Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Mahasiswa UNAIR Ciptakan Deorans Berbahan Tawas Lokal, Deodoran Ramah Kulit Sensitif dan Peduli Lingkungan
  • Guru Besar ITS Kenalkan Sustainable Manufacturing, Strategi Perkuat Industri Nasional dan Ekonomi Sirkular
  • Wapres Gibran Apresiasi Khofifah, Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5,96 Persen dan Tetap Jadi Lumbung Padi Nasional
  • Uji Coba Jalan Radial Road Lontar Dimulai, Eri Cahyadi Optimistis Kemacetan Surabaya Barat Terurai
  • Jelang Mutasi ASN Surabaya, Eri Cahyadi Wajibkan Pejabat Perempuan Kantongi Restu Suami
  • Mangrove Eco Run 3.0 Resmi Dibuka, Surabaya Targetkan 2.000 Pelari
  • Vokasi Jadi Pilihan Utama, Siswi Asal Surabaya Pilih Kuliah Berbasis Praktik demi Kesiapan Kerja
  • Kisah Haru Ibu Anis, Dampingi Anak Sakit Demi Wujudkan Mimpi Masuk Psikologi UNAIR
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»PERISTIWA»Lansia dan Komorbid Bisa Divaksinasi

Lansia dan Komorbid Bisa Divaksinasi

PERISTIWA redaksi18/02/2021 - 12:00 WIB

Kemenkes Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerbitkan surat edaran (SE) yang ditujukan kepada kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota terkait pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Dalam SE tersebut tercantum salah satunya pelaksanaan vaksinasi bagi kelompok komorbid dengan ketentuan yang harus dipenuhi.

Surat edaran nomor HK.02.02/I/368/2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 pada Kelompok Sasaran Lansia, Komorbid, dan Penyintas COVID-19, serta Sasaran Tunda itu telah ditandatangani pada Kamis (11/02) oleh Plt. Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes Maxi Rein Rondonuwu.

“Komite Penasihat Ahli Imunisasi Nasional telah menyampaikan kajian bahwa vaksinasi COVID-19 dapat diberikan pada kelompok usia 60 tahun ke atas, komorbid, penyintas COVID-19, dan ibu menyusui dengan terlebih dahulu dilakukan anamnesa tambahan,” ujar Maxi.

Pelaksanaan pemberian vaksinasi harus tetap mengikuti petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi COVID-19, antara lain bagi kelompok lansia, pemberian vaksinasi pada kelompok usia 60 tahun ke atas diberikan 2 dosis dengan interval pemberian 28 hari (0 dan 28).

Sementara untuk kelompok komorbid, dalam hal ini hipertensi, dapat divaksinasi kecuali jika tekanan darahnya di atas 180/110 MmHg, dan pengukuran tekanan darah sebaiknya dilakukan sebelum meja skrining.

Bagi kelompok komorbid dengan diabetes dapat divaksinasi sepanjang belum ada komplikasi akut. Bagi kelompok komorbid penyintas kanker dapat tetap diberikan vaksin.

Selain itu penyintas COVID-19 dapat divaksinasi jika sudah lebih dari 3 bulan. Begitupun ibu menyusui dapat juga diberikan vaksinasi. Seluruh Pos Pelayanan Vaksinasi harus dilengkapi kit anafilaksis dan berada di bawah tanggung jawab puskemas atau rumah sakit .

Selanjutnya untuk kelompok sasaran tunda akan diberikan informasi agar datang kembali ke fasilitas pelayanan kesehatan untuk memperoleh vaksinasi COVID-19.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka diharapkan kepala dinas kesehatan provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia dapat segera melakukan tindakan korektif yang diperlukan dalam rangka meningkatkan kelancaran pelaksanaan vaksinasi dan percepatan peningkatan cakupan vaksinasi COVID-19. (sak)

Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Mahasiswa UNAIR Ciptakan Deorans Berbahan Tawas Lokal, Deodoran Ramah Kulit Sensitif dan Peduli Lingkungan

29/06/2026 - 22:16 WIB

Guru Besar ITS Kenalkan Sustainable Manufacturing, Strategi Perkuat Industri Nasional dan Ekonomi Sirkular

29/06/2026 - 22:14 WIB

Wapres Gibran Apresiasi Khofifah, Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5,96 Persen dan Tetap Jadi Lumbung Padi Nasional

29/06/2026 - 22:10 WIB

Uji Coba Jalan Radial Road Lontar Dimulai, Eri Cahyadi Optimistis Kemacetan Surabaya Barat Terurai

29/06/2026 - 22:07 WIB

Jelang Mutasi ASN Surabaya, Eri Cahyadi Wajibkan Pejabat Perempuan Kantongi Restu Suami

29/06/2026 - 22:04 WIB

Demi Menjadi Ahli Gizi, Mahasiswi Asal Kalimantan Utara Rela Lepas Status Kuliah di Semarang demi UNAIR

27/06/2026 - 18:41 WIB

Comments are closed.

Mahasiswa UNAIR Ciptakan Deorans Berbahan Tawas Lokal, Deodoran Ramah Kulit Sensitif dan Peduli Lingkungan

29/06/2026 - 22:16 WIB

Guru Besar ITS Kenalkan Sustainable Manufacturing, Strategi Perkuat Industri Nasional dan Ekonomi Sirkular

29/06/2026 - 22:14 WIB

Wapres Gibran Apresiasi Khofifah, Ekonomi Jawa Timur Tumbuh 5,96 Persen dan Tetap Jadi Lumbung Padi Nasional

29/06/2026 - 22:10 WIB

Uji Coba Jalan Radial Road Lontar Dimulai, Eri Cahyadi Optimistis Kemacetan Surabaya Barat Terurai

29/06/2026 - 22:07 WIB

Jelang Mutasi ASN Surabaya, Eri Cahyadi Wajibkan Pejabat Perempuan Kantongi Restu Suami

29/06/2026 - 22:04 WIB

Mangrove Eco Run 3.0 Resmi Dibuka, Surabaya Targetkan 2.000 Pelari

28/06/2026 - 18:34 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.