Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Surabaya Menjawab Revolusi Industri 4.0 dan Lingkungan

Surabaya Menjawab Revolusi Industri 4.0 dan Lingkungan

KOMUNITAS redaksi05/11/2019 - 14:00 WIB

Revolusi industri 4.0 dan isu lingkungan, menjadi salah satu topik yang hangat diperbincangkan akhir-akhir ini. Untuk menjawab hal itu, Pemkot Surabaya terus melakukan berbagai upaya dan strategi, dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) menyongsong era baru tersebut.

Salah satunya yakni, melalui kegiatan pameran pendidikan bertajuk “Widya Wahana Pendidikan 2019”. Namun uniknya, kegiatan yang diikuti 72 sekolah negeri dan swasta, serta lembaga pendidikan itu, tak hanya sekadar pameran biasa. Pasalnya, sekolah dan lembaga pendidikan yang mengikuti Widya Wahana Pendidikan, adalah lembaga pendidikan yang telah berprestasi selama tahun 2019.

Kepala Dispendik Kota Surabaya, Ikhsan mengatakan, dari pameran yang digelar selama tiga hari, yakni 1-3 November 2019 lalu, pihaknya menilai, bahwa banyak inovasi-inovasi serta kreatifitas anak-anak dan para guru di sekolah yang ditampilkan.

“Dari stand-stand bisa kita lihat semua, mereka anak-anak dengan kreatifitas dan imajinasi tinggi, ada yang menampilkan karya robotiknya, kemudian aplikasi, kemudian film animasi itu juga banyak yang ditampilkan di sini,” kata Ikhsan saat acara penutupan kegiatan pameran pendidikan di Balai Pemuda Surabaya, Minggu (03/11) sore.

Bahkan, kata Ikhsan, pengunjung atau pelajar yang datang, juga bisa mengembangkan inovasi-inovasi yang ditampilkan itu di masing-masing sekolah. Melalui stand-stand yang ditampilkan, mereka bisa saling sharing dan belajar untuk mengembangkan inovasi dan kreatifitas itu.

“Sehingga diharapkan satu tahun ke depan akan lebih banyak lagi inovasi-inovasi kreatifitas yang dilakukan anak-anak dan para guru,” tuturnya.

Produk atau kreatifitas yang ditampilkan tersebut, salah satunya adalah batik. Pengunjung pun juga bisa belajar langsung dan mempraktikkan proses pembuatan batik yang memiliki beragam jenis itu. “Kita lihat batiknya mereka banyak jenisnya, sehingga banyak kemudian dari pelajar dan para guru yang belajar,” katanya.

Tak hanya belajar membatik, Dispendik Surabaya juga menyiapkan berbagai pelatihan lain dalam kegiatan itu. Diantaranya, make up artis, fotografi, vlog dan sebagainya.

Tak ayal, tiap hari, pengunjung pun terus berdatangan, baik dari kalangan pelajar maupun masyarakat umum. “Mereka antusias sekali, mengikuti beragam pelatihan,” kata dia.

Disamping menyiapkan beragam pelatihan dalam strategi menyiapkan SDM menjawab tantangan industri 4.0, beberapa stand pameran juga menampilkan inovasi-inovasi produk daur ulang. Ikhsan menyebut, tantangan dalam konteks lingkungan, menjadi alasan program eco school terus digalakkan di sekolah-sekolah.

“Sebenarnya program peduli lingkungan sudah dicanangkan Ibu Wali Kota di kampung-kampung dan sudah berjalan. Sehingga kemudian upaya ini juga diterapkan di sekolah-sekolah, salah satunya melalui program Eco School,” ungkapnya.

Menariknya, selain mengedukasi anak-anak agar peduli lingkungan, produk daur ulang yang dihasilkan itu, menjadi salah satu cara mengajarkan para pelajar menjadi seorang ecopreneur. Alhasil, beberapa produk yang dihasilkan kemudian dijual. Selanjutnya, hasil dari daur ulang itu digunakan kembali untuk mengembangkan kreatifitas lagi.

“Nah, hasil-hasil kreatifitas itu juga banyak dipamerkan di sini. Jadi mereka bisa saling belajar, punya ide-ide baru, dan juga teman baru,” katanya.

Dari hasil penilaian stand terbaik pameran pendidikan 2019, pada kategori lembaga non formal, juara 1 diraih oleh TK Negeri Pembina, juara 2 TK Benih Kasih dan juara 3 TK Al Falah. Sedangkan pada kategori jenjang SD, juara 1 diraih SDN Kandangan 1, juara 2 SDN Pacar Keling 5, dan juara 3 SD Al Muttaqin. Sementara pada jenjang SMP, juara 1 diraih SMPN 1 Surabaya, juara 2 SMPN 9 Surabaya, dan juara 3 SMPN 26 Surabaya. (ita)

Pemkot Surabaya Pendidikan Surabaya Revolusi Industri 4.0
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.