Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»PEMERINTAHAN»Indonesia-Afrika Bersatu Bisa Melompat Tinggi

Indonesia-Afrika Bersatu Bisa Melompat Tinggi

PEMERINTAHAN redaksi22/08/2019 - 15:00 WIB

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, Indonesia ingin bersama negara-negara Afrika melakukan lompatan-lompatan kemajuan, merasakan pembangunan yang merata dan menjangkau daerah-daerah terluar.

Indonesia ingin bersama Afrika meningkatkan konektivitas untuk memperbaiki disparitas harga dan kesenjangan ekonomi.

“Kami siap bekerja sama. Indonesia siap berbagi pengalaman dan saling membantu untuk pembangunan infrastruktur,” kata Presiden Jokowi saat menjadi pembicara kunci pada Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue 2019, di Bali Nusa Dua Convention Center, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (20/8) sore.

Badan Usaha Milik Negara dan perusahaan swasta di Indonesia, lanjut Presiden, sudah memiliki kekuatan dan pengalaman yang memadai.

Ia memberikan contoh bahwa BUMN di Indonesia berpengalaman membangun infrastruktur dengan tantangan geografis yang berat dan membangun infrastruktur modern perkotaan, berpengalaman membangun infrastruktur di kondisi iklim yang ekstrem, dan berpengalaman membangun infrastruktur di lokasi dengan beragam adat budaya dan tradisi lokalnya.

“Oleh karena itu, sebagai saudara seperjuangan, kami akan dengan sangat terbuka hati untuk bekerja sama berbagi dan membantu pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan seluruh bangsa Afrika,” ujar Jokowi.

Jokowi mengingatkan, tantangan yang kita hadapi sangatlah berat, ditambah lagi oleh destruksi, revolusi industri jilid keempat. Gejolak ekonomi global saat ini yang tidak menentu, sambung Presiden, krisis ekonomi melanda beberapa negara yang sedang tumbuh, perang dagang yang terus memanas dan menimbulkan ketidakpastian.

“Kami prihatin melihat konflik terjadi di mana-mana. Kami prihatin melihat semakin lebarnya kesenjangan pembangunan antarnegara. Kami prihatin pencapaian target sustainable development goals, SDGs, yang lamban dan penuh tantangan,” sambung Presiden.

Kondisi ini, lanjut Presiden, tidak boleh terus berlanjut, apalagi menjadi norma baru. Kondisi ini tidak boleh menjadi the new norma.

“Kita, Indonesia-Afrika, harus sepakat memperkuat solidaritas untuk ikut memperbaiki keadaan kawasan dan dunia. Kita harus bekerja keras untuk mengubah ketidakpastian menjadi kepastian,” tuturnya.

Jokowi menekankan, perang dagang harus dilawan dengan mengedepankan keterbukaan dan integrasi ekonomi. Nasionalisme sempit harus dilawan dengan solidaritas global dan multilateralisme.

“Kemitraan setara yang saling menguntungkan. Kemitraan selatan-selatan, perlu terus kita dorong. Artinya hanya ada satu kunci agar kita mampu bertahan menghadapi gejolak arus global, yaitu persatuan,” katanya.

Presiden meyakini, Indonesia dan Afrika adalah kekuatan besar jika kita bersatu. Indonesia dan Afrika dapat mewujudkan mimpi-mimpi kemajuan, jika kita bersatu. Indonesia dan Afrika dapat melompat lebih tinggi bahkan berkali-kali lipat jika kita bersatu.

“Indonesia siap dan sangat-sangat senang bekerja sama dengan Saudara-saudara kami di Afrika. Saya ingin pastikan dan tekankan, Indonesia adalah teman yang terpercaya. Indonesia is your true partner, your trusted friend,” tegas Jokowi.

Menurut Presiden, ini saatnya Indonesia dan Afrika dapat menuangkannya dalam langkah-langkah yang nyata. Langkah-langkah cepat dan tastis.

Demi mewujudkan masyarakat Indonesia dan Afrika yang makmur, yang sejahtera dan yang bersatu, Jokowi mengajak negara-negara Afrika untuk membangun dan memperkuat infrastruktur antarnegara.

Tujuannya untuk meningkatkan konektivitas antara Indonesia dan Afrika, untuk meningkatkan arus perdagangan antara Indonesia dan Afrika, yang dapat meningkatkan perekonomian, yang mampu memberikan kesejahteraan bangsa Indonesia dan bangsa di Afrika.

Acara pada Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue 2019 itu dihadiri oleh Wakil Presiden Guinea Ecuatorial, Teodoro Nguema Obiang Mangue, Menko Kemaritiman Luhut B. Pandjaitan, Menlu Retno Marsudi, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dan Menkominfo Rudiantara. (sak)

Afrika Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue 2019 Jokowi
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.