Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Nikah Massal, Paling Tua Usia 61 Tahun

Nikah Massal, Paling Tua Usia 61 Tahun

KOMUNITAS redaksi19/12/2019 - 13:00 WIB

Pemkot Surabaya melalui Dinas Sosial (Dinsos) kembali menggelar perhelatan nikah massal. Kali ini, agenda nikah massal diikuti 59 pasangan pengantin yang berlangsung di Gedung Convention Hall Surabaya, Rabu (18/12).

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya, R Moh Suharto Wardoyo mengatakan, acara nikah massal ini rutin dilaksanakan dalam tiap tahun dan diikuti masyarakat dari berbagai kalangan usia.

Tujuannya tak lain, untuk memberikan edukasi tentang pentingnya nikah secara resmi agar pasangan nikah tersebut bisa mendapatkan kepastian hukum yang sah.

“Karena mereka selama ini kan kesulitan terkait surat-menyurat, sehingga kemudian Pemkot Surabaya memberikan fasilitas ini,” kata Anang sapaan lekatnya.

Menurut Anang, kebanyakan pasangan pengantin tersebut mengikuti sidang isbat nikah tahap III dan sebagian besar pasangan nikah massal ini telah memiliki anak. Bahkan ada juga yang sudah mempunyai cucu.

Selain itu, beberapa pasangan juga merupakan pasangan isbat nikah yang dinikahkan kembali setelah dulunya telah menikah siri. “Jadi ini tujuannya untuk melegalitas pasangan yang sebelumnya belum punya akte nikah,” ujarnya.

Dalam momen itu, pria yang pernah menjabat Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya ini juga memberikan selamat kepada para pasangan pengantin yang telah melakukan isbat nikah.

“Peristiwa penting dan bersejarah ini akan menjadi momen penting yang tak terlupakan. Mudah-mudahan bisa menjadi pasangan yang sakinah mawadah dan warahmah,” katanya.

Embran Nawawi selaku ketua dewan juri mengatakan meski lebih sedikit dibandingkan peserta tahun lalu, tapi dari sisi tata rias ada kemajuan cukup siginifikan. “Selamatuntuk para penganting yang akhirnya mendapatkan buku nikah,” kata disainer kenamaan asal Surabaya ini.

Salah satu pasangan nikah dengan usia tertua adalah Suyatno (61) dan Susilowati (54). Warga Jalan Tambak Asri ini, diketahui telah nikah siri sejak tahun 1996. Sebelumnya pasangan ini belum mempunyai akte nikah yang sah. Saat ini, pasangan tersebut sudah mempunyai lima orang anak dengan usia paling tua 23 tahun.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemkot Surabaya yang telah memberikan fasilitas. Saya berharap ke depan masa depan anak-anak saya bisa lebih enak, baik sekolah maupun kerja,” kata Suyatno saat ditemui seusai acara.

Di samping acara nikah massal, dalam kesempatan itu juga diadakan beberapa lomba. Diantaranya, lomba fashion show, rias pengantin, serta pemberian penghargaan kepada mahasiswa pendamping. (ita)

Dinsos Surabaya Embran Nawawi Nikah Masal
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.