Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»EKONOMI BISNIS»Khofifah Motivasi Petani Tambak Lamongan

Khofifah Motivasi Petani Tambak Lamongan

EKONOMI BISNIS redaksi10/07/2020 - 14:00 WIB

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, memberikan penguatan para petani tambak di Kampung Kerapu Desa Labuhan, Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan, saat mendampingi kunjungan kerja Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, Rabu (08/07) sore.

Gubernur Jatim yang lekat disapa Khofifah ini memberikan motivasi dan semangat agar para petani tambak ikan kerapu di Brondong terus semangat. Pasalnya potensi ikan kerapu di pasar dalam negeri maupun luar negeri sangat potensial.

“Potensi ikan kerapu ini sangat besar. Kita ingin agar dengan produktivitasnya dimasifkan dan dengan produktivitas yang masif diharapkan dapat memberikan ketahanan ekonomi terutama di tengah pandemi Covid-19,” kata Khofifah.

Dalam kesempatan ini Khofifah bersama Menteri Edhy juga melakukan panen dan menebar benih Ikan Kerapu. Ia melihat langsung pengembangan sentra budidaya kerapu, sekaligus memberi penguatan bagi para petani tambak di tengah adanya pandemi Covid-19.

Saat ini, produksi ikan kerapu di Kabupaten Lamongan mencapai 599 ton per tahun. Dengan lahan seluas 270 hektar produktivitas ikan kerapu di sana menurut Khofifah harus terus ditingkatkan.

Ada pasar potensial di luar negeri seperti di China, Hongkong, Taiwan, dan Korea. Dengan peningkatan kualitas dari produk tambak ikan kerapu di Lamongan, maka diharapkan potensi pasar luar negeri mampu dipenuhi.

Di sisi lain, Menteri KKP Edhy Prabowo mengatakan, pertumbuhan ekspor Ikan Kerapu meningkat sampai 5 persen. Budidaya Ikan Kerapu ini akan terus didorong KemenKKP.

“Ikan Kerapu ini dulu ikan liar di Indonesia. Indonesia menjadi negara pertama yang bisa memperbanyak Ikan Kerapu dengan membudidayakan. Budidaya tidak hanya dari anakan, tetapi bisa diperbanyak,” jelasnya.

Dijelaskan, permintaan Ikan Kerapu di dunia itu sangat tinggi dan harganya mahal. Namun permintaan tersebut harus dalam kondisi ikan hidup. “Kalau hidup nilainya mahal, kalau mati nilainya jatuh,” pungkas Edhy.

Sebelumnya rombongan Menteri KKP dan Gubernur Khofifah berkunjung ke PT. Kirana Food International (KFI) yang terletak di Dusun Dempel, Desa Sumber Agung, Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban.

Dalam kunjungannya, Gubernur Khofifah, mendampingi Menteri KKP untuk melepas ekspor produk fillet Ikan Mackarel olahan PT. Kirana Food International Tuban dengan tujuan negara Jepang. Pelepasan ditandai dengan pemecahan kendi air di depan kontainer oleh Gubernur Khofifah dan Menteri Edhy Baskoro.

Sebagaimana diketahui, PT. KFI adalah satu satu- satunya Kawasan Berikat (KB) di bawah pengawasan Kantor Bea Cukai Bojonegoro, yang diresmikan tanggal 7 September 2019. PT. KFI memproduksi produk laut seperti fillet mackarel, salmon, snow crab dan sebagainya. Ekspor ini merupakan ekspor yang ke-87 kalinya yang dilakukan perusahaan tersebut. (jnr)

Khofifah
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.