Close Menu
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
Facebook X (Twitter) Instagram
Terbaru
  • Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal
  • Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan
  • Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove
  • Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan
  • Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin
  • Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan
  • Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan
  • PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Tegaskan Wartawan Dilindungi UU Pers
Facebook X (Twitter) Instagram
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
  • BERANDA
  • PERISTIWA
  • EKONOMI BISNIS
  • OLAHRAGA
  • GAYA HIDUP
  • KESEHATAN
  • RUBRIK LAIN
    • TEKNOLOGI
    • KOMUNITAS
    • PROFIL
    • JALAN-JALAN
    • SENI BUDAYA
jurnalindonesia.netjurnalindonesia.net
Home»KOMUNITAS»Pentingnya Komunikasi Ortu dan Remaja

Pentingnya Komunikasi Ortu dan Remaja

KOMUNITAS redaksi30/04/2021 - 15:00 WIB

Pentingnya pemberian edukasi terkait reproduksi dan pola komunikasi orang tua dengan anak remaja harus terus digaungkan. Mengingat, pola tersebut akan menjadi salah satu alternatif yang sangat penting dalam membentuk dan membangun hubungan antara orang tua dengan anak remaja.

“Pola komunikasi efektif antara anak yang berusia remaja dan orang tua harus terjalin. Pendekatan melalui keluarga atau orangtua bagi remaja dapat menjadi salah satu alternatif mewujudkan pola komunikasi secara efektif, mengingat orangtua memiliki otoritas bagi anak remaja,” ujar Ketua TP PKK Prov Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak, pekan lalu.

Arumi Bachsin Emil Dardak mengungkapkan, di zaman yang serba digital, para orang tua memiliki tantangan dari dunia maya. Meskipun sulit, pendampingan orang tua pada anak remaja harus tetap terjalin. Hal itu juga untuk mencegah gagalnya orang tua mendampingi anak remaja.

Bunda Generasi Remaja (Genre) Jatim itu pun memberikan arahan terkait bagaimana orang tua bisa menjadi pendengar yang baik bagi anak remajanya.

“Kita sebagai orang tua itu harus memiliki kemampuan mendengar yang baik. Tapi bukan hanya sekadar mendengar, tapi juga merespon dengan anggukan atau perhatian ketika anak ini berbicara,” katanya saat membuka Workshop Program 1001 Cara Bicara yang diinisiasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Prov. Jatim di Hotel Dafam Surabaya.

“Saya paham kalau mungkin orang tua berfikiran anak saya cepat sekali tumbuhnya, namun sebagai orang tua kita harus menghargai setiap perkembangan anak sebagai sosok individu calon dewasa dan masih perlu pendampingan terkait pertumbuhan mentalnya,” imbuhnya.

Arumi juga menekankan soal pentingnya penghargaan dan dukungan orang tua dalam setiap proses perkembangan mereka. Dirinya menyebut, berbagai pendekatan juga harus dilakukan untuk memperlakukan remaja sesuai usia mereka.

“Pendekatan itu harus dari mana mana. Pertama dari orang tua, untuk memfasilitasi anak remaja serta mempersiapkan diri menghadapi anak remaja. Kedua, melalui teman sebaya, karena lingkungan anak juga akan membentuk anak kita seperti apa,” jelasnya.

Namun, sebut Arumi, zaman digitalisasi sekarang ini juga menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Karena pergaulan anak menjadi tidak terbatasi dan berhadapan dengan teknologi yang tidak kasat mata.

“Sedangkan kita tidak bisa membatasi anak kita untuk tidak boleh berselancar di dunia maya. Oleh karenanya, pentingnya edukasi dari dalam (keluarga) harus ditingkatkan. Apalagi jika punya anak perempuan, penting sekali untuk diberikan edukasi soal reproduksi. Karena sangat memungkinkan zaman ini anak-anak kita memperoleh ilmu tentang reproduksi dengan sangat mudah di internet,” imbaunya.

Sementara Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Jatim Sukaryo Teguh Santoso mengatakan, generasi remaja sekarang merupakan generasi yang sangat kritis, bebas dan mandiri. Tentunya, pembentukan karakter remaja juga bergantung pada pola asuh orang tua mereka.

“Kalau orang tua menganut pola permisif, maka anak akan diberikan kebebasan sehingga tidak terkendali. Namun, secara teori idealnya pola pengasuhan authoritatif ini yang ideal. Dengan memberikan kebebasan tapi juga tetap ada batasan. Sehingga anak-anak tidak keluar dari koridornya,” jelas Teguh.

Menurut data BPS Jatim, sebanyak 71,65 persen penduduk Jatim masih berada di usia produktif (15-64 tahun). Sehingga posisi Jatim masih dalam masa bonus demografi. Oleh karena itu, menurut Teguh, salah satu hal yang paling penting adalah kemampuan orang tua untuk mendengar aktif.

“Merespon anak ketika curhat melalui gesture begitu bisa tergolong kemampuan mendengar orang tua sudah aktif. Jangan dikira meskipun hasil survey menunjukkan anak remaja lebih sering curhat ke temannya, anak kita ini sebetulnya sangat ingin curhat dengan orang tuanya utamanya soal reproduksi. Namun karena adanya gap, seringkali relasi tersebut gagal terbangun,” katanya. (ita)

Arumi Bachsin
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Related Posts

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB

Gubernur Khofifah Terkesan Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi, Bukti Nyata Negara Siapkan Generasi Emas dan Putus Mata Rantai Kemiskinan

19/07/2026 - 18:47 WIB

Comments are closed.

Pemkot Surabaya Tegaskan Sumbangan HUT Ke-81 RI Sukarela Tanpa Patokan Nominal

21/07/2026 - 18:56 WIB

Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Tahap III Dimulai, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

21/07/2026 - 18:39 WIB

Brida Surabaya Kembangkan Game Mangrove Throne untuk Edukasi Lingkungan dan Gaya Hidup Sehat di Kebun Raya Mangrove

21/07/2026 - 18:34 WIB

Telusuri Dugaan Pungli PKL CFD, Wali Kota Eri Pastikan Pedagang Gratis Berjualan

19/07/2026 - 19:19 WIB

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir Tempat Usaha, Pastikan Tarif Transparan dan Berizin

19/07/2026 - 19:03 WIB

Surabaya Siap Jadi Tuan Rumah Piala Presiden 2026, Stadion GBT dan Fasilitas Latihan Telah Dipersiapkan

19/07/2026 - 18:56 WIB
© 2026 jurnalindonesia.net | kabar baik untuk Indonesia
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • DISCLAIMER
  • KONTAK
  • INDEKS

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.