Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Saat Risma Nasehati Anak Geng

Saat Risma Nasehati Anak Geng

KOMUNITAS redaksi12/10/2019 - 15:00 WIB

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan pengarahan anak-anak yang terindikasi tawuran. Pengarahan yang digelar di Gedung Siola itu diwarnai isak tangis.

Anak-anak ini diminta Risma untuk minta maaf kepada orangtua mereka masing-masing dan mencium kaki orangtuanya.

Kala itu, ibu-ibu yang menerima anaknya minta maaf langsung terisak tangis. Hampir semua orangtua yang diminta maju ke depan dan anak-anaknya minta maaf, tak kuasa menahan tangisnya. Sesekali mereka menghapus air mata yang tumpah itu melalui krudungnya.

Selain itu, anak-anak yang mendapatkan pengarahan dari Wali Kota Risma dan Kapolrestabes Surabaya itu diminta untuk saling bermaaf-maafan dan berpelukan. Bahkan, Risma meminta setelah keluar dari ruangan itu tidak ada lagi geng Jawara atau pun geng All Start.

“Kalian harus janji setelah keluar dari ruangan ini tidak ada lagi geng-gengan, yang ada adalah arek-arek Suroboyo. Setuju?” tanya Risma kepada anak-anak itu sembari dijawab “setuju”.

Di samping itu, anak-anak ini juga diminta untuk menuliskan biodatanya dilengkapi dengan keinginannya dalam secarik kertas yang sudah diberikan oleh jajaran Pemkot Surabaya.

Setelah mereka menuliskan itu, satu persatu lembaran itu dilihat Risma. “Setelah saya lihat, ternyata mereka ini normal, tapi memang mereka tidak mengerti, banyak yang ikut-ikutan,” kata dia.

Risma juga memastikan bahwa sudah meminta tolong kepada Kapolrestabes Surabaya untuk mencari otak atau aktor di balik kejadian itu. Sebab, anak-anak ini seolah-olah dipressure atau ditekan untuk ikut dalam geng mereka.

“Mereka ini hampir 95 persen tidak mengerti. Jadi, ini ada otak yang menggerakkan mereka. Tapi otaknya ini berada di belakang. Katanya dua orang sudah ditangkap dan akan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Menurut Risma, yang paling penting anak-anak ini tidak mudah percaya kepada siapapun yang mengajak untuk tawuran. Misalnya seperti disampaikan anak-anak tadi bahwa ada yang mengajak dan ditekan serta diancam.

“Anak-anak ini tidak perlu takut. Bahkan, tadi ada yang cerita bahwa sudah keluar dari grup WA, tapi kemudian mereka dipaksa lagi, ditarik lagi oleh mereka dan ditakut-takuti,” ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa pihak kepolisian sudah mendeteksi oknum-oknum yang mengajak tawuran itu, sehingga berkali-kali Risma meminta anak-anak itu untuk tidak takut pada oknum yang mengancamnya.

Bahkan, Risma juga meminta untuk langsung melaporkan kepada pihak kepolisian melalui nomor 110 atau melalui aplikasi Jogo Suroboyo. “Bisa juga langsung menghubungi 112. Nanti kita tindaklanjuti, jadi jangan takut,” imbuhnya.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho juga menjelaskan apabila ada kejadian yang mengganggu keamanan dan ketertiban Kota Surabaya, ia meminta untuk melaporkan kepada pihak kepolisian melalui aplikasi Jogo Suroboyo itu. “Tolong difotokan melalui aplikasi itu, nanti kami akan tindaklanjuti,” tegasnya.

Sandi juga meminta tawuran yang mengganggu keamanan dan ketertiban itu tidak boleh terjadi lagi. Bahkan, ia juga memastikan bahwa dengan kemajuan teknologi saat ini, pihaknya lebih tahu pergerakan dari geng-geng ini, sehingga beberapa kali pun dibubarkan oleh pihak kepolisian. “Jadi, kami bisa memonitor adik-adik ini, makanya kami bubarkan,” ujarnya.

Menurut Sandi, dengan keroyokan itu tidak keren dan bukan anak-anak milenial yang mau maju dan berprestasi. Oleh karena itu, dia mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga anak-anak ini. “Sebab, mereka inilah penerus bangsa ke depannya,” pungkasnya. (ita)

Anak Geng Tri Rismaharini
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.