Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KESEHATAN»ARV Masih Efektif Obati HIV/AIDS

ARV Masih Efektif Obati HIV/AIDS

KESEHATAN redaksi07/10/2019 - 15:00 WIB

Di antara berbagai negara di Asia Tenggara, Indonesia menjadi negara yang terus mengalami kenaikan jumlah penderita HIV. Sehingga, penelitian mengenai infeksi virus HIV di Indonesia penting dilakukan.

Salah satunya adalah penelitian mengenai resistensi obat Antiretroviral atau ARV yaitu obat yang diberikan pada penderita HIV/AIDS.

“Penelitian ini sangat penting. Dalam penelitian ini kami mencoba untuk mengumpulkan informasi terkait resistensi obat sebelum muncul gejala klinis di masyarakat,” ucap Prof Dr Nasronudin SpPD KPTI-FINASIM, selaku anggota tim peneliti.

Penelitian terkait resistensi obat ARV tersebut mengambil sampel darah dari pasien HIV AIDS. Terdapat dua kelompok yang diambil sampel darahnya. Yaitu pasien terinfeksi HIV yang belum mendapatkan obat ARV sama sekali (pasien naïf) dan pasien yang telah mendapatkan obat ARV selama enam bulan atau lebih.

“Dua-duanya kita periksa untuk ditentukan dan diprediksi ada tidaknya resistensi. Baik yang belum atau yang sudah mendapat ARV,” lanjut direktur rumah sakit Universitas Airlangga (UNAIR) yang akrab disapa Prof Nasron itu.

Penelitian menggunakan teknik polymerase chain reaction (PCR), yaitu sebuah metode untuk memperbanyak DNA secara enzimatik tanpa menggunakan organisme. Kemudian dianalisis menggunakan teknik sequencing DNA atau pengurutan DNA.

Hasil menunjukkan bahwa tidak ada mutasi primer yang terdeteksi. Sementara mutasi sekunder terdeteksi pada 5% dari seluruh jumlah sampel.

“Terdapat mutasi tapi tidak mayor (besar, red) tapi minor (kecil, red). Jadi disimpulkan bahwa mutasi masih sangat sedikit dan pengobatan ARV di Indonesia masih sangat efektif,” terangnya.

Menurut Prof Nasron, ARV masih berpotensi untuk mampu mengangkat kualitas hidup dari pasien. Baik pasien HIV atau pasien dengan AIDS.

Selain itu, Prof Nasron juga menjelaskan bahwa tata kelola infeksi HIV antara lain adalah obat yang diberikan dapat diterima oleh pasien, tidak menimbulkan efek samping.

Kemudian, obat memiliki kemampuan menyembuhkan yang bagus sehingga kondisi klinis pasien membaik. Secara virologi (ilmu terkait virus), jumlah virus dari waktu ke waktu semakin menurun. (ita)

ARV HIV/AIDS Prof Dr Nasronudin SpPD KPTI-FINASIM
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.