Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang
  • Cegah Manipulasi Domisili Saat SPMB 2026/2027, Pemkot Surabaya Optimalkan Verifikasi melalui Cek In Warga
  • Pemkot Surabaya dan Komdigi Uji Coba Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Lebih Tepat Sasaran
  • Khofifah Lantik 65 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Tekankan Pendidikan Karakter untuk Wujudkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045
  • UNAIR Matangkan Persiapan ON MIPA-PT 2026, Siap Sambut Finalis dari 85 Perguruan Tinggi
  • Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global
  • Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»SENI BUDAYA»Lomba Dalang Muda Unair Tentang Majapahit

Lomba Dalang Muda Unair Tentang Majapahit

SENI BUDAYA redaksi23/07/2019 - 12:00 WIB

Selain berfokus pada riset dan keilmuan, Universitas Airlangga turut mengembangkan kemajuan bangsa berbasis nilai-nilai kearifan lokal. Salah satunya berwujud pada pengembangan seni tradisi perdalangan di Jawa Timur.

Menggandeng sejumlah instansi pemerintah, UNAIR menggelar Lomba Dalang Muda Wayang Majapahit Universitas Airlangga 2019. Tepatnya digelar pada Sabtu (20/7) di Taman Budaya Jawa Timur atau Gedung Kesenian Cak Durasim Surabaya.

Penyerahan gunungan kepada peserta pertama oleh Wakil Rektor III UNAIR Prof Ir Moch Amin Alamsjah MSi PhD menandai dimulainya perlombaan tersebut.

Total terdapat tujuh dalang muda yang bersaing menunjukkan ketrampilan mereka membawakan wayang. Perinciannya, sebanyak 6 finalis dari berbagai daerah di Jawa Timur dan 1 finalis dari Institut Seni Indonesia (ISI) Solo.

Ketua Panitia Prof Dr Bambang Tjahjadi SE MBA Ak menyampaikan lomba tersebut menjadi salah satu bagian dari pengabdian masyarakat UNAIR.

Acara tersebut, lanjut dia, bertujuan menggali kreativitas dengan basis budaya lokal, khususnya yang diakui UNESCO. “Basis budaya lokal khususnya yang diakui UNESCO salah satunya wayang,”katanya.

Prof Bambang menambahkan, cerita yang diambil adalah cerita wayang berbasis budaya lokal, yakni cerita Majapahit.

Pengambilan cerita itu, menurut Prof Bambang, didasari atas maraknya cerita Mahabharata yang dipentaskan selama ini. “Telah banyak cerita wayang dari luar seperti Ramayana dan Mahabharata,” ujarnya.

Prof Bambang menyampaikan, adanya lomba wayang tersebut diharapkan pengabdian masyarakat Unair dapat membawa berkah dengan memiliki tradisi basis lokal Indonesia sehingga dapat disandingkan dengan budaya luar. Dan juga pemuda Indonesia tidak boleh minder harus mempunyai kedudukan yang sangat tinggi dari bangsa lain.

Sementara itu, menambahkan dari pernyataan Prof Bambang, Prof Amin menjelaskan kegiatan tersebut termasuk dalam upaya mendukung UNAIR 500 World Class University (WCU).

“Karena dalam mendukung UNAIR 500, WCU ada beberapa faktor penilaian termasuk pengembangan budaya lokal,” kata Prof Amin. “Melalui kegiatan ini, UNAIR memfasilitasi dalang-dalang muda untuk dapat mengembangkan diri dengan saling menunjukkan keterampilan mengolah wayang kulit,” imbuhnya.

Acara tersebut didukung beberapa mitra seperti Rumah Sakit PHC, Rumah Sakit Mata Undaan Surabaya, dan Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi).

Juri dalam perlombaan itu melibatkan akademisi UNAIR dan pakar seni pertunjukkan dari ISI Solo. Yakni, Djoko Dewantoro, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB); Soetrisno, dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB); dan Sugeng Nugroho, dekan Seni Pertunjukkan ISI. (ita)

Lomba Dalang Muda Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Dedikasi Tiga Garda Terdepan Cagar Budaya

27/02/2026 - 10:43 WIB

Meriahkan Hari Guru, KGPS Luncurkan Buku Puisi

01/12/2025 - 11:00 WIB

Pos Bloc Medan, Simbol Transformasi Digital

18/11/2025 - 15:00 WIB

GeLORa Wadahi PT Tingkatkan Peran sebagai Pelestari Budaya

14/11/2025 - 13:00 WIB

Rangkaian Heroic Days Sambut Hari Pahlawan

30/10/2025 - 12:00 WIB

Sulam Karawo, Berbenah untuk Go Internasional

13/10/2025 - 12:00 WIB

Comments are closed.

Dishub Evaluasi Sopir Suroboyo Bus dan Wira-Wiri, Siapkan Sistem Penilaian Penumpang

04/06/2026 - 19:07 WIB

Cegah Manipulasi Domisili Saat SPMB 2026/2027, Pemkot Surabaya Optimalkan Verifikasi melalui Cek In Warga

04/06/2026 - 19:04 WIB

Pemkot Surabaya dan Komdigi Uji Coba Perlinsos Digital, Dorong Penyaluran Bansos Lebih Tepat Sasaran

04/06/2026 - 19:00 WIB

Khofifah Lantik 65 Kepala SMA, SMK, dan SLB, Tekankan Pendidikan Karakter untuk Wujudkan Generasi Unggul Indonesia Emas 2045

04/06/2026 - 18:55 WIB

UNAIR Matangkan Persiapan ON MIPA-PT 2026, Siap Sambut Finalis dari 85 Perguruan Tinggi

04/06/2026 - 18:52 WIB

Kemlu RI dan UNAIR Dorong Generasi Muda Ambil Peran dalam Ketahanan Pangan dan Energi Global

04/06/2026 - 11:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.