masuk dalam undang-undang, pihaknya akan memperjuangkan dan melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait.

“Kami akan segera melakukan pembahasan sesegera mungkin,” kata Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Haul Masyayih dan Wisuda Purna Siswa V di SMP dan SMA Pondok Pesantren Al Falah, Yayasan Baitul Atiq Ar Rahbiniyah, Dusun Baeler, Desa Lombang Dajah, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Rabu (3/7) malam.

Emil Dardak menjelaskan, bahwa sesuai undang-undang, pengaturan Bosda hanya diberikan pada tingkat SMA/SMK saja dan tidak menyebut pada MA.

Padahal, sebut Emil, semua masyarakat Jawa Timur berhak mendapatkan keadilan. Begitu pun dengan MA yang notabene siswa, guru dan wali muridnya merupakan warga masyarakat Jawa Timur.

Untuk itu, Pemprov Jatim akan berupaya mewujudkannya dengan berbagai cara.

“Secara undang-undang kemarin yang mutlak memang diperintahkan betul adalah SMA, SMK dan tidak menyebut MA, tetapi apakah MA tidak diperhatikan? Tidak boleh,” ujarnya.

Untuk merealisaikan keinginan tersebut, pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait, seperti Dinas Pendidikan dan Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Prov Jatim.

Dan jika terdapat aturan-aturan yang membentur realisasi, Pemprov Jatim akan berkomitmen untuk terus dan tetap memperjuangkan agar pemberian BOSDA untuk MA bisa terwujud.

“Termasuk menyuarakan kepada pemerintah pusat aspirasi yang muncul dari bawah. Kami harus siap untuk berjuang dengan jujur dan keras untuk mewujudkan itu. Kami akan terus berjuang apapun itu hasilnya,” ujarnya.

Lebih lanjut Emil Dardak menyampaikan, bahwa perhatian Pemprov Jatim terhadap MA tidak hanya soal Bosda saja. Soal sarana dan prasarana juga akan menjadi perhatiannya.

“Kami juga akan melakukan pengamatan serta penelusuran terkait sarana dan prasarana yang ada di MA. Serta memantau terhadap kualitas pendidikan dan potensi MA dan memastikan mereka tidak diabaikan oleh Pemprov Jatim,” pungkasnya.

Sementara itu, acara Haul Masyayih dan Wisuda Purna Siswa V di SMP dan SMA Pondok Pesantren Al Falah, Yayasan Baitul Atiq Ar Rahbiniyah ini juga dihadiri Wakil Bupati Bangkalan Drs H Mohni MM.

Selain itu hadir Pengasuh Pondok Pesantren Al Khozini Buduran Sidoarjo KH Abdussalam Mujib, Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto Dr KH Asep Syafiudin Chalim, MAg, dan Pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid 1 Omben Sampang KH Syaiful Maslul. (ita).

Bosda Emil Dardak Madrasah Aliyah Wagub Jatim
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.