Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Aset Jasa Marga Tumbuh 20,94%

Aset Jasa Marga Tumbuh 20,94%

EKONOMI BISNIS redaksi04/05/2020 - 13:00 WIB

Pada tahun 2019, Jasa Marga telah mampu menggandakan bisnisnya dengan panjang tol beroperasi mencapai hampir dua kali lipat dari tahun 2016. Pengoperasian ruas-ruas jalan tol baru ini menyumbang total aset dari sisi Hak Pengusahaan Jalan Tol yang mencapai Rp99,68 triliun atau meningkat sebesar 20,94% dari tahun 2018.

Di tengah ekspansi pembangunan proyek jalan tol baru, Jasa Marga tetap dapat menjaga kinerja keuangan yang solid. Jasa Marga mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,21 triliun, tetap stabil di tengah ekspansi bisnis jalan tol.

Hal ini juga didukung oleh keberhasilan Perseroan dalam menjaga pertumbuhan EBITDA yang pada tahun 2019 mencapai nilai Rp6,88 triliun atau tumbuh sebesar 14,26% dari tahun 2018, sedangkan untuk Margin EBITDA sebesar 62,65%. Hal ini merupakan pencapaian Jasa Marga untuk tetap menjaga kinerja positif.

Dari sisi pendapatan usaha di luar konstruksi tercatat sebesar Rp10,98 triliun, tumbuh 12,26% daritahun 2018, dengan kontribusi dari pendapatan tol senilai Rp10,13 triliun, naik 12,11% dari tahun 2018 dan pendapatan usaha lain Rp853,47 miliar, naik 14,08% dari tahun 2018.Pengoperasian ruas jalan tol baru yang telah beroperasi mulai tahun 2016 hingga 2019 telah berkontribusi pada peningkatan pendapatan tol.

Jasa Marga juga terus konsisten melakukan ekspansi guna menjaga pertumbuhan bisnis berkelanjutan. Total 6 (enam) jalan tol baru sepanjang 161,58 Km berhasil dioperasikan oleh Jasa Marga di tahun 2019, sehingga hingga akhir tahun 2019 Jasa Marga berhasil mengoperasikan total 1.162 Km jalan tol. Enam jalan tol baru yang beroperasi di tahun 2019 adalah:

1. Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi VII (Sei Rampah – Tebing Tinggi)
sepanjang 9,26 km;
2. Pandaan-Malang Seksi I-IV (Pandaan – Pakis) sepanjang 35,38 km;
3. Gempol-Pandaan Tahap II (Pandaan IC – Pandaan) sepanjang 1,56 km;
4. Kunciran-Serpong sepanjang 11,14 km;
5. Jakarta-Cikampek II Elevated sepanjang 38,00 km;
6. Balikpapan-Samarinda Seksi II-IV (Samboja – Simpang Jembatan Mahkota 2)
sepanjang 66,24 km.

Dengan beroperasinya jalan tol baru dimaksud, Jasa Marga juga turut menyumbang pencapaian bisnis jalan tol dengan mengoperasikan jalan tol pertama di Ibu Kota Negara (IKN) Baru yang sekaligus jalan tol pertama di Pulau Kalimantan, Jalan Tol Balikpapan- Samarinda.

Dengan adanya jalan tol ini, akan memangkas perjalanan yang sebelumnya tiga jam menjadi satu jam sehingga akan memperlancar konektivitas dua kota kegiatan ekonomi bisnis Balikpapan dan Samarinda yang saling melengkapi, pengembangan kawasan industri, serta mempercepat akses masuk ke kawasan inti wilayah IKN.

Untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pengguna jalan, sepanjang tahun 2019 Jasa Marga meningkatkan pelayanan dengan memberlakukan perubahan sistem transaksi dan pengembangan teknologi operasi.

Menjelang periode mudik Lebaran tahun 2019, Jasa Marga melakukan perubahan sistem transaksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek dengan melakukan relokasi Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama ke arah Timur, yaitu GT Cikampek Utama (arah Palikanci) dan GT Kalihurip Utama (arah Cipularang).

Keseharian pelayanan operasional juga terus ditingkatkan dengan menerapkan teknologidalam bidang pelayanan serta pengendalian lalu lintas.

Salah satunya dalam rangka pengendalian atas dimensi dan beban tonase muatan yang kerap dilakukan oleh angkutan truk, Jasa Marga telah membangun sistem deteksi yang dilengkapi Weigh In Motion (WIM) yang terdapat di Jalan Tol Semarang ABC, Jalan Tol Jagorawi, Jalan Tol Surabaya-Gempol dan Jalan Tol Ngawi-Kertosono.

Tidak hanya itu, Jasa Marga juga telah memiliki sejumlah Smart CCTV di beberapa ruas Jalan Tol Jasa Marga Group yang berfungsi untuk memantau kecepatan kendaraan dan menghitung jumlah lalu lintas.

Untuk menambah kapasitas transaksi dan mengurang antrean di gerbang tol serta menyiasati keterbatasan lahan, Jasa Marga juga membangun Oblique Approach Booth (OAB) yang dapat direlokasi dalam waktu kurang dari 2 x 24 jam telah diimplementasikan di beberapa ruas Jalan Tol Jasa Marga Group, di antaranya di GT Cengkareng Jalan Tol Prof. Dr. Ir. Soedijatmo, GT Banyumanik Jalan Tol Semarang-Solo, GT Kali Kangkung Jalan Tol Semarang-Batang, GT Kejapanan Utama Jalan Tol Surabaya-Gempol, GT Cikunir 2 Jalan Tol JORR Seksi E1.

Tak hanya itu, Jasa Marga juga telah mempersiapkan implementasi teknologi Nir Henti untuk pembayaran di jalan tol sebagaimana telah ditargetkan oleh Pemerintah.

Jasa Marga terus melakukan uji coba terbatas pembayaran tol Single Lane Free Flow (SLFF) with barrier dengan teknologi Radio Frequency Identification (RFID) berbasis server yang dikenal dengan nama FLO, baik di Pulau Jawa maupun di Pulau Bali. Di tahun 2019, Jasa Marga menggandeng LinkAja sebagai sumber pendanaan konsumen untuk pembelian Voucher Elektronik (VE) yang dapat digunakan untuk pembayaran tarif tol melalui aplikasi FLO. (sak)

COVID-19 Virus Corona Virus Korona
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.