Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah
  • D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi
  • Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral
  • RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas
  • Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik
  • Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang
  • ITS Perluas Kerja Sama Global dengan HSE Rusia, Fokus Sains dan Teknologi
  • Khofifah Tinjau SPMB 2026 di Surabaya, Antrean Lebih Tertib dan Layanan Meningkat
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Unair Terima Hibah dari Kedubes AS

Unair Terima Hibah dari Kedubes AS

KOMUNITAS redaksi20/04/2021 - 16:00 WIB

Universitas Airlangga (UNAIR) menerima hibah dari kedutaan besar Amerika Serikat. Dana hibah itu ditujukan untuk membangun Academic Writing Center (AWC) dalam rangka membantu sivitas akademika UNAIR agar dapat menghasilkan tulisan akademik bahasa inggris yang bernas dan layak publikasi.

Terdapat tiga lembaga UNAIR yang berkolaborasi untuk mengikuti kegiatan tersebut yaitu, Pusat Bahasa dan Multibudaya (Pusbamulya), Lembaga Inovasi, Pengembangan Jurnal, Penerbitan dan Hak Kekayaan Intelektual (LIPJPHKI), serta American Corner.

“Berangkat dari penawaran hibah yang bernama U.S. Embassy Jakarta 2021 Academic Writing Center (AWC) Support Funds Program oleh Kedubes Amerika Serikat, kami membuat proposal dengan judul Writing Scholarly Voice @UNAIR yang bertemakan Memberikan Latihan Terpandu untuk Membangun Kepercayaan Diri dan Meningkatkan Pemikiran Kritis tentang Menulis, dengan tujuan utamanya yaitu everyone can write,” ungkap Prof Diah Ariani Arimbi SS MA PhD selaku kepala Pusbamulya dan kepala LIPJPHKI.

Proposal tersebut terkait dengan program AWC yang bertujuan untuk mendukung seluruh sivitas akademika UNAIR agar menjadi penulis yang lebih percaya diri dan kompeten dalam lingkungan akademik, serta mendorong kompetensi publikasi untuk mahasiswa dan anggota fakultas di UNAIR.

Dengan program ini juga dapat membangun kerja sama dengan komunitas sarjana UNAIR dalam setiap proyek penulisan akademik melalui kuliah online dan offline (nantinya), serta dapat berdiskusi untuk mempromosikan keterampilan menulis akademis yang sukses kepada komunitas sarjana UNAIR dan sekitarnya.

AWC mempunyai tiga program yaitu writing clinic, writing consultation dan staff training, dimana program tersebut tidak hanya untuk civitas akademika UNAIR, namun juga untuk semua orang seperti alumni, masyarakat akademik dan lain sebagainya.

“Program ini tidak hanya untuk sivitas akademika, namun juga untuk semua orang seperti alumni, masyarakat akademik, dan lain-lain. Ada 3 program yaitu writing clinic, writing consultation, dan staff training. Ke depan diharapkan ini menjadi contoh untuk universitas lain agar membuka AWC yang serupa dan tentunya disesuaikan dengan situasi dan kondisi masing-masing universitas,” imbuhnya yang juga pernah menjadi dekan FIB (Fakultas Ilmu Budaya) UNAIR itu.

Program yang dimulai 1 April 2021 – tengah tahun 2022 ini sangat patut untuk dibanggakan karena dari 30 proposal yang masuk, hanya 4 proposal yang terpilih salah satunya adalah UNAIR.

“Dari 30 proposal menurut Dr. Bradley M. Horn , Direktur Regional English Language Office (RELO) dari Kedubes Amerika Serikat Jakarta, 4 universitas terpilih yang mendapatkan hibah yaitu UI, UNAIR, ITS dan UNM. Masing-masing mendapatkan sekitar 25 ribu USD untuk menjalankan program ini dengan dibantu oleh Virtual English Language Fellow (VELF) mulai 1 April – Oktober 2021.  Kemudian, AWC sendiri mulai 1 April 2021 – tengah tahun 2022,” imbuhnya. (ita)

Kedubes AS Unair
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah

04/06/2026 - 11:03 WIB

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB

Comments are closed.

Munas FKDK BPD SI 2026 di Semarang Tetapkan Ketua Umum Baru, Perkuat Agenda Transformasi Bank Pembangunan Daerah

04/06/2026 - 11:03 WIB

D-8 Youth Dialogue UNAIR Soroti Ketahanan Energi, Peran Anak Muda Dinilai Penting dalam Mendorong Inovasi

03/06/2026 - 19:21 WIB

Dishub Surabaya Tempuh Proses Hukum Usai Dugaan Pencurian Rambu Parkir di Satpas Colombo Viral

03/06/2026 - 19:05 WIB

RICH Pakal Jadi Ruang Belajar Bahasa Inggris Gratis, Ratusan Anak Antusias Ikut Kelas

03/06/2026 - 18:57 WIB

Chelsea Rilis Jersey Kandang 2026-2027 dengan Strategi Peluncuran Unik

02/06/2026 - 22:55 WIB

Cross Musea Pertiwi 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan AI dan Wayang

02/06/2026 - 22:01 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.